Modal Hanya Pas-Pasan? Tetap Bisa Membangun Bisnis Start-Up dengan 7 Tip Praktis Ini!

Modal Hanya Pas-Pasan? Tetap Bisa Membangun Bisnis Start-Up dengan 7 Tip Praktis Ini!

1.5K
The only way to win is to learn faster than anyone else. ~ Eric Ries

Yang paling cucok dikerjakan oleh mama-mama energik macam kita seperti ini memang berbisnis ya, Ma? Kecil-kecilan, modal terjangkau, yang bisa dilakukan dalam waktu yang fleksibel, bisa sambil ngasuh anak-anak, bisa sambil urus suami. Sukur-sukur hasilnya bisa buat nambah uang belanja.

Nah, kalau Mama emang sudah kuat nih tekadnya buat membangun bisnis startup sendiri yang dimulai dalam skala kecil dulu, Rocking Mama punya tip praktis buat memulainya nih, Ma. Simak yuk.


1. Siap kerja keras



Ya, pastilah ya, Ma. Setiap kali memulai usaha apa pun, kita harus siap bekerja keras. Apalagi kalau bisnis punya sendiri, harus siap lembur, harus ekstra menyisihkan waktu di antara kesibukan kita urus anak dan suami. Harus bisa mengenali mana hal yang harus diprioritaskan, mana yang bisa dinomorduakan. Bisnis yang sedang dimulai sangat menyita waktu dan tenaga. Jadi sebelum mulai, ayo, siapkan diri dulu, Ma. Rencanakan semuanya dengan matang.


2. Sesuai minat


Setelah menyiapkan diri untuk bekerja keras, sekarang waktunya kita memilih dan memutuskan ingin berbisnis di bidang apa. Saran Rocking Mama sih berbisnislah yang sesuai dengan minat Mama. Karena kalau memang ada passion di bidang itu, mau kerja keras, mau nggak digaji di tahun-tahun pertama, Mama pasti terus semangat mengerjakannya kan?


3. Tidak mudah menyerah



Setiap usaha yang dijalani nggak mungkin tanpa kendala sama sekali. Sahih, Ma? Jadi, tiap kali Mama mengalami kesulitan dalam merintis bisnis ini, jangan menganggapnya sebagai kegagalan dulu ya. Mama harus meyakinkan diri Mama bahwa hambatan yang datang tersebut merupakan batu sandungan, dan hal tersebut bisa Mama jadikan pembelajaran di kemudian hari. Untuk mengatasinya, Mama memang harus bisa memprediksikan segala kemungkinan yang terjadi, lalu membuat plan B, plan C, plan D dan seterusnya. Saat plan A gagal, yakinkan diri Mama, bahwa masih ada 25 alfabet lain yang bisa dijadikan alternatif planning.


4. Latihan terus bagaimana menjual dengan elegan dan bernegosiasi


Bisnis startup biasanya kan memang nggak jauh-jauh dari berdagang. Bener nggak, Ma? Mau jualan produk atau jualan jasa, pasti intinya ya cuma satu: berdagang. Nah, yang menjadi PR dari semua pebisnis yang kekinian adalah bagaimana agar bisa menjual produk atau jasanya dengan elegan, bagaimana bisa menjadi pendengar yang baik bagi (calon) pelanggan, dan lalu bisa memberikan solusi cerdas bagi kebutuhan mereka. Keterampilan bernegosiasi juga penting banget lho, Ma, untuk membangun relasi yang baik dengan (calon) pelanggan, dan juga dengan sesama pebisnis lainnya. Dan, yakinlah, kedua jenis keterampilan ini yaitu menjual dan bernegosiasi bukan semata-mata bakat lho. Tapi bisa dilatih.


5. Bangun networking



Carilah orang-orang yang punya minat dan bisnis yang sama dengan Mama. Bergabunglah dengan komunitas-komunitas yang dapat mendukung kemajuan Mama berbisnis, dan berperan aktiflah di dalamnya. Hal ini penting, agar Mama bisa mengetahui tren-tren terbaru. Nggak hanya tren produk atau jasa terbaru, tapi juga tren infrastruktur bisnis yang baru, tren strategi bisnis terbaru, tren pemasaran terbaru dan tren-tren lainnya.


6. Update pengetahuan teknologi Mama


Zaman sekarang kalau nggak memanfaatkan teknologi saat berbisnis itu rugi banget, Ma. Iya nggak sih? Mau berbisnis apa pun, kalau nggak di-online-kan sekalian rasanya kok ketinggalan banget ya? So, cobalah menelusuri kemungkinan untuk meng-online-kan bisnis Mama kalau memang belum. Kalau sudah, coba telusuri kemungkinan pelebaran sayap jangkauan pemasaran. Bergabung dengan web-web ecommerce yang menjamur itu, barangkali? Atau coba alternatif pemasaran online yang lain.


7. Berlatih jeli melihat peluang


Kalau Mama sudah sukses dengan satu bisnis, selalu ada kemungkinan bagi Mama untuk menambah area bisnis kapan pun. Cari, kenali dan pelajari setiap peluang bisnis yang lewat di depan mata, Ma. Lihat apakah bisnis tersebut banyak dibutuhkan masyarakat namun masih sedikit orang yang menjalankannya. Perhatikan situasi dan kondisi di sekitar Mama, adakan survei minat pasar, dan ujilah apakah penerawangan Mama mengenai bisnis baru tersebut memang prospektif.


Baca juga: Mama Back to Work? Malu? Takut? Don't be! 3 Tips Berikut ini Bisa Jadi Bekal Mama!

Nah, Mama, itu tadi 7 tip praktis memulai bisnis startup dengan modal kecil. Semua memang tergantung keuletan Mama saat menjalankannya.

Sukses, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Modal Hanya Pas-Pasan? Tetap Bisa Membangun Bisnis Start-Up dengan 7 Tip Praktis Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar