Papa Bau Badan? Ih, Enggak Banget Deh! Ini yang Harus Mama Lakukan Biar Papa Bebas BB!

Papa Bau Badan? Ih, Enggak Banget Deh! Ini yang Harus Mama Lakukan Biar Papa Bebas BB!

2K
Papa bau badan? Ih! Iya sih, tetep mau dipeluk. Tapi nggak usah lama-lama ya!

Papa idaman adalah papa yang seru, penyayang, baik hati, dan ... wangi! Aih, syarat terakhir itu juga penting banget lho! Coba bayangkan, dipeluk oleh Papa yang bau badan.

Iya sih, tetep mau. Tapi nggak mau lama-lama. Hahaha.

Ya, maklum sajalah ya, setiap papa pastilah orang yang aktif, suka olahraga, punya jadwal kerja yang padat, meeting sana meeting sini, nongkrong bareng kolega ... nggak heran deh, pas pulang kondisinya sangat berkeringat. Apalagi kalau jalan pulangnya naik transportasi umum. Ketambahan bau matahari tuh. Duh!

Jangan sampai aroma si Papa mengganggu kebersamaan!


Bau badan pria



Berbicara mengenai aroma tubuh pria, ada beberapa macam aroma yang terpancar dari tubuh Papa lho. Mama sudah tahu belum? Yaitu:

  • Aroma sabun dari Papa yang hobi mandi
  • Aroma aftershave lotion samar-samar dari Papa sehabis bercukur
  • Aroma tembakau dan asap dari Papa perokok
  • Aroma keringat yang bercampur bakteri dan debu

Hmmm ... yang mana yang menjadi favorit Mama? Coba, sekarang diendus dulu papanya. Hahaha.

Aroma Papa sangat penting buat Mama dan juga buat anak-anak, jangan salah! Bahkan menurut studi di Oxford University UK, hal yang penting buat perempuan selain wajah yang tampan dan tubuh seksi, adalah aroma tubuh.

Nah, makanya, tuh banyak iklan parfum pria yang menggambarkan hal ini dengan jelas ya. Ada pria jalan-jalan, perempuan-perempuan pada ribut ngintil di belakangnya. Ha!

Pada umumnya sih, perempuan menyukai aroma tubuh pria yang menyiratkan kebersihan, kesegaran, dan kesehatan ya. Jadi aroma tubuh asli Papa yang netral, beraroma sabun segar, dengan sedikit aroma aftershave, itu bisa diterima oleh Mama dengan baik. Namun tidak demikian dengan bau tembakau, asap dan bau matahari.

Lalu bagaimana dengan si kecil?

Well, biasanya si kecil sih lebih jujur mengungkapkan pendapatnya tentang aroma tubuh Papa. Jadi, ada baiknya tuh didengarkan, Ma, meskipun pahit adanya. Hvft.

Kalau Papa memeluknya, tapi kemudian ada teriakan seperti, “Ih, Papa bau!”, nah, segera minta Papa untuk segera mandi ya, Ma.


Perlukah pria menggunakan wewangian?



Papa wajib tahu, kapan harus bersiasat soal aroma tubuh atau bau badan ini.

Biasanya anak-anak akan lebih peka terhadap aroma tembakau dan asap, sehingga kalau Papa adalah perokok, sebelum memeluk anak-anak, maka mintalah Papa untuk berganti baju lebih dulu. Sebab, asap rokok yang menempel pada baju Papa juga akan terpapar ke kulit atau terhirup si kecil lho. Jadi, hati-hati, Pa!

Bagaimana dengan aroma keringat setelah berolahraga?

Well, dari sononya, pria memang cenderung mengeluarkan keringat 4 x lebih banyak ketimbang perempuan, Ma. Hal ini disebabkan oleh ukuran tubuh pria yang relatif lebih besar ketimbang tubuh perempuan, sehingga ukuran kelenjar keringatnya juga lebih besar. Karena itu, setelah berolahraga atau berkeringat, segeralah minta Papa untuk mandi dengan air dingin agar suhu tubuh turun.

Menyemprotkan wewangian atau toiletries berpewangi setelah mandi, misalnya seperti deodorant, parfum, saving cream atau aftershave lotion, juga bisa membuat tubuh Papa harum. Ingat ya, Pa, Ma, pakai wewangiannya setelah mandi, saat badan sudah segar. Kalau wewangian ini disemprotkan saat Papa masih berkeringat, wah wasalam deh. Bisa jadi Mama malah makin pingsan!

Kalau tubuh Papa bebas bau badan, maka tak cuma Mama dan si kecil yang happy lho. Menurut Craig Roberts, seorang peneliti dari University of Liverpool UK, aroma wewangian yang tepat akan meningkatkan mood dan kepercayaan diri Papa sendiri.

Maka, Ma, bantulah Papa untuk memilih wewangian sesuai dengan momennya. Misalnya nih, aroma untuk ke kantor mendingan dibedakan dengan aroma kalau mau tidur. Semprotkan secukupnya, jangan berlebihan. Lokasi penyemprotan yang tepat adalah di belakang telinga, leher atau titik nadi. Bukan pada baju ya, soalnya bisa meninggalkan noda kekuningan.


Bagaimana kalau Mama sedang hamil?



Nah, kalau Mama sedang hamil, lain lagi ceritanya ya. Hidung bakalan naik level kesensitifannya sampai 1.000%!

Sebaiknya jelaskan pada Papa kalau memang Mama tak suka dengan wewangian yang dipakainya, meski sebelumnya biasa dipakai oleh Papa. Kalau memang Mama tak bisa lagi tahan pada segala jenis bau-bauan, maka segera katakan saja dan minta Papa berhenti menggunakan wewangiannya. Belikan saja Papa wewangian dengan aroma netral, atau yang bisa Mama terima.


Tips bebas bau badan



Selain menyemprotkan wewangian pada tubuh, ada baiknya Papa juga melakukan beberapa hal berikut agar bebas bau badan.

  • Kurangi makanan yang bisa menciptakan aroma menyengat, misalnya seperti bawang putih, bawang bombay dan kunyit. Kedua jenis bawang tersebut mengandung volatile sulfurous, yaitu zat yang bisa menahan bau menempel berjam-jam setelah dimakan. Sedangkan kunyit mengandung senyawa volatile yang dikeluarkan oleh tubuh melalui keringat.
  • Menjaga kebersihan tubuh, mandi minimal 2 kali sehari, ganti baju serta pakaian dalam secara teratur.
  • Menghindari stres. Ya, stres dapat mengubah bau badan lho, Ma. Demikian hasil penelitian dari Dr. Susan Biehle-Hulette dari University of Cincinnati US.
  • Cermati konsumsi obat-obatan tertentu, sebab ada zat kimia yang mengubah aroma tubuh akibat perubahan struktur molekul pada kelenjar keringat eksrin.

Nah, gimana nih. Sudah siap dengan aroma tubuh Papa yang bebas bau badan dan lebih segar sekarang? Hmmm. Jangan-jangan terus merencanakan sesuatu untuk nanti malam nih. Uhuk.

Well, have fun, Papa, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Papa Bau Badan? Ih, Enggak Banget Deh! Ini yang Harus Mama Lakukan Biar Papa Bebas BB!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar