Menu Vegetarian Penuh Gizi Meski Tanpa Hewani Bisa Mama Penuhi dengan 4 Trik Ini!

Menu Vegetarian Penuh Gizi Meski Tanpa Hewani Bisa Mama Penuhi dengan 4 Trik Ini!

4.9K
Sudah yakin nih mau menjadi vegetarian? Well, that’s very good. Terus, sudah tahu belum cara menyusun menu vegetarian agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi?

Going vegetarian is a pretty big thing nowadays ya, Ma. Makin banyak saja orang yang lebih memilih menyediakan menu vegetarian di atas meja untuk disantap sehari-hari, yang terdiri atas sayur dan buah, alih-alih daging-dagingan, produk telur, susu dan segala yang mengandung protein hewani.

Kok tiba-tiba ngehits banget ini pola hidup vegetarian ini ya?


BACA JUGA


Ingin Menjalani Gaya Hidup Vegetarian? Berikut Ini Ada Beberapa Saran Ahli untuk Memulainya!

Ingin Menjalani Gaya Hidup Vegetarian? Berikut Ini Ada Beberapa Saran Ahli untuk Memulainya!

Gaya hidup vegetarian ini bukanlah gaya hidup yang paling sehat dan sempurna. Semuanya tetap tergantung pada pola makan yang dijalani oleh ...

Read more..


Yah, alasannya sih macam-macam. Ada yang beralasan ingin berkontribusi mengurangi animal cruelty (eating meat = killing the animals), ada yang ingin mengurangi konsumsi daging dan segala produk yang berasal dari hewan atas nama kesehatan, ada juga yang *ouch* ikut-ikutan saja.

Well, apa pun alasannya, pola makan vegetarian bisa jadi baik sih untuk Mama, asal Mama tahu cara memenuhi nutrisi dengan tepat. Istilahnya, nutrition wise! Karena sebenarnya, meski memang sangat baik untuk tubuh, namun ada beberapa nutrisi yang tadinya bisa Mama dapatkan dari hewan ternyata tak ada dalam sayuran.

Berikut ini beberapa hal yang bisa membantu kebutuhan nutrisi Mama terpenuhi dalam menu vegetarian Mama, meski tak mengonsumsi makanan hewani.


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menu vegetarian Mama agar tak kekurangan nutrisi


Perhatikan asupan protein dan zat besi


Ketika Mama mengubah pola makan menjadi vegetarian, daging-dagingan seperti daging merah, seperti daging sapi, yang kaya akan zat besi dan protein pasti akan dicoret dari daftar menu vegetarian Mama. Padahal, sebenarnya, di samping memang "ancaman" kesehatan dari beberapa bahan makanan hewani, ada beberapa zat yang juga diperlukan oleh tubuh. Di antaranya adalah protein dan zat besi, and you know what, vegetarian memang paling sering kekurangan 2 zat gizi ini.

So, hati-hati ya, Ma.

Jika Mama adalah seorang lacto-ovo vegan alias masih mengonsumsi telur dan dairy products dalam menu vegetarian Mama, mungkin ini nggak terlalu jadi masalah, karena kebutuhan protein dan zat besi bisa Mama penuhi dari kedua jenis produk hewani ini.

Tapi, bagaimana jika Mama hanya mengonsumsi plant-based food sepenuhnya?

Ada 2 macam zat besi yang terkandung dalam makanan, Ma, yaitu zat besi yang berasal dari bahan makanan hewani, dan yang berasal dari bahan makanan nabati. Sayangnya nih, zat besi hewani lebih mudah diserap tubuh ketimbang nabati, sehingga vegetarian harus mengonsumsi jauh lebih banyak bahan makanan yang mengandung zat besi ketimbang non-vegetarian.

Nah, kacang-kacangan (legumes, beans, lentils, nuts) bisa menjadi solusi yang baik. Kacang-kacangan seperti kacang hitam dan chickpeas atau kacang arab kaya akan protein dan zat besi, Ma. Selain itu juga cepat membuat Mama kenyang.

