Menjalankan Puasa Sambil Menyusui ASI Eksklusif, Perhatikan 7 Rambu-rambu Ini!

Menjalankan Puasa Sambil Menyusui ASI Eksklusif, Perhatikan 7 Rambu-rambu Ini!

1.9K
Memang kuat, puasa sambil menyusui? Kuat, asal perhatikan dan lakukan yang perlu kita lakukan dulu. Dan yang penting, jangan memaksakan diri!

Sebagai ibu yang tengah memberikan ASI eksklusif, jujur saja, saya sempat khawatir mengenai kecukupan ASI saat bulan puasa ini, Ma.

Ya, bagaimana tidak. Kita hanya mengonsumsi makan dan minum 2x saja, saat sahur dan buka puasa. Memangnya, cukup untuk menghasilkan ASI sesuai kebutuhan bayi? Seperti tahun lalu, Ma,saya harus menjalankan puasa ketika anak saya masih berusia 3 bulan. Di satu sisi saya ragu dengan kelancaran ASI Eksklusif kami, di sisi lain tetap ingin menjalankan perintah agama.

Lalu bagaimana ya?


BACA JUGA


Ramadhan 2017 Hampir Tiba, Mama yang Sedang Hamil dan Menyusui Sebenarnya Wajib Berpuasa Nggak Sih?

Ramadhan 2017 Hampir Tiba, Mama yang Sedang Hamil dan Menyusui Sebenarnya Wajib Berpuasa Nggak Sih?

Ramadhan 2017 sebentar lagi tiba! Betapa membahagiakan! Namun, perubahan pola makan ini akan sering membuat Mama yang sedang hamil dan ...

Read more..


Well, ajaran Islam memberikan privilege bagi ibu hamil dan menyusui dalam menjalankan puasa. Bila membahayakan kesehatan ibu dan/atau anak, maka sebaiknya tidak berpuasa. Kesehatan dan keselamatan tetap menjadi prioritas, dan sebagai pengganti puasa bisa dilakukan di lain hari.

Tahun lalu saya mencoba tetap menjalankan puasa, namun hanya bisa kuat beberapa hari.

Alhamdulillah sih, sebenarnya stok ASI Eksklusif kami lancar, baik saat disusui langsung maupun saat dipompa. Namun, ternyata ada kendala lain. Saya cepat merasa lapar, Ma, apalagi setiap selesai menyusui. Badan menjadi lemas dan aktvitias pun terganggu. Dari sebulan Ramadan lebih banyak bolongnya daripada berpuasa.

Kecewa? Iya, pastinya. Maka tahun ini saya bertekad untuk lebih baik.

Selama menyusui, Mama tetap bisa berpuasa asalkan tahu kiat-kiatnya.

Berikut ini tips supaya bisa lancar menyusui sambil menjalankan puasa


1. Pahami kondisi tubuh


Cek kondisi kesehatan sebelum berpuasa. Bila memang tidak memungkinkan, sebaiknya jangan dipaksakan berpuasa. Konsultasi dengan dokter, bila perlu.


2. ASIP di siang hari


Lapar setelah menyusui dapat disiasati dengan pemberian ASIP alias ASI Perah saat Mama sedang menjalankan puasa di siang hari.

Pagi hingga sore bisa dikombinasi antara menyusui langsung dengan pemberian ASIP. Pumping tetap dilakukan namun dimaksimalkan saat malam hari.


3. Makan 3 kali sehari


Meski menjalankan puasa, Mama tetap harus makan 3 kali sehari, yaitu sahur, buka, dan sebelum tidur. Perhatikan pula asupan nutrisi yang tepat dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, dan 20% lemak.


BACA JUGA


5 Makanan Ibu Menyusui Ini Wajib Mama Konsumsi Untuk Menghasilkan ASI Berkualitas!

5 Makanan Ibu Menyusui Ini Wajib Mama Konsumsi Untuk Menghasilkan ASI Berkualitas!

Makanan ibu menyusui memang harus diperhatikan demi si bayi dan juga Mama sendiri. Dengan memilih makanan ibu menyusui yang tepat, Mama bisa ...

Read more..


4. Banyak minum air mineral


Kebutuhan air minum tiap orang bergantung berat badannya, yaitu 30 cc untuk tiap kilogram per hari. Nah, jadi kalau berat badan Mama 50 kg, maka Mama butuh 1500 cc, atau minimal 1.5 L per hari.

Selama menyusui, Mama membutuhkan lebih dari jumlah normal tersebut guna memproduksi ASI. Jadi, pastikan Mama memenuhi kebutuhan air dalam tubuh Mama, meski sedang menjalankan puasa ya. Perbanyak air putih di malam hari.


5. Konsumsi jus susu kurma


Biasa mengawali dengan makan buah kurma saat berbuka puasa, Ma?

Kurma juga baik dikonsumsi saat sahur untuk membantu menjaga stamina ibu hamil dan menyusui lho. Supaya makin nikmat, Mama bisa membuat jus susu kurma.

Caranya, siapkan 7 butir kurma yang telah dibuang bijinya. Rendam kurma tersebut dengan air selama kurang lebih 8 jam, supaya menjadi air nabeez atau air rendaman kurma. Kemudian blender kurma, air nabeez, dan susu (bisa susu segar, UHT, atau pasteurisasi).

Dan, jus susu kurma siap diminum. Yummy!


6. Istirahat puasa


Perhatikan sinyal tubuh Mama bila ada kendala dalam menjalankan puasa. Ada kalanya Mama butuh tidak berpuasa selama satu atau dua hari. Biasanya pada awal Ramadan tubuh masih harus ekstra bekerja keras untuk menyesuaikan dengan keadaan puasa. Kalau memang nggak kuat, berhentilah, Ma.

Saya sendiri melatih diri dengan puasa bertahap. Hari pertama sampai siang, kalau lancar maka berlanjut hari kedua sampai magrib. Seperti anak TK yang baru belajar puasa ya, Ma? Hahaha. Ya, tapi cara ini cukup berhasil lho, Ma.

Yang penting, niatkan!


7. Be happy


Last but not least, don’t forget to be happy!

Menjadi mama dengan berbagai tanggung jawab memang rawan timbul stres. Cobalah untuk selalu rileks dan banyak bersyukur, sehingga bisa membuat Mama merasa bahagia.

Dengan bahagia, produksi hormon oksitosin pun melimpah dan memengaruhi volume ASI yang diproduksi.


BACA JUGA


Begini Aturan Puasa bagi Mama yang Sedang Hamil Agar Tetap Sehat

Begini Aturan Puasa bagi Mama yang Sedang Hamil Agar Tetap Sehat

Puasa tapi sedang hamil? Bisa kok, asal memperhatikan rambu-rambunya dan selalu rajin kontrol ke dokter

Read more..


Dengan 7 cara di atas, Insya Allah, menyusui sembari menjalankan puasa bukan lagi halangan, Ma. Mengurus anak yang aktif, bekerja, menyiapkan menu berbuka, belanja untuk lebaran, dan aktivitas lainnya pun bisa Mama lakukan sambil berpuasa.

Punya tips lain? Atau mau berbagi cerita seputar Ramadan? Silakan tulis di kolom komentar ya.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menjalankan Puasa Sambil Menyusui ASI Eksklusif, Perhatikan 7 Rambu-rambu Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Helena Safitri | @helenamantra

Dream to be The Winner of The Amazing Race with her son. Story teller on helenamantra.com and myfoottrip.com. Twitter & IG: helenamantra

Silahkan login untuk memberi komentar