Nyebelin Banget Kalau Lagi Liburan Keluarga dan Tertimpa Masalah - Jangan Panik dan Ini Solusi yang Harus Diingat!

Liburan keluarga bermasalah? Oh no!

Nyebelin Banget Kalau Lagi Liburan Keluarga dan Tertimpa Masalah - Jangan Panik dan Ini Solusi yang Harus Diingat!

79
Liburan keluarga mestinya bersenang-senang, tapi bukan berarti bebas masalah. Kadang masalah juga datang bertubi-tubi, sampai rasanya nggak minat lagi melanjutkan liburan keluarga. Duh, jangan sampai deh!

Kalau dengar kata liburan keluarga, itu semacam mantra patronus yang bisa menghalau segala dementor alias mood jelek. Pokoknya ingat liburan, pasti langsung semangat, bikin senyum dan semacam ada suntikan energi untuk menyelesaikan kerjaan yang tertunda.

Apalagi kalau mendekati hari H, rempong dengan segala list, itinerary dan isi koper. Walau capek tetap happy. Walaupun bos ngomel sepanjang hari, kalau esoknya udah mau cuti libur, duh sabodo teuinglah ya. Hihihi.

Liburan nggak pernah gagal memancarkan gelombang positif dalam diri. Setuju? Termasuk saat kita mau liburan keluarga.

Ketika liburan keluarga tiba, pastinya banyak hal yang akan Mama lalui. Banyak pengalaman yang akan Mama peroleh dan juga hal-hal tak terduga akan Mama alami, termasuk hal yang nggak diinginkan. *ih amit-amitlah ya!*

Selama berlibur, Mama harus bisa membekali diri akan berbagai macam kejadian yang bisa menimpa Mama. Seperti, sakit, kehilangan paspor, pencopetan, koper hilang dan sebagainya.

Huaduh! Nyebelin banget kalau sampai kejadian ya.

Lalu bagaimana cara mengatasi hal yang nggak diinginkan tersebut? Yang harus dilakukan pertama kali adalah jangan panik! Kalau Mama panik, nggak akan ada jalan keluar.


Nah, untuk meredam kepanikan Mama akan kejadian yang nggak diinginkan selama liburan keluarga, inilah solusi yang harus Mama ingat!


1. Kehilangan Dompet

Hati-hati meletakkan dompet, Ma. Jangan pernah menaruh dompet di saku celana belakang. Ada baiknya uang yang Mama miliki disebar di beberapa kantong, seperti di dalam tas maupun celana.

Jadi, kalaupun Mama mengalami kecopetan *amit-amit*, masih ada uang cadangan. Dan ingat, Ma, jangan membawa uang yang banyak, ya.

Apabila Mama kehilangan dompet, hal pertama yang harus dilakukan adalah memblokir kartu debit dan kartu kredit yang Mama punya. Lalu, segera melapor ke kepolisian setempat, dan jangan lupa meminta surat kehilangan.

Nah, surat kehilangan ini sangat membantu Mama ketika check in di bandara. Jelaskan pada petugas bandara mengenai kondisi Mama dan tunjukkan surat kehilangannya. Tapi, sebelumnya datanglah lebih cepat sebelum jadwal penerbangan ya, supaya ada waktu untuk mengurus ini itu tanpa terburu-buru.

Mama perlu ingat, jangan pernah menyimpan uang dan semua barang berharga di tempat yang sama. Okay?


BACA JUGA


Liburan Natal dan Tahun Baru Tak Perlu ke Luar Kota! 25 Kegiatan Ini Bisa Menjadi Pilihan Mama dan Keluarga Untuk Mengisi Liburan

Liburan Natal dan Tahun Baru Tak Perlu ke Luar Kota! 25 Kegiatan Ini Bisa Menjadi Pilihan Mama dan Keluarga Untuk Mengisi Liburan

Liburan Natal dan tahun baru selalu identik dengan liburan ke luar kota. Well, bagi Mama yang memilih untuk tidak keluar kota, kegiatan- ...

Read more..


2. Koper Rusak atau Hilang

Ini sering terjadi juga dalam liburan keluarga ya. Biasanya koper rusak karena dibanting-banting sama petugas. Kalau hilang seringnya juga karena kelalaian petugas yang salah menempatkan jurusan koper.

Dari pengalaman yang pernah terjadi, apabila Mama kehilangan koper atau rusak, segeralah melapor pada pihak penerbangan paling lambat 24 jam. Lewat dari itu maka laporan Mama tidak akan ditanggapi.

Biasanya, perusahaan penerbangan akan memberikan kompensasi untuk barang-barang yang rusak dalam perjalanan. Untuk koper hilang, biasanya mereka akan tracking dulu di mana posisi koper Mama.

Untuk koper yang hilang, biasanya Mama akan diminta untuk menulis daftar barang yang ada dalam koper di formulir yang sudah disediakan. Dan tiap perusahaan penerbangan memiliki kebijakan masing-masing besaran yang akan diganti atas kerugian yang Mama alami.


3. Sakit

Ini juga sering banget nih dialami ketika liburan keluarga. Apalagi kalau Mama sekeluarga berlibur ke daerah yang cuacanya berbeda (negara 4 musim), tentunya tubuh harus beradaptasi dulu dengan lingkungan sekitar.

Jika Mama atau anggota keluarga sakit dan butuh perawatan selama liburan, segeralah ke rumah sakit terdekat yang bisa Mama tempuh. Untuk sakit ringan, biasakan membawa stok obat ya, Ma, biar nggak perlu repot ke rumah sakit.

Apabila ada yang sakit parah dan nggak memiliki biaya, kedutaan Indonesia bisa mengurus kepulangan. So, don’t be panic ya, Ma!


