Kecelakaan pada Anak Lebih Sering Terjadi di Dalam Rumah - Pastikan Anak Aman dengan Beberapa Langkah Mudah Berikut!

www.pixabay.com

Kecelakaan pada Anak Lebih Sering Terjadi di Dalam Rumah - Pastikan Anak Aman dengan Beberapa Langkah Mudah Berikut!

828
Kecelakaan anak makin sering terjadi, dan mirisnya, sebagian besar adalah karena kelalaian orang tua. Yuk, menjadi smart parents!

Tahu nggak sih, Ma, bahwa berdasarkan data, kecelakaan pada anak lebih sering terjadi di rumah lho, dibandingkan di luar rumah.

Lha, kok bisa begitu ya?

Jenis bahaya apa saja di dalam dan luar rumah yang bisa menimbulkan kecelakaan dan perlu kita hindarkan dari jangkauan anak?

Dan bagaimana cara menjelaskan pada anak bahwa ada barang-barang berbahaya di sekitarnya yang mungkin bisa menimbulkan kecelakaan?

Yuk simak terus artikel ini ya, Ma.


BACA JUGA


Memperingati Hari Anak Internasional dengan Menghentikan Usaha Eksploitasi Anak - Bahkan dari yang Tak Kita Sadari!

Memperingati Hari Anak Internasional dengan Menghentikan Usaha Eksploitasi Anak - Bahkan dari yang Tak Kita Sadari!

Momen Hari Anak Internasional 1 Juni bisa jadi titik tolak kita untuk menghentikan usaha eksploitasi anak, bahkan yang tak kita sadari ...

Read more..


Penyebab Tingkat Kecelakaan pada Anak Lebih Banyak dari Dalam Rumah Dibandingkan dari Luar Rumah


Berdasarkan kasus yang banyak terjadi, risiko kecelakaan pada anak lebih tinggi terjadi di dalam rumah. Pada umumnya anak-anak bisa celaka saat terjatuh, terkena benda tajam atau panas, tersedak, dan masih banyak hal lainnya yang semuanya bersumber dari rumah.

Masih banyak orang tua yang menganggap ini sebagai hal yang sepele dan kurang serius untuk memberikan perhatian saat mengawasi anak-anak.

Misalnya saja, masih banyak orang tua yang memasak atau menyetrika sambil menggendong si kecil. Iya sih, Ma. Kalau nggak multitasking begitu, kapan itu kerjaan rumah selesainya ya? Tapi, sadarkah Mama, bahwa kegiatan seperti ini bisa berbahaya pada anak?

Bisa jadi anak nggak sengaja menyenggol setrikaan panas atau terkena ciptratan minyak saat digendong sambil memasak. Sering lho, ada kasus saat ada anak tiba-tiba saja tersiram air panas, dan masih banyak kecelakaan yang lainnya.

Balita memang memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi ya. Mereka senang sekali coba ini dan itu, demi memuaskan rasa ingin tahu mereka itu. Hal ini bagus banget untuk perkembangan mereka.

Namun, anak-anak masih belum bisa memahami, mana hal yang bisa menimbulkan kecelakaan dan mana yang aman bagi mereka.

Mereka butuh orang tuanya, terutama Mama, untuk mendampingi dan mengawasi mereka.


BACA JUGA


Begini Cara Aman Berkendara Bersama Bayi dan Si Kecil untuk Mama dengan Mobilitas Tinggi

Begini Cara Aman Berkendara Bersama Bayi dan Si Kecil untuk Mama dengan Mobilitas Tinggi

Apakah memang aman berkendara sendiri bersama bayi dan si kecil? Well, pastikan aman dengan beberapa tips berikut

Read more..


6 Hal atau Benda yang Bisa Berbahaya dan Menimbulkan Kecelakaan pada Anak-anak


1. Benda yang bisa disangka makanan


Fase balita adalah fase di mana anak senang memasukkan apa saja ke dalam mulutnya. Atau, disebut juga sebagai fase lisan.

Fase lisan ini sangat penting dalam pembelajaran balita dalam mengenal rasa, tekstur, dan bentuk makanan atau benda yang anak masuk ke dalam mulutnya.

Dalam fase ini anak sedang belajar melalui mulutnya. Namun, Mama, tidak semua yang dibawa oleh anak ke mulutnya itu baik. Bisa saja berbahaya bagi anak. Misalnya seperti:

  • obat-obatan
  • racun tikus
  • racun serangga
  • minyak tanah
  • sabun atau detergen, dan lain-lain


2. Benda panas


Seperti:

  • kompor
  • setrika
  • termos
  • dispenser, dan lain-lain


BACA JUGA


Ajak Anak Memasak Bareng? Tetap Waspada Akan 5 Bahaya Mengintai di Dapur Ini Ya, Ma!

Ajak Anak Memasak Bareng? Tetap Waspada Akan 5 Bahaya Mengintai di Dapur Ini Ya, Ma!

Ajak anak untuk bersama-sama memasak di dapur memang banyak manfaatnya. Tapi kita juga harus waspada, karena begitu banyak bahaya mengintai ...

Read more..


3. Benda kecil yang mudah tertelan


Ini berbahaya karena bisa menyebabkan anak tersedak atau rusak pada organ tubuh. Misalnya benda-benda seperti:

  • batu batere
  • baut
  • mainan yang ukurannya kecil
  • koin, dan lain-lain


4. Benda berbahaya lainnya


Seperti:

  • pisau
  • kabel
  • colokan listrik, dan lain-lain


5. Benda yang tak terlihat berbahaya


Seperti:

  • Gorden, jika anak tertarik kain gorden bisa menyebabkan penyangga gorden jatuh lalu menimpanya.
  • Meja kaca dan meja kerja segi empat, saat anak asyik lari lalu terjatuh ke arah meja bisa berbahaya mengenai kaca meja atau sudut meja yang runcing.
  • Meninggalkan bayi di dalam kamar mandi sendirian.
  • Banyak bantal atau boneka di dekat bayi saat tidur, karena benda-benda tersebut bisa menimpa bayi dan menutup jalan napasnya, dan lain-lain.


6. Kecelakaan di luar rumah


Jauhkan anak dari beberapa tempat ini, apalagi tanpa pengawasan.

  • bermain di sumur
  • bermain di kolam
  • bermain di jalan raya
  • bermain di sungai, dan lain-lain


Nah, makanya penting nih ya, buat para Mama yang juga sibuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Kita perlu mengatur kapan kita segera mengerjakan pekerjaan rumah tangga agar saat anak bangun, kita bisa lebih fokus mengawasi anak-anak kita.

Singkirkan benda-benda yang bisa membahayakan anak agar kita tidak mengeluarkan banyak larangan pada anak. Karena untuk mengawasi mereka dan menghindarkan mereka dari kecelakaan, kita pasti akan banyak melarang. Betul nggak, Ma?

Dan, kalau kita kebanyakan melarang, sudah pasti akan berpengaruh juga bagi si kecil. Bisa jadi kita malah membuatnya malas bereksplorasi, dan takut-takut untuk mengenal hal baru. Pastinya hal ini bisa menghambat perkembangannya juga kan?

So, kita memang mesti cerdas saat harus menggunakan kata-kata larangan tersebut. Agar mudah dimengerti oleh anak, maka kita juga harus menyesuaikan dengan usianya.


BACA JUGA


5 Cara Mendidik Anak Agar Selalu Waspada di Mana Pun Mereka Berada

5 Cara Mendidik Anak Agar Selalu Waspada di Mana Pun Mereka Berada

Zaman sekarang ini sudah berbeda dari yang dulu. Kejahatan merebak di mana-mana dan ini membuat kita harus terus waspada. Cara mendidik anak ...

Read more..


Berikut tips mengajarkan anak untuk paham akan bahaya yang bisa menimbulkan kecelakaan pada dirinya.


1. Hindari kata "jangan" pada anak

Menurut pakar parenting Abah Ihsan, menggunakan kata "jangan", hanya membuat anak semakin penasaran dengan apa yang kita larang. Semakin sering kita menggunakan kata tersebut, maka akan makin nggak ngefek pada anak.

Jadi gunakan kaya yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.


2. Berikan alasannya

Selalu berikan alasan, mengapa kita melarang ia melakukan sesuatu atau membawa sesuatu.

Misalnya, "Dik, kalau main pisau, nanti Adik bisa luka." Atau, "Dik, kalau dorong-dorong teman, nanti kalau temannya Adik itu jatuh kan sakit."


3. Ambil barang yang berbahaya dari tangan anak dengan cara yang halus

Pasti kita kaget ya, Ma, kalau melihat anak tiba-tiba memainkan sesuatu yang berbahaya. Terus spontan deh, langsung merebut apa yang anak pegang.

Gerakan yang spontan dan tiba-tiba ini akan membuat si kecil kaget, dan bisa jadi ia akan marah karena barang yang ia pegang direbut dengan paksa.

Dan, lebih parah, anak bisa mencontoh apa yang kita lakukan, dan menirunya. Ia menganggap bahwa merebut barang orang lain itu diperbolehkan.

Akan lebih baik jika Mama memintanya dengan baik-baik, caranya dengan mendekati anak lalu bilang "Maaf ya, Sayang. Boleh Mama pinjam batu baterenya?"

Tunggu sampai anak memberikannya, kalau tak diberikan juga, coba bujuk lagi.

Kalau benda itu sangat berbahaya seperti colokan listrik, pisau atau yang lainnya, Mama bisa bilang, "Maaf, colokan listriknya Mama pinjam dulu ya." Lalu, ambil colokan listriknya pelan-pelan dari tangannya, dan ganti dengan benda lain yang tak berbahaya.


4. Biarkan anak memainkan benda di bawah pengawasan kita

Benda apa pun bisa jadi berbahaya bagi anak jika tidak diawasi, Ma. Misalnya seperti pulpen, yang bisa melukai mata atau mulut anak tertusuk.


BACA JUGA


Pengin Menata Rumah tapi Mama Sibuk Banget, Coba Lakukan 10 Trik Beberes Rumah ala Busy Rocking Mama Ini!

Pengin Menata Rumah tapi Mama Sibuk Banget, Coba Lakukan 10 Trik Beberes Rumah ala Busy Rocking Mama Ini!

Menata rumah, menjaganya tetap rapi, memang jadi tugas kita ya, Ma. Supaya apa? Ya, supaya Papa dan anak-anak betah di rumah. Tapi bukan ...

Read more..


Wah, banyak sekali ya, Mama, jenis benda yang berbahaya dan bisa menimbulkan kecelakaan pada anak.

Semoga kita bisa lebih berhati-hati lagi dalam memberikan pengawasan pada anak kita. Terkadang kita sudah berusaha hati-hati saja, masih ada yang kecolongan. Apalagi kalau anak tidak kita awasi.

Stay safe, Mama!


DAFTAR PUSTAKA

Departemen Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan. 2009. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta

Seminar Parenting "Tentang Kecelakaan yang Banyak Pada Anak" Di Hotel Hilton


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kecelakaan pada Anak Lebih Sering Terjadi di Dalam Rumah - Pastikan Anak Aman dengan Beberapa Langkah Mudah Berikut!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Yeni Sovia | @yenisovia

Bunda Erysha / IRT / Blogger www.yenisovia.com

Silahkan login untuk memberi komentar