Merawat AC supaya Lebih Awet Itu Nggak Sulit Kok! Begini Caranya!

Merawat AC supaya Lebih Awet Itu Nggak Sulit Kok! Begini Caranya!

1.7K
Merawat AC menjadi hal yang krusial karena zaman sekarang, rumah rasanya belum lengkap kalau belum dilengkapi AC. Tentunya supaya awet, merawat AC harus menjadi pembiasaan secara teratur.

Zaman sekarang sepertinya nggak ada rumah yang nggak dilengkapi dengan AC, alias Air Conditioner ya, Ma. Sudah menjadi kebutuhan sepertinya, mengingat cuaca yang semakin tak bersahabat. Tapi nggak cuma dipakai doang, kita pun harus rajin merawat AC.

Saya sendiri juga membeli AC setelah anak saya lahir. Semua demi kenyamanan si bayi juga. Biar tidurnya nyenyak, kita ngeloninnya juga nyaman. Bayi tidur lebih lama, mamanya juga istirahat. Sampai sekarang, anak-anak sudah beranjak besar, kalau cuaca panas, liburan paling menyenangkan dan murah itu ya kruntelan saja di kamar yang dikasih AC. AC di rumah saya memang hanya satu, dan dipasang di kamar anak-anak. Ngirit ya, Mama-mama, rumah kecil saja soalnya. Hahaha.

Nah, masalah ngirit itu juga persoalan kita banget kan ya. Punya AC, belinya sudah mahal. Soalnya saya selalu percaya selalu ada harga untuk kualitas yang baik. Supaya lebih awet, maka saya pun memutuskan membeli yang, nggak paling mahal sih, tapi bukan yang paling murah juga. Hemat saya, kalau awet kan jadinya ‘terasa’ murah. Betul nggak?

Yang saya pilih ini, sampai sekarang, masih cukup awet. Sudah delapan tahun lho. Kuncinya terletak pada perawatan yang teratur. Merawat AC itu tujuannya ada dua bagi saya, yang pertama supaya AC-nya sendiri awet, nggak gampang rusak, dan jadi hemat energi. Karena AC yang kurang terawat itu biasanya lantas ngefeknya ke tagihan listrik yang melonjak.

Nah, terus apa saja yang bisa kita lakukan dalam merawat AC supaya awet dan tetap hemat energi?


5 cara sederhana merawat AC agar lebih awet


1. Bersihkan dan ganti filter secara teratur

Merawat AC dengan teratur membersihkan dan mengganti filternya itu sama pentingnya dengan merawat mobil dan mengganti pelumas serta filternya, Ma.

Namanya filter, maka fungsinya adalah menyaring. Pada AC, yang disaring adalah debu agar tak menyumbat dan menempel pada evaporator. Kalau tidak sering dibersihkan dari debu, udara yang melewati filter jadi berkurang karena adanya debu yang menghalangi.

Akibatnya? Ya, AC-nya jadi nggak dingin lagi. Kalau AC nggak dingin, biasanya kemudian yang kita lakukan adalah menurunkan lagi suhunya. Jadinya, makin boros energi deh.

Saat tertentu, filter butuh diganti karena sudah terlalu banyak menampung debu hingga jenuh.

Oh iya, dan saya baru tahu lho, ada filter-filter khusus untuk masing-masing penggunaan AC.


Sumber: brosur AC Gree Electric

Perhatikan deh, Ma, ada 6 filter yang berbeda untuk masing-masing keperluan, yaitu filter pembersih tungau, filter elektrostatik biosida yang antiseptik dan ramah lingkungan, filter penghilang bau, filter anti bakteri penghapus formalin, filter anti bakteri hijau dan filter anti bakteri biosida yang bahkan dilengkapi vitamin C.

Wow!


2. Cek selalu kondisi remote control

Merawat AC nggak melulu cek unit AC-nya saja, perhatikan juga remote control-nya, Ma, apakah bekerja dengan baik atau tidak. Jaga supaya nggak keseringan terjatuh atau terbanting, Ma, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Kalau Mama punya yang model lama, ada baiknya diganti dengan model remote control yang baru, yaitu jenis yang programmable. Dengan remote control yang programmable ini, Mama bisa mengeset sesuai kebutuhan. Misalnya, saat kita pergi AC mati. Kita bisa menyettingnya untuk menyala dan mendinginkan ruangan 30 menit sebelum kita pulang. Nah, pas pulang kan jadinya ruangan rumah sudah dingin tuh. Pastinya lebih hemat ketimbang membiarkan AC menyala terus selama kita nggak di rumah kan?


Sumber: brosur AC Gree Electric

Atau, kalau zaman sekarang ada AC yang punya Wifi Smart Control lho! Meski kita nggak di rumah, kita bisa dengan mudah mengontrol AC melalui smartphone. Wuih, canggih kan?


3. Cek kipas kondensor secara berkala

Untuk selalu diingat, selalu matikan unitnya jika Mama sedang merawat AC ya.

Nah, sekarang giliran kipas di bagian kondensor di luar ruangan nih, Ma, yang juga perlu sesekali diperiksa.

Bukalah tutup kondensornya, kemudian periksalah apakah ada retak atau pecahan pada lempengan kipasnya. Kalau ada, segera panggil teknisi profesional untuk membantu Mama mengganti kipas kondensor.

Kalau Mama mempunyai AC dengan model lama, barangkali bantalan motor kipasnya juga perlu diminyaki secara teratur.


4. Cek juga kondisi unit outdoor

Merawat AC bukan cuma pada unit yang berada dalam ruangan saja, tapi juga membersihkan debu-debu yang menempel pada unit outdoor.

Setelah cek kipasnya, perhatikan juga tempat di mana unit outdoor berada, Ma. Apakah tetap bersih ataukah sudah tertutup rumput? Atau banyak tanaman yang mengganggu? Kalau iya, sekarang waktunya bersih-bersih deh. Pangkas tanaman-tanaman yang menutup unit outdoor. Kalau letaknya di atas tanah, pastikan tidak ada rumput yang mengganggu juga.

Cek juga apakah masih terbebas dari sinar matahari langsung dan juga hujan?


5. Cek pemakaian kita sehari-hari

Merawat AC juga berarti soal pemakaian kita sehari-hari, Ma. So, meski mungkin hal-hal berikut ini sudah selalu dan biasa Mama lakukan, tapi ada baiknya untuk diingat kembali ya.

  • Jangan mengatur suhu terlalu rendah. Dari berbagai sumber disebutkan, bahwa suhu ideal untuk AC adalah 22 derajat Celcius. Kalau di bawah 22 derajat Celcius, energi yang dibutuhkan akan lebih besar.
  • Matikan AC jika kita tidak berada di rumah, karena energinya akan sangat boros.
  • Saat mulai membeli AC, sesuaikan PK AC dengan luas ruangan yang akan dipasangi AC.
  • Ruangan yang penuh dengan bukaan dan kaca, akan cenderung menyedot energi AC yang lebih besar, karena kaca bersifat menginsulasi panas.
  • Jangan membiarkan pintu terbuka hingga udara bebas keluar masuk saat AC sedang menyala.
  • Tutup ventilasi dan lubang-lubang yang memungkinkan AC bocor keluar ruangan.

Nah, dengan merawat ACsecara ringan dan teratur yang bisa kita lakukan sendiri seperti di atas, AC di rumah pasti akan lebih awet, Ma. Kerusakan akan segera bisa diketahui kan?


Sumber: brosur AC Gree Electric

Apalagi kalau AC-nya dilengkapi dengan fasilitas self diagnosis, yang memungkinkan unit AC kita tersebut menunjukkan kode kesalahan secara otomatis untuk memfasilitasi perawatan. Kita bisa segera memanggil teknisi untuk merawat AC kita secara profesional.

Lebih cepat diperbaiki, maka AC akan lebih awet lagi kan?

Nah, untuk Mama yang sekarang sedang membutuhkan AC untuk di rumah, ada baiknya juga untuk banyak-banyak mencari informasi, Ma. Beberapa produsen AC sedang menawarkan promosi yang sangat menguntungkan kita lho.



Misalnya saja, seperti AC Gree yang punya Golden Service Gree. Mereka menawarkan Promo 180 Hari Ganti Baru lho, dari 20 September 2016 hingga 20 Desember 2016. Dalam masa promo ini, Mama berhak mendapatkan garansi 180 hari gratis ganti baru, yang berlaku untuk pembelian semua tipe AC wall mounted & floor standing. Termasuk juga di dalamnya 5 tahun garansi kompresor, 3 tahun garansi sparepart .

Hmmm, menguntungkan kan pastinya? Setidaknya dengan begini, kita jadi yakin bahwa AC yang kita beli memang awet karena masa garansi yang panjang. Betul nggak, Ma?

Dengan memanfaatkan promo seperti ini, berarti kita jadi lebih hemat kan? Hemat energi, dan hemat di dompet. Keluarga pun nyaman.

Stay smart, Mama!


Artikel ini adalah sponsored post oleh AC Gree.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Merawat AC supaya Lebih Awet Itu Nggak Sulit Kok! Begini Caranya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rocking Mama | @RockingMama

Mother's life hacks - Mama Community - For Smart & Powerful Moms Only!

Silahkan login untuk memberi komentar