Menyusui Itu Penuh Kejutan Seperti Naik Roller Coaster! Ini dia 7 Kejutan Seputar Menyusui

Menyusui Itu Penuh Kejutan Seperti Naik Roller Coaster! Ini dia 7 Kejutan Seputar Menyusui

1.3K
Menyusui itu ... tak bisa digambarkan. Sakit, ada. Sedih, ada. Happy, pastinya! Banyak kejutan, iya juga!

Yang bilang menyusui (breastfeeding) itu 'hanya' kegiatan memberi asupan nutrisi bagi bayi, pasti belum pernah menyusui!

Ya, Itu sih yang terjadi pada saya.

Pemikiran menggampangkan tersebut langsung hancur lebur tepat di hari pertama menyusui setelah IMD. Dari sana, saya baru paham bahwa saya salah besar.

Menyusui itu tidak simpel. Memang itu aktivitas fisik, tapi ternyata memberi efek yang sangat besar secara psikologis. Kalau boleh diibaratkan, menyusui itu seperti roller coaster, penuh ups and downs. Penuh kejutan!


BACA JUGA


Menyusui itu Gampang? Sebelum Berkata Demikian, Catat Dulu Hal-Hal Berikut Ini!

Menyusui itu Gampang? Sebelum Berkata Demikian, Catat Dulu Hal-Hal Berikut Ini!

Breastmilk is a magical elixir and have this strong conviction to breastfeed your baby

Read more..


Ini dia kejutan-kejutan yang akan dihadapi oleh seorang ibu menyusui. Iya, termasuk saya.




Menyusui Itu Menyakitkan

Menyusui Itu Menyakitkan  -


'Yang paling penting adalah pelekatan!' 

Begitu kata bidan yang menjadi pembicara pada kelas laktasi seusai senam hamil yang rutin saya ikuti. Kemudian ia menjelaskan secara teknis bagaimana pelekatan secara benar. Saya masih ingat betul instruksi beliau, arahkan puting ke bibir atas/hidung, sehingga bayi sedikit mendongak, kemudian masukan puting sampai ke areola.

Alright. Arahkan ke bibir atas/hidung, masukan puting sampai ke areola. Arahkan ke bibir atas/hidung, masukan puting sampai ke areola. Get it. 

Saya manggut-manggut dan merasa dapat melakukan instruksi dengan mudah saat nanti benar-benar menyusui.

Tentu saja ekspektasi tidak selalu sejalan dengan realitas kan? 

Begitu putri saya lahir, kejadiannya, bahkan menggendong dan memosisikan bayi agar dapat melekat dengan benar saja saya berantakan. Ya, maklumlah, ini adalah anak pertama saya, dan sebelumnya saya sama sekali tidak punya pengalaman menggendong anak. 

Nah, setelah posisi menggendong sudah benar, baru saja saya hendak mengarahkan puting ke bibir atas/hidung seperti instruksi, anak saya (yang mungkin sudah kelaparan) keburu menyambar puting. Boro-boro masuk sampai areola. Rasanya? Ouch. Ya sakit. Walaupun bayi belum tumbuh gigi, tapi jangan remehkan gusi bayi, karena sekali menggigit ... kelar hidup lo. 

Jika hal tersebut berulang, lama-lama puting bisa lecet, bahkan ada yang sampai berdarah. Nah, bayangkan puting lecet diisap oleh bayi. Perih. Saya masih ingat betul, saking perihnya, saya kudu menendang suami saya setiap bayi saya menyusu.

Eh, tapi ini bukan demotivasi menyusui lho, Ma! Jangan khawatir, kondisi ini tidak berlangsung selamanya kok. Selama-lamanya hanya sebulan.

So, tetap semangat menyusui ya!



Ukuran Payudara Ternyata (Masih) Bisa Bertambah!

Ukuran Payudara Ternyata (Masih) Bisa Bertambah! -


Siapa bilang pertumbuhan tubuh terhenti di usia 18? 

Itu nggak berlaku bagi ibu menyusui. Payudara ibu menyusui akan membesar, dengan area areola yang tiba-tiba seluas samudra. 

Saya masih ingat benar, ukuran payudara saya menyamai besarnya kepala si bayi saat bulan-bulan pertama kelahirannya, dan luas areola setara dengan 3/4 wajahnya!

Oh man, bisa bayangkan betapa gigantic-nya ukuran payudara saat itu.

Good news beneran bagi Mama yang mendamba ukuran payudara besar deh. Hahaha.



ASI yang Mendadak Rembes

ASI Yang Mendadak Rembes -


Menyusui mengubah pemaknaan LDR. Jika sebelumnya kita menganggap LDR merupakan singkatan dari Long Distance Relationship, maka setelah menyusui, LDR adalah Let Down Reflex.

Let Down Reflex atau Milk Erection Reflex (MER) adalah saat payudara terasa nyeri dan tegang, kemudian diikuti dengan ASI yang keluar padahal saat itu sang ibu tidak sedang menyusui atau memerah. Refleks ini disebabkan oleh adanya hormon oksitoksin.

Saat ini terjadi, saya sempat takjub, karena payudara saya bekerja dengan sendirinya. Oke, untuk menambah surprise; ASI yang keluar tidak hanya menetes, tapi mungkin juga memancar. 

Anyway, menetes atau pun memancar, jangan lupa mengenakan breastpad saat keluar rumah, untuk mencegah ASI merembes ke blus kita.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menyusui Itu Penuh Kejutan Seperti Naik Roller Coaster! Ini dia 7 Kejutan Seputar Menyusui". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Oktarina Prasetyowati | @oktarinaprasetyowati

Sibuk antara menyusui, kerja, blogging dan menggambar.

Silahkan login untuk memberi komentar