4. Penerbangan Dibatalkan

Nggak di perusahaan penerbangan dalam negeri atau luar negeri, kejadian seperti ini akan terjadi. Dan sungguh menyebalkan!

Untuk kasus pembatalan penerbangan dalam liburan keluarga seperti ini, perusahaan penerbangan sudah pasti bertanggung jawab penuh untuk memberikan penginapan yang layak dan menempatkan penumpang di jadwal penerbangan berikutnya.

Kalau Mama sudah terpaksa banget harus berangkat tanpa bisa ditunda, pilihan mengganti maskapai adalah solusi terakhir. Tapi, pastikan sebelumnya Mama ke counter maskapai pertama untuk meminta dana refund atas pembatalan penerbangannya.

Biasanya Mama akan diminta mengisi formulir dan akan diproses maksimal sebulan.


BACA JUGA


5 Tempat Camping Sekeluarga Buat Mama yang Pengin Liburan Penuh Petualangan Namun Tetap Mengutamakan Kenyamanan Maksimal

5 Tempat Camping Sekeluarga Buat Mama yang Pengin Liburan Penuh Petualangan Namun Tetap Mengutamakan Kenyamanan Maksimal

Fasilitas beberapa tempat camping ini seperti di hotel berbintang. Mama dan si kecil bisa menemukan sensasi menginap di dalam tenda yang ...

Read more..


5. Bencana

Siapa juga yang meminta ‘ketemu’ dengan bencana? No one, Ma! *duh

Pastinya Mama juga nggak ada persiapan kan untuk sebuah serangan teroris atau bencana alam seperti banjir, angin puting beliung maupun tsunami di lokasi liburan keluarga? Jika ini terjadi, biasanya penerbangan dan sebagian hotel akan melayani sebaik mungkin, juga memudahkan pembatalan dan mengubah peraturan.

Apabila ini terjadi di luar negeri, baiknya Mama menghubungi konsulat untuk mendapat perlindungan. Jangan lupa mencatat alamat konsulat di negara yang Mama tuju, yes.

Mengantisipasi itu lebih baik ya. So, ada baiknya sebelum berangkat berlibur bersama keluarga, Mama memberikan informasi lengkap rincian perjalanan Mama, agar keluarga dan kerabat yang ditinggalkan tidak khawatir.


6. Kehilangan Paspor

Kehilangan paspor ini bikin bergidik, kebayang nggak bisa pulang hanya karena masalah buku berwarna hijau ini.

Saat Mama kehilangan paspor dan hendak mengurus paspor baru, Mama harus pergi ke kedutaan Indonesia di negara yang Mama datangi. Berkas yang perlu Mama bawa adalah fotokopi paspor, SIM atau KTP.

Apabila Mama berencana meninggalkan negara itu dalam 14 hari, Mama akan mendapatkan paspor darurat. Namun, Mama perlu ingat, turis tanpa fotokopi paspor atau identitas lainnya perlu memberikan bukti kewarganegaraannya lo. Dan ini akan membutuhkan proses beberapa hari untuk mendapatkannya lagi.

Duh. *elap kringet*

Jadi, perlu Mama catat, selain paspor dan kartu identitas, penting juga untuk membawa fotokopinya selama Mama melakukan liburan keluarga.


7. Bermasalah dengan Hukum

Selama sedang liburan keluarga, jangan terlalu berbaik hati pada orang yang nggak dikenal. Apalagi kalau ada yang meminta tolong untuk menitipkan barang bawaannya, please say NO ya, Ma! Sudah banyak kasus lo, yang bermula dari penitipan ini dan berujung di jeruji penjara.

Dan, jangan pula Mama meninggalkan tas bawaan di sembarang tempat tanpa pengawasan.

FYI, apabila Mama berlibur ke Turki, sebaiknya nggak membeli barang antik walaupun udah mupeng berat. Karena semua barang antik di negara tersebut adalah milik negara.

Ketika Mama melanggar hukum, bersikaplah santun dengan meminta maaf. Apabila Mama ditahan, mintalah kedutaan Indonesia untuk mengunjungi Mama, dan memberikan kontak pengacara lokal, menginformasikan sistem hukum di dalam negara itu dan mengabarkan situasi yang dialami ke keluarga.

Ma, ada baiknya juga sebelum berangkat, dipelajari dulu budaya negara yang akan Mama tuju untuk berlibur bersama keluarga. Apa yang bisa dan dilarang untuk mencegah Mama terjerat kasus hukum.


BACA JUGA


4 Tips Welfie untuk Foto Keluarga saat Liburan yang Tak Akan Terlupakan

4 Tips Welfie untuk Foto Keluarga saat Liburan yang Tak Akan Terlupakan

Foto keluarga di lokasi liburan? Wajib hukumnya! Pakai tip berikut supaya fotonya lebih bermakna

Read more..


Waspada itu penting dalam segala hal termasuk saat sedang liburan keluarga. Nggak ada satu pun yang meminta kejadian tidak diinginkan untuk terjadi selama perjalanan.

7 Kejadian nggak menyenangkan selama liburan keluarga dan solusinya di atas semoga bisa membantu Mama ya. Sekali lagi, jangan langsung panik ya, Ma, ketika berhadapan dengan masalah.

Selamat berlibur!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Nyebelin Banget Kalau Lagi Liburan Keluarga dan Tertimpa Masalah - Jangan Panik dan Ini Solusi yang Harus Diingat!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ranny Afandi | @rannyafandi

Content creator. Aquarian. Movie lover. Bookaholic. Read my stories at www.hujanpelangi.com | Find me on IG & twitter : @rannyrainy

Silahkan login untuk memberi komentar