Mama Senang Minum Teh? Yuk, Kenali Jenis Teh, Khasiat, Efek Negatif Hingga Cara Mengonsumsinya!

Mama Senang Minum Teh? Yuk, Kenali Jenis Teh, Khasiat, Efek Negatif Hingga Cara Mengonsumsinya!

1.3K
A cup of tea would restore my normality - Douglas Adams

Teh dipercaya memberikan rasa nyaman saat meminumnya karena teh memiliki kandungan yang memberikan ketenangan pikiran. Bahkan pada beberapa orang yang terbiasa meminumnya di pagi hari dapat meningkatkan mood memulai aktivitas seperti bekerja, sekolah, dan lainnya.

Bahkan di beberapa negara, teh dijadikan hal yang wajib dilakukan di sore hari, maka muncullah sebutan tea time. Di Indonesia sendiri, merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Dan teh telah menjadi budaya untuk diminum di pagi hari.

Ternyata nih Ma, teh mampu membuat tubuh ini terasa bugar. Biasanya nih, kalau udah capek sama kerjaan rumah, ngeteh sambil ngemil dan duduk santai adalah me time yang sangat berarti. Kadang kala, ketika tubuh terserang flu, teh menjadi penyelamat untuk menghangatkan tubuh dan sedikit meredakan hidung yang tersumbat.

Teh diketahui mengandung antioksidan, antiinflamasi dan antipenuaan. Dan ternyata banyak juga khasiat yang terkandung dalam teh. Khasiatnya nggak hanya untuk tubuh saja tapi juga mampu menjaga kecantikan. Ngga percaya? Simak deh 6 manfaat teh ini.

  1. Menambah kilau rambut.
  2. Menghilangkan flek kemerahan pada kulit akibat sengatan sinar matahari.
  3. Menghilangkan bekas gigitan nyamuk.
  4. Menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata.
  5. Menghilangkan bau kaki.
  6. Melembapkan kulit kering.

Nah, gimana Ma, banyak kan manfaat yang bisa Mama dapetin dari teh ini?

Baca juga : Yuk, Intip dan tiru menu sarapan sehat 5 favorit Food Blogger Indonesia ini!

Sekarang, Yuk, Kenali 5 Jenis Teh Ini!

Sekarang ini banyak beredar beragam bentuk teh. Mulai dari teh celup, bubuk hingga teh dalam bentuk kemasan. Dan itu mudah kita temui di mana saja. Tau nggak Ma, di negara kita ini ada 5 jenis teh yang sering diminum. Barangkali satu dari 5 jenis teh ini adalah favorit Mama.

1. Teh Hijau

Dibuat dari daun teh yang tidak difermentasi sehingga mengandung polyphenols konsentrat tinggi. Teh hijau juga dimanfaatkan untuk mengurangi resiko kanker dan penyakit jantung, menurunkan kolesterol, menurunkan berat badan, menurunkan risiko diabetes dan Alzheimer.

2. Teh Putih

sumber : republika.co.id

Meskipun kurang begitu dikenal, tapi ekstra teh putih terbukti mampu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi staphylococcus, infeksi streptococcus, pneumonia, dan karies gigi, serta meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

3. Teh Oolong

sumber : tanamanobat.net

sumber : tanamanobat.net

Teh oolong terbukti mampu mendorong metabolisme tubuh, membakar lemak, membantu menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan kulit.

4. Teh Merah

sumber : sidomi.com

Teh merah yang berasal dari teh bunga Rosella merah yang telah dikeringkan dan diseduh menjadi secangkir teh yang bercita rasa sedikit asam ini mampu mengatasi batuk, asam urat, kolesterol, hipertensi, radikal bebas, dan penyegar (tonik). Selain itu, berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan ilmuwan Sudan, Rosella merah juga berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah (hipotensif), antikejang saluran pernapasan, anticacing (antelmintik), dan antibakteri.

5.Teh Herbal

sumber : panduanhidupsehat.com

Teh herbal tidak berasal dari Camillia sinensis (tanaman teh). Walaupun bukan tergolong teh dalam pengertian teknis (tidak mengandung daun teh), teh herbal tetap menawarkan banyak manfaat kesehatan. Dicampur dengan berbagai bahan organik, seperti buah berry dan kelopak bunga mawar, teh herbal mampu mengurangi stres, membantu pencernaan, dan mengandung banyak kandungan antioksidan. Teh herbal tidak mengandung kafein. Jadi, kita bisa menikmatinya sepanjang hari hingga waktu tidur karena teh ini tak akan mengacaukan waktu tidur.

Baca juga : Resep wedang jahe yang segar dan cocok untuk musim penghujan

Eits, Ternyata Teh Itu Ada Efek Negatifnya Juga Lho, Ma!

Meskipun teh mempunyai segudang manfaat tapi ternyata nih Ma, teh juga memiliki kandungan yang kurang baik untuk tubuh. Jangan keburu parno dulu, Ma! Coba disimak fakta efek negatif teh di bawah ini.

  1. Nggak hanya kopi yang mengandung zat kafein, teh juga mengandung zat kafein yang ternyata dapat menyebabkan proses penyerapan makanan menjadi terhambat. Batas aman untuk mengkonsumsi kafein dalam sehari adalah 750 mg/hari atau setara dengan 5 cangkir teh berukuran 200 ml.
  2. Teh juga mengandung tanin (catechin dan bioflavonoid) yang memiliki sifat antioksidan dan mampu menurunkan berat badan. Namun, tanin juga diketahui membentuk ikatan larut dengan molekul besi non-heme dan dengan demikian mencegah penyerapan besi non-heme dalam tubuh.
    Heme dan non-heme adalah dua bentuk zat besi yang diperoleh dari makanan. Besi heme dari daging dan besi non-heme dari tumbuhan. Beberapa laporan penelitian menunjukkan bahwa konsumsi berlebihan teh dapat mempengaruhi proses penyerapan zat besi non-heme dalam tubuh.
  3. Meskipun proses penyerapan zat besi tergantung pada berbagai faktor seperti kondisi kesehatan secara keseluruhan dan diet seimbang, telah diamati bahwa tanin dalam teh memengaruhi proses penyerapan zat besi non-heme. Meskipun menghambat penyerapan zat besi non-heme, tanin tidak menghambat proses penyerapan zat besi heme. Saat terdapat tanin, zat besi heme yang bisa diserap berada pada tingkat 10-30%, sedangkan besi non-heme hanya diserap pada tingkat 2-10%.
  4. Jika salah atau berlebih dalam mengonsumsi teh dapat menimbulkan efek samping lainnya seperti :
  • Minum teh yang berlebih bisa memicu insomnia dan batu ginjal.
  • Mengonsumsi teh juga bisa menyebabkan peningkatan toksisitas dalam tubuh.
  • Minum teh secara berlebihan bisa membuat seseorang memicu penyakit alzheimer osteofluorosis.
  • Berlebihan minum teh bisa menyebabkan premenstrual syndrome (PMS) dan mengganggu sistem kemih.
  • Teh ternyata juga bisa mengganggu sistem pencernaan yang beresiko menimbulkan sembelit dan diare.

Baca juga : Awas! 7 Minuman ini memang begitu segar dan nikmat, tapi mengandung bom kalori jahat!

Gini, Ma, jangan dulu langsung sedih dan parno ya, setelah baca efek negatif ini. Yang perlu Mama lakukan hanyalah menjaga konsumsi teh agar nggak berlebihan. Nggak hanya teh saja, apapun makanan atau minuman yang kita konsumsi secara berlebihan tentunya nggak baik efeknya.

Tips Aman Mengonsumsi Teh

  1. Sebenarnya untuk semua jenis teh disarankan nggak diseduh dengan air mendidih yang mencapai 100 derajat. Maksimal air untuk menyeduh sekitar 70 derajat dan jangan terlalu lama direndam di dalam air, karena dapat membuat antioksidan pada teh berubah dan kafeinnya akan semakin terekstrasi.
    Menentukan 70 derajat sesungguhnya sangatlah mudah Ma, bisa dilakukan tanpa harus menggunakan alat pengukur suhu. Caranya, rebus air jangan sampai mendidih, lalu tuang ke dalam cangkir dan coba untuk menyentuhnya. Bila terasa panas sekali hingga sulit untuk menyentuh cangkir tersebut berarti air tersebut suhunya di atas 90 derajat. Tapi kalau disentuh tidak merasa kepanasan berarti suhunya sudah pas untuk menyeduh teh. Daun teh itu bisa diseduh berkali-kali dari 3 sampai 4 kali.
  2. Perlu Mama ingat, khusus untuk teh celup jangan lebih dari 2 kali seduh, ya! Proses yang lama di pabrik akan memengaruhi kadar yang baik pada teh. Teh celup juga memiliki khasiat besar seperti halnya teh bubuk. Yang patut diwaspadai adalah kantong pembungkusnya yang mengandung zat klorin.
    Klorin berfungsi sebagai desinfektan pada kertas, sehingga kertas terbebas dari bakteri pembusuk. Dengan demikian, kertas dapat bertahan lebih lama. Kandungan zat klorin yang terdapat pada kantong pembungkus teh –yang terbuat dari kertas– dapat turut larut bersama dengan teh yang diseduh.
    Dampak negatifnya mungkin tak langsung dirasakan. Tapi jika dilakukan berulang-ulang dapat menimbulkan akumulasi kronik. Beberapa masalah yang bisa terjadi adalah gangguan liver, ginjal dan jantung. Disarankan untuk amannya, cukup celupkan maksimal 3 menit saja.
  3. Dianjurkan untuk meminum teh daun karena antioksidan pada teh ada di daun dan antioksidan yang paling tinggi ada di pucuknya.
  4. Jangan merebus teh, ya, Ma! Karena kalau direbus antioksidannya akan menguap, padahal antioksidan berguna untuk menetralisir racun dalam tubuh. Seperti halnya sayuran yang dimasak terlalu matang, nilai gizi sayuran akan menguap terbuang percuma. Jadi, sebaiknya teh diseduh saja, jangan direbus. Jangan menyeduh teh dengan air yang sudah direbus lebih dari satu kali. Proses merebus akan menurunkan kadar mineral dan kadar yang baik lainnya pada air.

Baca juga : 3 Langkah mudah untuk semangkuk sarapan sehat

Sekarang Mama sudah lebih tahu seluk beluk tentang teh. Terlepas dari efek negatifnya, khasiat teh ini sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Jika selama ini Mama memakai teh celup dua kali, sekarang jangan lagi ya, Ma! Cara mengonsumsi teh juga berpengaruh terhadap kenikmatan teh itu sendiri dan juga kesehatan. Jadi, jangan pernah menyepelekannya Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mama Senang Minum Teh? Yuk, Kenali Jenis Teh, Khasiat, Efek Negatif Hingga Cara Mengonsumsinya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


| @RisaRusli

Silahkan login untuk memberi komentar