So, be creative, tambahkan kacang-kacangan ke dalam setiap menu Mama, termasuk dessert juga, karena Mama akan butuh lebih banyak zat besi.

Nah, pilihan menu vegetarian yang Mama punya juga cukup banyak sih sebenarnya. Selain beans, lentils, dan kedelai, sayuran hijau seperti bayam dan kale juga kaya akan zat besi.


Variasikan sumber protein


Mama boleh saja menyukai telur, tempe, tahu, atau kacang-kacangan. Tapi, untuk mendapatkan nutrisi optimal, maka sebaiknya variasikan sumber protein Mama sehari-hari.

Quinoa, peanut butter, spirulina, edamame, dan chia seeds adalah beberapa contoh sumber protein yang baik. Pastikan bahan-bahan ini selalu ada dalam menu vegetarian Mama.


Jangan lupakan kalsium


Terutama bagi vegetarian yang tak mengonsumsi dairy product, memastikan asupan kalsium terpenuhi juga menjadi hal yang tricky lho, Ma.

Kalsium jelas dibutuhkan oleh tubuh, demi kepadatan tulang yang baik dan juga agar gigi-gigi Mama tetap sehat, dan segambreng manfaat lainnya. Jadi, pastikan Mama tetap mengonsumsi banyak brokoli, kale, bayam, kacang kedelai dan produk turunannya, serta almond dan produk turunannya dalam menu vegetarian Mama sehari-hari.

Eh, sudah cobain spaghetti saus bayam ala Rocking Mama belum? Enyak bingits lho! Cobain deh, Ma!


Lupakan jus buah


Jus buah (yang alami, bukan yang kemasan) adalah sumber vitamin yang baik bagi siapa pun.

Namun, bagi vegetarian, akan lebih baik memilih smoothies ketimbang jus, Ma. Sebab, jus hanya menawarkan vitamin dan serat, sedangkan kalau smoothies, Mama bisa menambahkan berbagai bahan lain, seperti chia seeds, flaxseeds, spirulina, peanut butter, susu sapi, almond milk, susu kedelai, oatmeal, berbagai jenis sayuran, bahkan teh hijau atau kopi hitam ke dalam smoothies Mama, sehingga smoothies Mama lebih kaya gizi ketimbang jus.

It’s like a full, nutritious meal in a big glass! So, make sure memasukkan ini ke dalam menu vegetarian Mama sehari-hari ya.


BACA JUGA


Si Kecil Masih Susah Makan Sayur, Ma? Coba 15 Cara Sederhana Ini, Yuk!

Si Kecil Masih Susah Makan Sayur, Ma? Coba 15 Cara Sederhana Ini, Yuk!

Membuat anak suka makan sayur memang gampang-gampang susah. Tidak seperti cokelat atau makanan-makanan manis lainnya yang dengan mudahnya ...

Read more..


Nah, Mama, itu dia beberapa hal yang harus Mama perhatikan dalam menyusun menu vegetarian Mama sehari-hari, agar meski tak mengonsumsi protein hewani, segala unsur nutrisi bagi tubuh tetap terpenuhi.

Ah, iya. Hari ini tanggal 28 Februari kan diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Jadi, pas banget deh kita membahas mengenai nutrisi yang lebih baik lagi bagi tubuh kita. Ada pula penelitian, Ma, yang menyebutkan bahwa mengajak dan mengenalkan pola hidup vegetarian ini pada anak-anak juga bagus lho bagi kesehatan mereka. Yah, karena masih anak-anak dan masih butuh nutrisi yang cukup banyak untuk bertumbuh, nggak perlu juga sih seekstrem para vegetarian yang lain. Misalnya, jika anak sudah dikenalkan pada smoothies buah pada MPASI-nya itu pun sudah baik.

Semangat ya, Mama! Keep healthy dengan pola hidup vegetarian Mama! Tularkan virus hidup sehat dan pola makan yang baik juga untuk lingkungan sekitar Mama.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menu Vegetarian Penuh Gizi Meski Tanpa Hewani Bisa Mama Penuhi dengan 4 Trik Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian rocking mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com