Ragu Kembali Menjadi Ibu Bekerja? Don't be! 3 Tips Berikut ini Bisa Jadi Bekal Mama!

Ragu Kembali Menjadi Ibu Bekerja? Don't be! 3 Tips Berikut ini Bisa Jadi Bekal Mama!

1.6K
Kembali menjadi ibu bekerja? Only you, who knows your true condition. Pertimbangkan, dan putuskan yang terbaik untuk Mama!

Mendingan berhemat, ataukah menambah pemasukan? Mana yang harus kita pilih?

Mungkin itu yang menjadi pikiran sebagian dari kita ya, Ma. Kita yang sedang dilema, untuk tetap berhemat demi kelangsungan hidup selama sebulan sampai suami gajian lagi, atau kembali menjadi ibu bekerja untuk menambah pemasukan?

Oh well, how confusing!

Sebagai Mama, kita pasti tahu rasanya melahirkan bayi mungil, kan? Makhluk yang matanya, hidungnya, mulutnya yang kecil itu adalah perpaduan yang sempurna antara mama dan papanya. Oleh karena itu, banyak Mama di luar sana yang memperpanjang cuti melahirkannya menjadi ... cuti dari kantor selamanya! Tidak rela rasanya, kalau harus meninggalkan sang buah hati selama office hour 9 to 5.

Tapi karena hidup itu terdiri dari ups and downs, beberapa dari kita akhirnya memutuskan harus kembali menjadi ibu bekerja, membantu suami mencari tambahan uang. Apalagi saat kebutuhan meningkat, seiring dengan biaya hidup yang juga semakin tinggi. Sepertinya, mau dihemat bagaimanapun, satu sumber pemasukan untuk menyokong sekian banyak pos pengeluaran itu rasanya kurang.


BACA JUGA


Kembali Menjadi Ibu Bekerja? Lakukan 8 Tips Ini Untuk Mempersiapkan Diri Mama!

Kembali Menjadi Ibu Bekerja? Lakukan 8 Tips Ini Untuk Mempersiapkan Diri Mama!

Mama pengin nggak menjadi ibu bekerja lagi? Well, nggak ada yang salah kok dengan hal itu. Jika iya, tips ini cocok untuk Mama lakukan ...

Read more..


Tapi masalahnya, apa kabar dengan working world saat ini, setelah beberapa tahun kita tinggalkan untuk mengasuh anak? Setelah sekian lama off, rasanya campur aduk. Malu nggak ya, ngantor dan jadi ibu bekerja lagi? Mampu nggak, mengerjakan tugas-tugas yang akan dilihat dan dinilai orang lagi?

Tapi memang semua kembali pada pilihan Mama. Kalau Mama akhirnya memilih untuk earn money atau menambah pemasukan, berikut adalah tiga tips penting yang Mama harus lakukan jika ingin kembali menjadi ibu bekerja.


3 Tips untuk membantu Mama untuk yakin kembali menjadi ibu bekerja di luar rumah


1. Stay Cool and Lovely


Panik? Tentu saja! Tiba-tiba, kita akan kembali sibuk berurusan dengan klien, menghadapi bos, atau meng-handle banyak orang sekaligus, padahal semua keahlian yang dimiliki sudah entah ke mana perginya.

Bingung? Pasti! Banyak hal yang sudah berubah, ya suasananya, ya orang-orangnya, ya pekerjaannya.

So, jadilah tangguh dengan tetap berpikiran positif. Tenangkan hati, siapkan fisik dan mental. Yakinkan diri, bahwa Mama adalah seorang ibu bekerja yang mampu bekerja secara profesional dan siap menjalankan apa pun tugas yang diberikan. Jangan khawatir, semua pengalaman dan intuisi yang pernah dimiliki pasti akan kembali datang menemani.

Bila perlu, sisihkan sedikit uang dan pergilah ke salon untuk mengubah gaya rambut. Lalu, bongkar lemari pakaian untuk me-mix and match dress, kemeja, blazer, bawahan, dan berbagai gaya busana kerja. Bersihkan high heels dari selimut debu, dan keluarkan semua koleksi tas cantik.

Memang tidak adil untuk men-judge something by its look, tapi penampilan memang dapat melambungkan rasa percaya diri kita.

Nah, sudah kembali tenang dan cantikkah Mama sekarang?


