Yuk, Kenalkan Musik Sejak Dini Pada Anak Karena Alasan, Manfaat, dan Cara Berikut Ini!

Yuk, Kenalkan Musik Sejak Dini Pada Anak Karena Alasan, Manfaat, dan Cara Berikut Ini!

1.3K
A child who sings is a happy child. ~ Elder Enrique Falabella

Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian. Mendengar musik adalah sejenis hiburan. Bahkan untuk sebagian orang, musik dianggap sebagai terapi jiwa karena memiliki kekuatan untuk mengobati dan meningkatkan kemampuan berpikir seseorang.

Apakah Mama juga penikmati musik, Ma? Jenis musik apa yang Mama sukai?


Baca juga: Mendengarkan dan Memainkan Musik Bisa Meningkatkan IQ! Ini Dia 8 Buktinya!


Tahu nggak sih, Ma, bahwa dalam tumbuh kembang anak, musik disarankan diperkenalkan sejak dini, terutama ketika masih dalam kandungan. Ibaratnya, nggak perlu menunggu hingga bayi lahir untuk mendengarkan musik.



Suatu penelitian mengungkapkan, banyak manfaat yang diperoleh oleh janin jika musik yang diperdengarkan sejak dini, yaitu:

  1. Melatih indera pendengaran anak, mengidentifikasi pitch dan ritme.
  2. Merangsang dan menstimulasi respons emosi, sebagai sarana katarsis (sarana pengekspresian emosi)
  3. Membantu pengorganisasian dan perkembangan otak anak pada tahap selanjutnya. Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa anak yang belajar alat musik gesek atau keyboard sebelum remaja memiliki area otak yang lebih besar karena memperoleh persepsi sentuhan jari.
  4. Melatih kreativitas seorang anak.
  5. Melatih kepercayaan diri seorang anak karena suatu kali pasti dia harus tampil di depan umum untuk mempertunjukkan kemampuan bermusiknya.

Mengapa memperkenalkan musik sejak janin ini bisa begitu bermanfaat sih? Ini dia alasannya.

  • Otak janin mulai berkembang saat janin berusia 6 minggu.
  • Pada usia 10 minggu, meskipun telinga belum terbentuk sempurna, janin mulai dapat mendengar suara-suara dari dalam tubuh Mamanya, misalnya detak jantung.
  • Pada usia 16 minggu, janin dapat mendengar suara-suara dari luar tubuh Mama.



Para peneliti di Universitas California mengadakan penelitian ini terhadap belasan anak bawah tiga tahun (batita). Pada para batita ini diperdengarkan musik klasik yang diciptakan oleh Wolfgang Amadeus Mozart selama kurang lebih 10 menit setiap harinya saat masih janin. Dan hasilnya cukup menakjubkan, Ma. Para batita ini mengalami peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan spasial (penalaran ruang) melebihi anak-anak lain seusia sama tanpa diperdengarkan musik sama sekali sejak janin.


Baca juga: Demi Kesehatan dan Kenyamanan, Jangan Lakukan 10 Hal Ini Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir!


Mungkin Mama bertanya-tanya, kenapa musik klasik? Bukan jenis musik lainnya?

Well, tanpa mengecilkan peran aliran musik lainnya, musik klasik memiliki kelebihan yaitu pada struktur dan instrumennya yang lebih kompleks dibandingkan dengan jenis musik lain.

Nah, lalu adakah tip untuk memperkenalkan musik sedini mungkin pada si kecil?


Mama bisa melakukannya dengan cara-cara berikut ini.

  1. Mama lebih baik memulainya saat mulai hamil, Ma. Cobalah untuk mendengarkan atau menikmati musik, baik melalui radio, player atau media lain.
  2. Letakkan headphone yang menjadi sumber musik pada perut calon Mama, selama satu jam dan biarkan janin menikmatinya.
  3. Biasakan menyanyi lagu pengantar tidur sejak bayi.
  4. Jadikan musik bagian dari kehidupan anak dengan memutarnya setiap hari, terutama saat balita Mama beraktivitas.
  5. Bernyanyi bersama anak.
  6. Pilih mainan alat musik, terutama yang bersuara merdu. Selain menstimulasi gerakan motorik, permainan alat musik ini juga mengajarkan si kecil berkenalan dengan nada.

Meski musik itu perlu diperdengarkan kepada janin, namun nggak semua jenis musik yang disarankan untuk diperdengarkan pada mereka, Ma. Jenis musik yang sebaiknya dihindari selama hamil adalah yang bersifat ‘keras’, seperti rock, rap, grunge, dan disco, karena nggak terlalu baik bagi perkembangan struktur otak pada bayi.


Baca juga: Cerdaskan Bayi Sejak dalam Kandungan dengan Asam Folat


Nah, semakin yakin kan, untuk memperkenalkan musik sejak dini, Ma? Ayo, Ma, mulai berburu musik-musik klasik ciptaan Mozart yuk!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Yuk, Kenalkan Musik Sejak Dini Pada Anak Karena Alasan, Manfaat, dan Cara Berikut Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Indah Sibarani | @indahjulisibarani

Emak Blogger yang tinggal di Yogyarta. Wara wiri di Jakarta. Sesekali masak, lebih sering makan enak.

Silahkan login untuk memberi komentar