Mual Saat Hamil Memang Tak Menyenangkan. Yuk, Ma Kenali Fakta dan Cara Mengatasinya!

Mual Saat Hamil Memang Tak Menyenangkan. Yuk, Ma Kenali Fakta dan Cara Mengatasinya!

2K
Mual saat hamil atau biasa disebut morning sickness adalah salah satu bagian dari kehamilan yang nggak menyenangkan.

Mual saat hamil pada awal masa kehamilan adalah hal biasa terjadi pada ibu hamil. Gejala yang juga disebut morning sickness ini kerap dihubungkan dengan beragam faktor seperti perubahan berbagai hormon saat hamil. Kondisi Mama hamil itu berbeda-beda, makanya jangan heran jika sebagian Mama ada yang tidak mengalami mual saat hamil, then lucky you, Ma! Bagi Mama yang mengalaminya, hal ini semacam 'monster' kecil. Gimana tidak, mau makan nggak bisa bahkan kadang dimuntahin, menghidu bau tajam seperti parfum pun bawaan mual, ada juga yang kena sinar matahari bisa mual. Duh! Memang ya, mual saat hamil ini menguras energi dan emosi.

Apa sih penyebab mual saat hamil?

Mual dan muntah berhubungan dengan peningkatan beberapa hormon di awal kehamilan, seperti human chorionic gonodotropin (hCG), estrogen dan progesteron yang memengaruhi indra pengecap dan penciuman menjadi lebih sensitif.

Menurut penelitian, 80% ibu hamil mengalami mual dan muntah. Mual dan muntah relatif akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan dan menurunnya kadar hormon hCG setelah usia kehamilan 12 minggu. Tapi, ada juga sebagian Mama yang mengalami mual ini selama 9 bulan. *hiks

Bisa berakibat buruk apabila...

Keadaan mual dan muntah yang berlebihan selama hamil dikenal dengan istilah hiperemesis gravidarum. Biasanya hiperemesis gravidarum ini memiliki gejala muntah lebih dari 10 kali dalam 24 jam, atau setiap saat.

Jika mual dan muntah terjadi terus-menerus dapat mengganggu asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu dan janin. Jika ibu tidak dapat makan atau minum apa pun, dehidrasi bisa terjadi. Ibu juga terancam kekurangan gizi, yang bisa menyebabkan kelahiran cacat sampai lahir prematur.

Ibu mengalami dehidrasi dan penurunan berat badan. Bila kondisi seperti ini menyerang ibu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kandungan atau rawat inap di rumah sakit.

Jurus anti mual saat hamil

Ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan untuk mengurangi gejala mual dan muntah.

1. Makanlah dalam jumlah yang sedikit, dengan frekuensi yang lebih sering. Perbanyak konsumsi buah-buahan, ya, Ma.

2. Mual biasanya menyerang di pagi hari. Jadi, hindari menggosok gigi sebelum sarapan ya, Ma, karena justru memperparah mual yang dirasakan.

3. Cobalah untuk mengonsumsi segelas minuman jahe atau permen jahe ketika mual menyerang.

4. Hindari makanan berminyak, pedas, atau berbau tajam.

5. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 untuk mengurangi mual dan muntah.

6. Jangan lupa konsumsi vitamin dari dokter untuk menambah nutrisi bagi Mama dan bayi dalam kandungan.

7. Mengonsumsi susu hamil ada baiknya juga. Banyak vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya.

Ibu hamil harus selalu sehat dan bebas stres! Makanya, mual saat hamil ini jangan dijadikan beban, Ma.

Cerita kehamilan memang selalu berwarna. Mual saat hamil adalah bagian yang nggak akan bisa terlupakan, bener nggak Ma? Bagaimana kita susah payah melewatinya, Papa yang siaga mijit Mama ketika mual datang, atau dengan sigap membeli makanan 'aneh' saat kita menginginkannya. Percaya Ma, jika sudah melewatinya kita akan tersenyum setiap mengingatnya. Tak usah berpikiran buruk karena mual saat hamil dialami hampir seluruh ibu hamil di muka Bumi ini. Nikmati saja, Ma. Karena setiap kehamilan pasti akan berbeda. Bisa saja di kehamilan pertama Mama mual parah, tapi di kehamilan kedua tidak sama sekali.

Enjoy your pregnancy to the fullest, Ma! Happy pregnancy!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mual Saat Hamil Memang Tak Menyenangkan. Yuk, Ma Kenali Fakta dan Cara Mengatasinya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar