Mau Punya Ruang Kerja di Rumah yang Nyaman? Begini Cara Mempersiapkannya!

Home office

Mau Punya Ruang Kerja di Rumah yang Nyaman? Begini Cara Mempersiapkannya!

116
The only way to love what you do, is to create what you love ~ Jennifer Ann. Yuk, berkreasi dengan ruang kerja Mama di rumah!

Bagi sebagian besar ibu bekerja, bekerja dari rumah adalah sebuah impian. Kalau bisa sih, kita juga punya ruang kerja mungil untuk berkarya dan menghasilkan uang, sembari menunggui anak-anak di rumah, sedikit beberes, dan memasak untuk seluruh keluarga.

Tapi, bagi sebagian Mama yang sudah mengalami bekerja dari rumah, justru bekerja di sebuah kantor yang resmi dengan segala keteraturannya adalah bagian dari khayalan! Soalnya, ruang kerja yang sekarang tuh berantakan. Huhuhu! Anak-anak, walaupun sudah berkali-kali dilarang, terus saja menaruh mainannya di meja kerja.

Juga, karena merasa di rumah sendiri, Mama sering terlupa menaruh berkas-berkas penting di mana saja; dapur, ruang tamu, bahkan di bawah tumpukan majalah! Masalah-masalah yang tentu saja tidak akan terjadi jika Mama punya meja yang terorganisir rapi seperti layaknya meja para pekerja kantoran! Iya kan, Ma?

Baiklah, demi kewarasan seorang working-at-home-mama, Rocking Mama akan merangkumkan 7 hal yang harus dilakukan agar Mama bisa punya ruang kerja di rumah yang nyaman. Yuk, simak terus sampai selesai ya!


BACA JUGA


Mau Bekerja dari Rumah? Ini Dia Panduan untuk Membuat Ruang Kerja Sendiri

Mau Bekerja dari Rumah? Ini Dia Panduan untuk Membuat Ruang Kerja Sendiri

Bener nih, sudah yakin mau bekerja dari rumah? Yuk, mulai siapkan ruangannya

Read more..


Tip mewujudkan ruang kerja yang nyaman di rumah

Kuatkan hati untuk membuang yang tidak terpakai sekarang!

Kebanyakan Mama akan dengan senang hati menyimpan berbagai macam wadah-wadah lucu; stoples bekas madu, kotak keren pembungkus jam tangan Papa, sampai mug pink berbentuk hati yang sudah patah pegangannya.

Tidak tahan rasanya hati ini untuk membuangnya. Mereka imut dan lucu! Jadi biarlah semua duduk manis di dalam laci.

Begitulah. Dengan 'harapan' bahwa suatu hari nanti wadah-wadah itu pasti dapat dimanfaatkan, Mama menyimpannya sampai waktu yang tak terbatas.

Jadi, demi mewujudkan ruang kerja nan nyaman, maka sekarang juga pakai semua wadah itu, Ma. Kalau tidak, buang! Kemudian lihat betapa ruangan kecil tempat Mama bekerja akan semakin lapang. Selega hati Mama yang ternyata setuju, bahwa kebanyakan dari wadah yang disimpan selama itu tidak terlalu berguna.


Gunakan wadah yang pas dan menarik!

Sudah menyapu bersih semua wadah, Ma? Nah, sisihkan dulu di pinggir ya, sampai Mama merapikan isi laci meja ruang kerja Mama.

Mama bisa menghitung, berapa banyak paper clip yang tercecer? Sudah juga menemukan penghapus pensil yang ternyata terselip di ujung dalam laci? Atau, kesal dengan isi stapler yang berantakan? Nah, cari wadah yang lucu dan cocok untuk menaruh semua itu.

Wadah yang menarik dalam laci akan turut berperan menjadi mood booster, ketimbang semuanya dibiarkan berserakan begitu saja. Jangan lupa menaruhnya dalam kategori barang yang sama, ya Ma. Misalnya empat kategori ini:

  • Barang-barang kecil, yaitu paper clip, stapler dan isinya, pembolong kertas, dan sejenisnya bisa disatukan dalam kotak bekas jam tangan.
  • Barang-barang tinggi, seperti pensil penghapus, pulpen, gunting, cutter. Mug pink berbentuk hati yang patah pegangannya tadi kayaknya pas, tuh!
  • Kertas-kertas, misalnya notes, sticky notes, sampai perangko dan amplop, bisa diwadahkan dalam tempat makan anak-anak yang hilang tutupnya.
  • Lain-lain, seperti selotip, lem kertas, atau kunci motor bisa digabungkan dalam stoples bekas madu.


Binder warna-warni!

Lagi-lagi, tempat penyimpanan itu memang lebih baik yang bisa menarik hati. Senang kan, rasanya menaruh dan mengambil sesuatu dari wadah yang manis di ruang kerja Mama?

Nah, aturlah dokumen-dokumen Mama dalam binder yang berwarna-warni, sesuai dengan kategorinya.

Misalnya, binder warna merah untuk berbagai catatan kesehatan, seperti polis asuransi sampai buku imunisasi anak-anak. Lalu, binder warna biru untuk kuitansi-kuitansi pembayaran sekolah, mulai dari uang pangkal, SPP, sampai katering. Kemudian, binder kuning untuk keperluan 'kantor' Mama sendiri.

Untuk keperluan pekerjaan Mama ini, Mama bisa memisahkannya lagi menjadi 3 kategori: 'Sudah Dikerjakan', 'Segera Dikerjakan', dan 'Sedang Dikerjakan'.

Dengan demikian, Mama bisa dengan cepat meraih binder yang sesuai dengan jenis kebutuhannya. Jangan lupa, berkas yang tidak masuk dalam 3 katoegori itu harus dibuang, ya!


BACA JUGA


5 Elemen Ruang Kerja yang Perlu Dimiliki Untuk Mama Bekerja Sebagai Freelancer Agar Kerjanya Lebih Nyaman

5 Elemen Ruang Kerja yang Perlu Dimiliki Untuk Mama Bekerja Sebagai Freelancer Agar Kerjanya Lebih Nyaman

Saat ini, status sebagai pekerja fulltime freelancer makin banyak disandang para kaum pekerja milenial. Banyak alasan yang melatarbelakangi ...

Read more..


Rak Buku Vertikal

Menjajarkan buku secara horisontal di atas meja sangatlah membuang tempat, Ma. Alih-alih, coba hubungi tukang mebel terdekat, dan berikan sebuah desain rak buku unik untuk ditempel di dinding ruang kerja Mama.

Rak buku customized rancangan Mama sendiri pasti akan terlihat bagus pada satu sisi dinding ruang kerja itu.

Oh iya, menaruh bukunya juga perlu efisiensi, ya Ma! Beri label untuk setiap jajar sesuai dengan kategorinya. Misalnya 'Memasak', 'Sulaman', 'Parenting', dan sebagainya. Menyatukan mereka dalam susunan demikian akan menyingkat waktu pencarian, kan?


No additional drawers!

Laci itu cukup dua tingkat saja, Ma. Itu pun untuk barang-barang kecil dan berharga, semisal ATK dan buku-buku tabungan. Sisanya? Biarkan tetap dalam keadaan terlihat!

Jadi, berinvestasilah untuk berlapis ambalan dinding dan sebuah meja tambahan, ketimbang rak-rak berlaci besar ataupun loker. Bak Google page-2 dan seterusnya, sungguh barang-barang yang ada di sana tidak akan dilirik, Ma!

Sebuah meja tambahan di ruang kerja akan menjadi ruang untuk printer dan workstation pengerjaan lain, seperti memisahkan berkas sampai membungkus kado. Ambalan-ambalan dinding akan berguna untuk binder warna-warni Mama yang memang seharusnya 'dipamerkan', bukannya disembunyikan dalam laci.


Rapikan Kabel!

Kabel yang berseliweran sungguh menyakitkan mata. Ada yang ke sana dan ke sini, mengerubungi terminal listrik. Sembunyikan semua kabel itu dalam satu-dua pipa, Ma, agar invisible alias tak terlihat, juga tidak membahayakan dalam ruang kerja Mama.

Atau, minta Papa untuk membuat satu terminal listrik lagi di sisi lain dinding, supaya tidak semua alat eletronik terhubung di satu tempat. Pastikan sebanyak maksimal 4 kabel saja untuk satu terminal, ya! Lebih dari itu, berpotensi untuk menyebabkan korsleting listrik lo!


Sisakan 10 menit terakhir untuk beberes

Kebiasaan ini memang menyakitkan pada awalnya, namun akan sangat berguna pada akhirnya.

Bayangkan sebuah ruang kerja yang padat dengan barang-barang orderan, dan kertas-kertas pesanan bercampur dengan kuitansi dan buku gambar anak-anak. Bikin pusing, kan?

Oleh karena itu, 10 menit sebelum jam kerja selesai, biasakan untuk mulai beberes meja kerja. Pisahkan semua barang sesuai kategorinya dalam satu tempat, buang yang sudah tak terpakai, dan kembalikan semua peralatan ke tempatnya masing-masing.

Esok pagi saat Mama mulai kerja lagi, niscaya mata akan dihadapkan pada meja yang rapi dan barang-barang yang tersusun sesuai jenisnya. Hm, nyaman kan?


BACA JUGA


Warna Interior Menentukan Mood Penghuninya - 7 Tips Aplikasi Warna Ruang ini Bisa Menjadi Inspirasi!

Warna Interior Menentukan Mood Penghuninya - 7 Tips Aplikasi Warna Ruang ini Bisa Menjadi Inspirasi!

Memilih warna interior yang cocok untuk diaplikasikan di rumah itu gampang-gampang susah. Kalau salah memilih warna, bisa jadi suasana jadi ...

Read more..


Yuk, Ma, mulai beberes laci dan meja. Juga kabel dan buku-buku yang berserakan di bawah dan di atas sana. Semakin rapi dan bersih ruang kerja Mama, semakin efisien dan efektif kinerjanya.

Happy working, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mau Punya Ruang Kerja di Rumah yang Nyaman? Begini Cara Mempersiapkannya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar