Membesarkan Anak Introvert - 4 Hal yang Bisa Mama Lakukan Ini Akan Membantunya Berkembang

Membesarkan Anak Introvert - 4 Hal yang Bisa Mama Lakukan Ini Akan Membantunya Berkembang

769
Anak introvert biasanya dicap sebagai anak pemalu, anak penakut, anak penyendiri dan seterusnya. Well, barangkali kita hanya kurang tahu saja bagaimana menanganinya. Ia bisa jadi anak yang sangat berprestasi!

Si kecil tampak malu-malu di lingkungan baru, lebih suka berkutat dengan buku, suka menikmati waktu sendirian di kelas, sedangkan teman-temannya berlarian dan bermain di halaman sekolah. Meski demikian, saat berada di rumah dan berada di antara orang-orang yang dikenalnya dengan baik, ia pun bisa menikmatinya.

Jika demikian, kemungkinan si kecil termasuk anak introvert, Ma. Hal ini bukan kekurangan, bukan pula kelainan. Ini adalah karakter, yang kalau kita bantu untuk kembangkan akan menjadi kekuatannya di kemudian hari.

Banyak kok orang sukses dunia yang berkarakter introvert. Sebut saja J.K Rowling, Steven Spielberg, Mark Zuckerberg, Hillary Clinton, Dr. Seuss, bahkan Barack Obama pun adalah orang-orang introvert. Masing-masing telah mempergunakan hal yang dianggap "lemah" dalam kepribadiannya ini sebagai kekuatan.

Ya, memang, Ma. Buat sebagian orang barangkali si kecil akan dilabeli sebagai si anak pemalu, si anak penakut, si pendiam, dan seterusnya. Well, the fact is, barangkali dari luar ia terlihat demikian, namun dalam hati dan otak, bisa jadi sangat 'riuh'. Ya, memang begitulah karakter seorang anak introvert.


BACA JUGA


Kuis Kepribadian: Mama Seorang Introvert? Kenali Diri Mama Lebih Jauh, Yuk!

Kuis Kepribadian: Mama Seorang Introvert? Kenali Diri Mama Lebih Jauh, Yuk!

Ikutan kuis kepribadian ini yuk, untuk mengenali seberapa introvert-nyakah pribadi Mama

Read more..


Lebih jauh lagi, kepribadian introvert bisa diperluas lagi ke dalam beberapa tipe karakter, yaitu ISTJ, ISFJ, INFJ, INTJ, ISTP, ISFP, INFP, dan INTP.


Kepribadian anak introvert. Image via AgileLeanLife.


Kepribadian anak introvert. Image via Social Work Helper


Walaupun sudah pembawaan sejak kecil, namun anak introvert tidak terbentuk karena faktor genetika dan keturunan, tapi lebih karena pengaruh lingkungan sekitar, Ma.

Dan, sekali lagi, ini bukanlah kekurangan, melainkan adalah karakter. Maka, hargailah karakternya jika si kecil termasuk dalam karakter anak introvert, sebab masyarakat cenderung tidak mengenal dan tidak mengerti bagaimana berhadapan dengan seorang introvert cilik.

Anak introvert juga bukan berarti nggak pede-an. Justru ia akan semakin pede alias percaya diri, jika ia sudah sangat mengenal dirinya sendiri, mengenal kekuatan dan kelemahannya. Karena itu, ia akan membutuhkan bantuan Mama dalam hal ini.

Anak introvert bukanlah suatu karakteristik yang tidak bisa dibentuk, mereka harus dilatih kepercayaan diri dan kecerdasan emosinya. Bagaimana caranya?


BACA JUGA



Beberapa strategi mendampingi anak introvert agar lebih berkembang

1. Go slow, yes, go!


Jika si kecil terlihat bermasalah dalam mencoba hal baru, tampak malu-malu di lingkungan baru, tapi terlihat mempunyai keinginan untuk melakukannya, maka biarkan dia melakukannya!

Beri dukungan dan semangati dia, Ma. Pelan-pelan saja, tanpa perlu memaksanya. Kemudian, berikan pujian atas usaha sekecil apa pun yang telah dilakukannya, apa pun hasilnya.

Dia mau mencoba saja itu sudah lompatan besar untuknya.


2. Hindari memberi julukan


Si pemalu, si pendiam, si penyendiri, si penakut, si anak-nggak-pedean, dan label-label lain sudah pasti akan diberikan padanya. Mungkin bukan dari Mama, tapi bisa saja dari orang lain, Ma.

Jangan biarkan ia mendengarnya, Ma. Apalagi sampai Mama yang menyebutnya demikian.

Apa yang ia dengar berulang, akan tinggal dalam hatinya, sehingga lambat laun ia akan meyakini bahwa label-label itu memang apa adanya ia.

Ajarkanlah ia mengontrol emosi dan bagaimana cara mengabaikan jika ia tanpa sengaja mendengar label-label itu dari orang lain.


3. Jangan jadikan anak sebagai proyektor


Barangkali Mama berpikir, bahwa si kecil berkarakter introvert karena Mama juga seorang introvert. Well, jangan proyeksikan sejarah cerita hidup Mama pada si kecil ya, Ma.

Intoversi Mama mungkin sangat berbekas saat Mama kecil. Namun, sebaiknya jangan anggap remeh anak. Ajari mereka untuk mengatasi tantangan yang akan dihadapinya, Ma. Sebagaimana Mama belajar untuk menghadapi kesulitan-kesulitan hidup Mama.


4. Arahkan passion-nya


Anak introvert biasanya cenderung memiliki minat tersendiri terhadap sesuatu.

Perhatikan entusiasme anak, lakukan aktivitas yang membuatnya bahagia sekaligus mengasah kemampuan bakatnya. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mendongkrak rasa percaya diri anak.


BACA JUGA


4 Cara Mendidik Anak Melalui Diri Mama Sendiri - Ayo, Praktikkan Sikap-Sikap Baik Ini Setiap Hari!

4 Cara Mendidik Anak Melalui Diri Mama Sendiri - Ayo, Praktikkan Sikap-Sikap Baik Ini Setiap Hari!

Mendidik anak memang nggak ada ilmu pastinya, tapi kita bisa belajar dari mana pun. Termasuk dari diri sendiri

Read more..


Sekali lagi, anak introvert bukan anak yang "kurang", ataupun "kelainan". Introversi adalah karakter kepribadian. Secara perlahan, kepribadian ini pun juga bisa berubah seiring waktu, karena pengaruh lingkungan. Yang tadinya ekstrovert juga bisa kok berubah menjadi introvert, karena berbagai sebab.

So, jangan melabeli anak, jangan pula mematahkan semangatnya. Beri ia dukungan penuh, terutama ajarkan ia untuk mengenali dirinya sendiri.

Semangat, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Membesarkan Anak Introvert - 4 Hal yang Bisa Mama Lakukan Ini Akan Membantunya Berkembang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar