Mama Sebaiknya Tidak Memberikan 6 Jenis Makanan Ini Untuk Dikonsumsi Oleh Anak Terutama Balita!

hungryforever

Mama Sebaiknya Tidak Memberikan 6 Jenis Makanan Ini Untuk Dikonsumsi Oleh Anak Terutama Balita!

1.5K
Jenis makanan yang beragam memudahkan kita memberi makan ke anak. Tapi, ada jenis makanan tertentu yang harus Mama kurangi demi kesehatan si kecil.

Memasuki usia 6 bulan, anak sudah diperbolehkan untuk mengeksplorasi makanan yang dikonsumsinya. Pastinya, Mama telah menyediakan beragam jenis makanan tiap harinya untuk si kecil, bukan?

Mama juga pasti sudah tidak sabar melihat anak makan lahap, juga reaksi anak ketika mencicipi jenis makanan baru. Ada berbagai jenis makanan yang direkomendasikan untuk tumbuh kembang anak, tetapi ada juga makanan yang sebaiknya dihindari di masa-masa awal kehidupan mereka.

BACA JUGA


Anak Susah Makan? Coba Hidangkan dalam Bentuk Menarik ala Plate Art for Kids Ini

Anak Susah Makan? Coba Hidangkan dalam Bentuk Menarik ala Plate Art for Kids Ini

Anak susah makan memang jadi masalah tersendiri ya, Ma? Berbagai cara barangkali sudah kita lakukan

Read more..

Demi kepentingan kesehatan anak di masa kini dan nanti, para ahli merekomendasikan agar 6 makanan ini dikurangi dikonsumsi oleh anak, terutama balita.

1. Makanan mentah atau setengah matang

huffingtonpost

Mama mungkin menyukai telur setengah matang, atau daging steak rare, tetapi sayangnya jenis makanan yang tidak matang sempurna berbahaya bagi anak kecil.

Anak-anak, terutama balita, berisiko tinggi terkontaminasi bakteri salmonella apabila mengonsumsi jenis makanan, seperti telur, daging, dan daging unggas, yang setengah matang, apalagi mentah. Sedikit tambahan, jangan lupa pastikan anak segera mencuci tangan setelah memegang hewan agar terhindar dari kontaminasi bakteri.

2. Garam

harvard

Ginjal anak-anak relatif belum siap untuk mengatasi sodium sehingga asupan garam per harinya sangat dibatasi.

National Health Service merekomendasikan kurang dari 1 gram garam (0,4 gram sodium) per hari bagi bayi di bawah usia 12 bulan atau satu tahun. Sementara untuk anak usia 1-3 tahun, The National Health Service merekomendasikan 2 gram garam (0,8 gram sodium) per hari.

Jika Mama ingin membelikan jajanan untuk si kecil, perhatikan kadar natrium pada label nutrisi. Selain itu, jangan tambahkan garam meja ke dalam makanan mereka ya, Ma.

3. Gula tambahan

rodalewellness

Jenis makanan manis adalah makanan yang paling disukai anak-anak. Sayangnya, manisnya hidup akan terganggu bila anak terlalu banyak mengonsumsi gula. Seperti halnya garam, gula pun sebetulnya tidak baik bagi kesehatan anak-anak.

American Heart Association menemukan bukti kuat bahwa gula memiliki kaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), adipositas (timbunan lemak dalam tubuh), dan dislipidemia (gangguan yang terjadi pada darah yang mengalami kelebihan lipid atau lemak). Hasil penelitian tersebut juga merekomendasikan bayi usia 0-24 bulan untuk menghindari gula tambahan. Sementara untuk anak di atas usia 2 tahun, gula yang boleh dikonsumsi hanyalah 25 gram (kurang lebih 6 sendok teh).

Sebagai alternatif camilan manis-manis bagi anak, Mama bisa memberikan buah-buahan.

BACA JUGA


Sudahkah Mama Membatasi Asupan Gula Hari Ini? Fakta-Fakta Tentang Gula Berikut Akan Mengejutkan Mama!

Sudahkah Mama Membatasi Asupan Gula Hari Ini? Fakta-Fakta Tentang Gula Berikut Akan Mengejutkan Mama!

Di balik manisnya gula, ada bahaya yang perlahan menghampiri. Yuk, batasi asupan gula keluarga

Read more..

4. Madu

well-beingsecrets

"Madu? Tidak salah nih?"

Mungkin Mama sempat berpikir seperti itu saat melihat nama madu di dalam daftar ini. Madu terlihat seperti makanan alami yang aman dikonsumsi oleh siapa pun, termasuk anak-anak. Namun, madu ternyata hanya boleh dikonsumsi oleh anak usia 1 tahun ke atas.

Menurut BabyCenter, madu mengandung spora bakteri yang disebut Clostridium botulinum yang dapat berkecambah dalam sistem pencernaan bayi. Bayi di bawah usia 1 tahun memiliki sistem pencernaan yang belum matang sehingga tidak dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Akibatnya, bayi akan mengalami botulisme, yaitu kondisi keracunan serius yang dapat menyerang sistem saraf seperti otak, tulang belakang, saraf lainnya, dan menyebabkan kelumpuhan otot.

5. Susu sapi

bbc

Susu sapi adalah minuman yang diyakini sehat bagi anak-anak. Selain itu, anak-anak pun suka karena rasanya yang enak, apalagi jika sudah ditambah perasa seperti stroberi atau cokelat.

Namun American Academy of Pediatrics memiliki pendapat lain. Susu sapi utuh (wholes cow's milk) sebaiknya tidak diberikan kepada anak di satu tahun pertamanya karena kekurangan nutrisi yang dibutuhkan anak. Di tahun pertama, sebaiknya anak diberikan ASI yang cukup ya, Ma. Namun jika kondisi tidak memungkinkan, seperti ASI Mama tidak mencukupi kebutuhan si kecil, susu formula boleh menjadi pilihan.

Sementara untuk anak usia 1 tahun ke atas, susu yang direkomendasikan adalah susu utuh, bukan susu yang sudah diolah atau dikurangi lemaknya.

6. Makanan yang mudah membuat tersedak

orthoaz

Sayuran mentah, popcorn, permen, permen karet adalah musuh anak-anak.

Semasa Mama kecil dulu, mungkin Mama pernah mengalami kejadian tersedak permen, atau permen karet yang tertelan. TIdak mau kan anak Mama mengalami pengalaman serupa?

Nah, hindari pemberian makanan anak yang besarnya kurang dari 1,5 inchi atau sekitar 4 cm.

Posisi terbaik anak saat makan adalah duduk tenang sambil diawasi Mama. Oleh sebab itu, sebaiknya Mama berinvestasi dengan membeli kursi duduk anak dan menggunakannya setiap kali anak makan.

BACA JUGA


5 Makanan Ini Ternyata Nggak Bergizi Seperti yang Digembar-gemborkan - Be Wise!

5 Makanan Ini Ternyata Nggak Bergizi Seperti yang Digembar-gemborkan - Be Wise!

Banyak makanan beredar di pasaran yang diklaim sehat dan bergizi. Namun kalau kita lebih jeli lagi, ternyata makanan tersebut justru ...

Read more..

Keenam pantangan di atas hanyalah gambaran umum mengenai jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh anak. JIka Mama ingin lebih spesifik, sebaiknya Mama berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter sebab siapa tahu ada makanan yang membuat anak alergi.

Healthy tummy, happy baby!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mama Sebaiknya Tidak Memberikan 6 Jenis Makanan Ini Untuk Dikonsumsi Oleh Anak Terutama Balita!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ra'idah Azyyati | @raidahazyyati

Silahkan login untuk memberi komentar