BACA JUGA


Dengan Menjadi Ibu Bekerja, Mama Justru Menjadi Anugerah Terindah bagi si Kecil. Tepis Rasa Bersalah Itu!

Dengan Menjadi Ibu Bekerja, Mama Justru Menjadi Anugerah Terindah bagi si Kecil. Tepis Rasa Bersalah Itu!

Ibu bekerja biasanya selalu terbelenggu rasa bersalah setiap kali harus berangkat bekerja dan meninggalkan anak. Hmmm, padahal bagi anak- ...

Read more..


2. Attitude, please!


Selama apa pun Mama pernah menjadi ibu bekerja sebelumnya, sehebat apa pun kinerja dahulu, sayangnya, saat kembali bekerja semuanya akan bermula dari nol. Bukan hanya atmosfirnya yang akan terasa asing, namun juga orang-orangnya.

Bagaimana caranya membaur ya, dengan rekan-rekan sekerja nanti? Bagaimana aturan bersikap dan berkomunikasinya? Beda perusahaan, beda suasana dan etos kerja, bukan?

Untuk yang satu ini mudah saja, yaitu menjaga attitude!

Bersikaplah rendah hati, walaupun jangan sampai menjadi rendah diri. Keep in mind, you still have the skill and experience that the company needs! Menjadi seseorang yang low profile dan ramah pasti membuat semua orang nyaman. Kerjakan semua tugas dengan hati lapang, lalu tawarkan bantuan dengan senyum senang.

Sebaliknya, menjadi seseorang yang over-confidence akan kemampuannya akan selalu menjengkelkan, apalagi sebagai karyawan baru!

Selain itu, usahakan untuk selalu bersikap netral. Perlakukan semua dengan sama, jangan sampai terjebak untuk masuk maupun membela sebuah kubu.

Again, great attitude will lead us to open heart and open mind. Beradaptasilah dengan pikiran dan hati yang terbuka untuk siapa saja.


3. Catch it all up!



Setelah bertahun-tahun berurusan dengan pekerjaan di rumah, tentu Mama banyak sekali tertinggal. Tidak sedikit peluang karier yang terlewat, teman-teman seperjuangan pun bisa jadi sudah menduduki posisi-posisi penting di berbagai perusahaan.

Jangankan mengejar semua itu, menyalakan komputer yang semakin canggih di meja kerja nanti pun Mama belum tentu bisa! Jadi, harus bagaimana?

Ingat, berhenti menjadi ibu bekerja selama beberapa lama bukan berarti potensi Mama diam di tempat. Sambil mengasuh anak, baik secara langsung maupun tidak langsung, Mama pasti mendapatkan berbagai ilmu baru yang bisa diterapkan di kantor.

Mungkin banyak di antara Mama yang pernah mencoba peruntungan menjalani bisnis, mengambil kursus-kursus singkat, atau ikut dalam seminar-seminar. Do not underestimate it all, semua itu adalah bekal untuk memperbaharui kemampuan diri yang pasti akan berguna di kemudian hari.

Tak perlu malu untuk berada selangkah di belakang, tapi segera tunjukkan berbagai skill penunjang yang diam-diam sudah Mama kumpulkan selama di rumah. Jangan pula ragu untuk belajar hal-hal baru pada para sejawat. Jadilah karyawan proaktif yang siap mengikuti perkembangan zaman.

Percaya deh, dengan segala kemampuan dan pengalaman Mama, disertai dengan semangat tinggi untuk mengejar ketinggalan, good things will come!


BACA JUGA


Ingin Kembali Menjadi Ibu Bekerja, Ma? Ini 11 Tips untuk Mama Sebelum Memulainya.

Ingin Kembali Menjadi Ibu Bekerja, Ma? Ini 11 Tips untuk Mama Sebelum Memulainya.

Kembali menjadi ibu bekerja barangkali menjadi solusi untuk Mama. Jangan takut, 11 tips berikut bisa bantu Mama

Read more..


Well then, setelah semuanya disiapkan, Mama tentunya semakin yakin bisa kembali menjadi ibu bekerja yang profesional kan?

I wish you best of luck, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ragu Kembali Menjadi Ibu Bekerja? Don't be! 3 Tips Berikut ini Bisa Jadi Bekal Mama!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar