Menonton Film Bareng Anak di Bioskop, Mama Perlu Memperhatikan 7 Hal Ini Agar Sukses Menonton Dari Awal Hingga Akhir!

Menonton Film Bareng Anak di Bioskop, Mama Perlu Memperhatikan 7 Hal Ini Agar Sukses Menonton Dari Awal Hingga Akhir!

3.3K
Menonton film bareng anak di bioskop kesayangan kadang susah dilakukan terlebih jika si kecil masih balita. 7 hal ini perlu Mama perhatikan agar menonton film bareng anak di bioskop bisa berjalan lancar.

Jauh sebelum memiliki anak kalau liburan bisa sesuka hati, nyantai banget lah. Ya, soalnya cuma bawa diri sendiri kan, Ma. Lain urusan ketika berlibur bersama keluarga. Yang pasti sih perintilannya buanyak banget. Mulai dari camilan anak-anak, nyiapin obat-obatan, pakaian, dan mainan. Belum lagi jika si adik masih MPASI. Duh, kudu well prepare banget. Benar nggak, Ma? Padahal niat hati mau liburan agak jauhan sedikit, cuma belum ada waktu yang pas. Alhasil saya dan suami mencoba meluangkan waktu untuk menonton film di bioskop bareng anak.

Iyes, beberapa minggu lalu saya dan suami mencoba ngajak anak-anak untuk menonton film animasi yang lagi hits, Moana. Well, this is our first time. Awalnya agak ragu sih, tapi ternyata nggak sesulit yang saya pikirkan. Anak kami yang pertama usia 3 tahun 4 bulan dan adik bayi 7 bulan. Smooth banget, nonton dari awal sampai akhir.

Nah, ada 7 hal yang harus mama perhatikan untuk sukses menonton film bareng anak di bioskop kesayangan.

1. Film yang tepat

Kriteria yang pertama, film sudah pasti harus kids friendly atau film keluarga, ya. Nggak mungkin kan kita ngajak nonton film yang notabene adalah film dewasa. Butuh berapa kali sensoring terus brainwashing setelah nonton dan dampaknya juga nggak baik untuk anak-anak. Belum cocoklah mereka disuguhkan percakapan apalagi adegan yang nggak-nggak. Dan kalau mau aman ya, jangan yang horor- horor deh. Selain itu juga perhatikan durasi film nih, karena tingkat konsentrasi anak-anak masih sedikit. Takutnya kalau kelamaan mereka akan jenuh ma. Perlu juga Mama ketahui ternyata ada beberapa film animasi yang harus dihindari dan nggak boleh ditonton oleh anak-anak.

So, choose the right one.

2. Perhatikan kondisi anak

Anak-anak harus betul sehat bahkan pilek saja rasanya ganggu banget untuk nonton bioskop. Mending nunggu anak fit baru deh ajak nonton ketimbang napasnya jadi buntu pas lagi nonton, kasihan karena kedinginan. Dan yang nggak boleh kelupaan kalau pergi sama anak-anak, perut mereka harus kenyang. It's a must! Terus sedikit tricky nih Ma, misalnya anak terlihat takut karena sound yang kenceng, Mama bisa memeluknya. Mereka akan merasa aman karena pelukan Mama.

3. Pilih waktu yang tepat

Mama bisa mencoba menonton film di pukul 12 siang atau pukul 3 sore. Di rentang waktu tersebut biasanya aman. Intinya, supaya mereka siap, nggak ngantuk dan nggak rewel nantinya. Hanya saja tiap anak kan pasti berbeda jadwalnya, kondisinya pun Mama sendiri yang lebih tahu. Kalau membawa si kecil yang masih bayi, sebaiknya pilih waktu ketika si kecil mulai tidur dan pastikan perutnya kenyang biar nggak rewel karena mendengar suara yang tiba-tiba menggelegar di dalam ruangan.

4. Outfit anak

Pilih pakaian yang nyaman dan nggak terlalu tipis. Ada bioskop yang super dingin kan, ngeri bukan jika mereka nggak kuat dinginnya. Mending siapin jaket deh, Ma. Untuk alas kaki, saya prefer anak-anak pakai sendal sih ketimbang sepatu, biar nggak ribet kalau mereka minta ke toilet. Udara dingin biasanya bisa lebih sering pipis, kemarin saja sebelum nonton sudah ke toilet, tapi di tengah film si kakak masih minta pipis.

5. Camilan

Cara ampuh mengatasi kebosanan anak dengan menyiapkan camilan. Popcorn or something they're really like deh bisa dibawa. Nonton sambil ngemil bisa jadi anteng banget. Sepanjang nonton kemarin sih, si kakak malah ngemil. Notes juga untuk pilih cemilan yang bersahabat dan aman. Camilan yang nggak bikin batuk setelah selesai nonton. Mungkin bisa dicoba membeli roti, air mineral atau hot chocolate.

O ya, di bioskop Mama dilarang untuk membawa makanan dari luar. Jadi, pastikan Mama tidak menjinjing kantong makanan ketika masuk bioskop. Biasanya akan ditahan oleh petugas keamanan dan baru bisa diambil ketika sudah selesai nonton.

6. On time

Sebaiknya Mama datang tepat waktu. Memang sih sebelum film dimulai biasanya akan tayang iklan-iklan film yang akan diputar ataupun iklan komersil. Kira-kira waktu penanyangan iklan, 10-15 menit. Nah, Mama bisa memperkirakan waktu yang tepat untuk masuk. Sebaiknya sih 5 menit sebelum dimulai, ya. Biar cahaya ruangan masih benderang, anak-anak bisa menyesuaikan dengan kondisi sekitar dan tidak bosan karena terlalu lama menunggu film dimulai. Jika Mama masuk saat film sudah mulai takutnya anak-anak akan takut karena sudah gelap dan rentan untuk tersandung.

O ya, jangan lupa milih tempat duduk yang sekiranya nyaman untuk mereka, ya, Ma.

7. Gambaran Film dan Studio

Kita bisa memberikan gambaran tentang film seperti apa yang bakalan kita tonton bareng. Dari situ kita bisa tahu apakah mereka interest atau nggak. Sambil kita ceritain gimana keadaan dalam studio, kasih tahu kalau ada banyak bangkunya untuk orang lain nonton, cerita tentang gelapnya studio dan ada layar besar plus sound yang akan tiba-tiba menggelegar. Let them know before.

BACA JUGA


Well, beberapa hal tadi yang Mama harus perhatikan supaya sukses menonton film bareng anak-anak. Ya, kalau di tengah film si anak mulai rewel dan ujungnya minta keluar studio juga nggak apa sih Ma, yang penting kita nggak memaksakan mereka nonton sambil nangis di dalam. Ini akan mengganggu orang lain juga. Setidaknya kita sudah mencoba dan berusaha. Berhasil atau nggaknya nonton bareng anak tetap akan menjadi cerita tersendiri untuk keluarga kita, Ma.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menonton Film Bareng Anak di Bioskop, Mama Perlu Memperhatikan 7 Hal Ini Agar Sukses Menonton Dari Awal Hingga Akhir!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


SUCIATI CRISTINA | @suciaticristina

Part time blogger, full time mother, creative photography. Melepas hati Dan Pikiran di cigrey.com

Silahkan login untuk memberi komentar