Mama Adalah Kekuatan, Bahkan Lebih Kuat dari yang Mama Sendiri Bayangkan!

Mama Adalah Kekuatan, Bahkan Lebih Kuat dari yang Mama Sendiri Bayangkan!

149
Kita tidak akan tahu apa itu 'kekuatan', sampai menjadi kuat adalah pilihan terakhir kita.

Kutipan di atas itu memang terasa benar, ya Ma? Karena seringnya kita merasa tidak mampu, tidak percaya diri, atau alasan lain yang membuat diri ini 'tidak kuat'. Banyak hal yang menjadi dasarnya, seperti status sosial, tingkat pendidikan, keadaan finansial, jam terbang, sampai gender, membuat kita meragukan kekuatan kita sendiri!

Pernah kan, mendengar kisah seorang gadis yang hadir ke acara wisuda dengan naik becaknya sang ayah? Ayahnya yang seorang tukang becak bisa punya anak sarjana!

Lalu, coba diingat-ingat. Mama mungkin pernah berada di sebuah pesta kalangan atas, diundang ke syukuran seorang pejabat, misalnya, walau sadar bahwa Mama 'bukan siapa-siapa'. Atau, diminta menjadi salah satu pembicara di rapat POMG, karena Mama dianggap sebagai 'perwakilan yang cocok'. Padahal, mama-mama lain ada yang seorang dosen, manager bank, dan sebagainya. Juga, saat Mama tetiba berdiri di atas sebuah kursi tinggi demi mengganti bohlam lampu. Padahal itu biasanya dilakukan oleh para tukang, atau minimal Papa lo!

Kesimpulannya, Mama mampu untuk berada, dan menjadi apa saja, di mana saja! Entah bagaimana caranya, dengan kekuatan yang tidak jelas bersumber dari mana, tapi Mama bisa, dan kuat menjalaninya. Menjalani apa pun!


Ingin tahu apa yang memunculkan kekuatan Mama seperti itu? Well, ini dia hal-hal yang ternyata ada di belakang sosok kuat Mama!

Afirmasi Positif

Setiap saat mengalami kebimbangan, ketakutan, atau emosi negatif lainnya, cobalah untuk menjadi 'supporter' bagi diri sendiri dengan berafirmasi positif. Katakan banyak hal positif pada diri sendiri, secara berulang-ulang, untuk memampukan diri.

Misalnya, "Saya bisa berdiri sambil memegang mikrofon itu, dan fasih mengutarakan ide saya untuk acara perpisahan kelas si kakak!"

Atau, "Saya kuat menjalani hubungan long distance dengan Papa ini demi kariernya, dan masa depan keluarga yang lebih baik!"

Jangan biarkan ada satupun kalimat negatif yang menggoyangkan Mama. Mama bisa! Kekuatan Mama ada dalam diri Mama sendiri!


BACA JUGA


Jadilah Mama yang Kuat Menghadapi Masalah Hidup dengan 7 Langkah Ini!

Jadilah Mama yang Kuat Menghadapi Masalah Hidup dengan 7 Langkah Ini!

Becoming a mother makes you realize you can do almost anything - one handed

Read more..


Perbanyak Amunisi

Misalnya dengan banyak membaca, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban. Dengan membaca, Mama jadi punya referensi sebagai landasan argumen. Misalnya ketika berada di jalan raya, di mana kendaraan Mama berada pada posisi berjalan lurus, tapi pada saat yang sama ditabrak oleh seorang pengendara yang ingin membelok.

Daripada beradu argumen tentang siapa yang benar dan yang salah, katakan padanya untuk menunjukkan peraturan yang membolehkan kendaraan yang berjalan lurus lebih memiliki hak untuk didahulukan.

Tapi, tidak semua harus dibaca juga, sih. Pilih yang sekiranya berguna dalam keseharian saja. Yang penting, Mama punya dasar yang jelas atas setiap hak dan kewajiban Mama di setiap keadaan. Dengan ini pula, Mama akan terdengar masuk akal dan cerdas dalam setiap diskusi.


Pilih-pilih Lingkungan

Bergabung di komunitas-komunitas yang positif, misalnya komunitas bisnis, parenting, atau pelatihan-pelatihan. Berada dalam lingkungan yang penuh semangat akan menularkan banyak hal baik. Mama akan perlahan menyerap obrolan di grup tentang tips, motivasi, sharing, dan sebagainya, ke dalam alam bawah sadar. Suatu saat jika dibutuhkan, berbagai tips, motivasi, dan sharing itu akan datang kembali pada Mama, menjadi sumber kekuatan yang tidak diduga-duga.

Sebaliknya, lingkungan pertemanan yang seringnya berbagi masalah pribadi dan cenderung mengumbar aib, sebaiknya dihindari. Apalagi yang tidak berakhir dengan sebuah solusi!

Curhatan-curhatan orang mengenai kesengsaraan hidupnya, kenestapaannya dalam sebuah hubungan, problem keuangannya yang gali lubang tutup lubang, hanya akan men-drag down emosi Mama. Masalah-masalah mereka juga akan terbawa ke alam bawah sadar, dan siapa yang tahu kalau itu akan menyeret Mama ke dalam masalah yang sama?

Kalaupun ada yang curhat, segera berikan solusi yang menurut Mama terbaik. Jangan biarkan ia kembali dengan masalah yang sama, karena jika demikian, itu berarti ia memang tidak ingin berubah. Sedangkan Mama adalah sosok tangguh dengan kekuatan yang senantiasa ingin maju ke arah yang lebih baik kan?


BACA JUGA


Mama Single Parent, Tetaplah Kuat Jika Ada yang Mengatakan atau Menanyakan 5 Hal yang Paling Malesin Ini!

Mama Single Parent, Tetaplah Kuat Jika Ada yang Mengatakan atau Menanyakan 5 Hal yang Paling Malesin Ini!

Pernahkah kita berhenti sejenak untuk berpikir, bagaimana sih hidup sebagai mama single parent? Apa saja kenyataan yang mereka hadapi? ...

Read more..


Perluas Pengalaman

Ikutlah dalam berbagai acara, Ma. Apa saja, seperti pelatihan baking, seminar multilevel marketing, bahkan lomba menari mama-mama antar kelas di sekolah anak. Menang atau kalah anggaplah sebagai bonus belaka, tapi atmosfir yang didapat adalah pengalaman tak ternilai harganya.

Seorang teman yang menemani suaminya dinas di luar negeri pernah bercerita, bahwa ia didaulat menjadi ketua seksi divisi kesenian di acara tujuh belasan, hanya karena suka mendandani para penari yang akan tampil di acara kelurahan! Ia jadi banyak tahu mengenai jenis performance, mengerti tentang run down sebuah pentas seni, dan hal-hal lain yang berkaitan.

Nah, siapa yang tahu kalau pengalaman ikut kursus gamelan kemarin itu akan memampukan Mama jadi perwakilan pentas seni tingkat tinggi?


Kebiasaan Menghargai

Menghargai akan berubah menjadi sebentuk kepercayaan diri. Bukankah demikian Ma? Masih ingatkah saat Mama diberi tepukan di bahu oleh seorang guru, saat nilai Mama bagus? Atau, ketika orang tua membelikan sepasang sepatu baru, karena berhasil puasa sebulan penuh?

Penghargaan bisa dalam bentuk apa saja, lisan-tulisan, kecil-besar, murah-mahal. Namun perasaan yang mengiringinya adalah cikal bakal kepercayaan diri. Mungkin ada di suatu waktu dulu, ketika Mama begitu dihargai atas sebuah perbuatan baik, lalu perasaan itu mendekam sebagai sebuah rasa percaya diri yang memampukan.

Nah, semakin seringlah melakukan kebaikan, ya Ma, agar semakin kokoh self confidence-nya. Dan yang lebih penting lagi, terapkan kebiasaan menghargai ini kepada anak-anak juga, ya!



Nah, selamat atas segala pencapaian Mama selama ini, ya. Jangan pernah lagi merendahkan diri sendiri, karena Mama adalah kekuatan, dan pasti mampu untuk melakukan apa pun, bahkan lebih dari yang pernah Mama bayangkan! Because you are a Rocking Mama!

You go, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mama Adalah Kekuatan, Bahkan Lebih Kuat dari yang Mama Sendiri Bayangkan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar