Papa Harus Sering Pergi Meninggalkan Keluarga, Begini Cara Mama Mengatasi Situasi Bersama Si Kecil

Papa Harus Sering Pergi Meninggalkan Keluarga, Begini Cara Mama Mengatasi Situasi Bersama Si Kecil

1.7K
Papa mungkin juga merasa sangat berat meninggalkan keluarga, namun ia melakukannya juga demi keluarga yang dicintainya. Jangan tambahkan beban lagi padanya.

Karena urusan pekerjaan, Papa terpaksa harus sering meninggalkan keluarga. Bukan hanya rasa kangen, ada banyak hal yang harus dihadapi Mama dan anak-anak tanpa Papa di waktu-waktu tertentu.

Kelekatan hubungan keluarga tetap harus terjalin, walau Papa sering meninggalkan rumah. Iya kan, Ma? Jauhnya Papa dari rumah seharusnya nggak jadi alasan bagi si kecil untuk nggak dekat dengan papanya.

Apa yang harus Mama lakukan?


BACA JUGA



Begini caranya mengatasi situasi saat Papa sering pergi meninggalkan keluarga

1. Jelaskan pada anak


Anak perlu tahu mengapa papanya sering harus tidak berada di rumah, dan harus meninggalkan keluarga. Ceritakan sejujurnya dengan jelas dan lengkap ya, Ma, bahwa Papa harus bekerja, mungkin harus keluar kota atau keluar negeri.

Dan, dengan uang yang dihasilkan oleh Papa, Papa pun bisa membelikan si kecil buku atau berlibur ke luar kota.


2. Nikmati


Ya, nikmati saja saat-saat Papa tak berada di rumah dan jauh dari keluarga.

Tak ada Papa tak berarti harus sedih karena didera oleh rasa rindu. Ciptakanlah suasana dan aktivitas seru bersama anak-anak. Banyak acara bermain yang bisa Mama lakukan bersama si kecil, dari mulai yang melibatkan otak hingga fisik. Rumah berantakan? Biar saja, Ma. Nggak apa.

Bahkan, mereka boleh tidur bersama di tempat tidur Mama kalau malam hari.

Ya, kenapa enggak kan?


3. Jaga relasi


Mintalah Papa untuk rajin-rajin mengontak keluarga, Ma. Atau nggak usah tunggu Papa yang menghubungi, Mama dan anak-anak duluan saja yang mengontak Papa.

Cari tahu kapan waktu luang Papa, sehingga Mama dan si kecil nggak salah waktu. Kan akan mengganggu Papa ya, kalau ternyata kita ngontaknya pas Papa harus meeting atau harus bertemu klien penting.

Lakukan video call kalau perlu, sehingga Mama dan si kecil bisa “berkumpul” dan ngobrol sembari tatap muka.


BACA JUGA


5 Komik Chaunie Brusie Ini Bukti Perbedaan Sosok Peran Mama dan Papa yang Berlaku di Masyarakat Kita

5 Komik Chaunie Brusie Ini Bukti Perbedaan Sosok Peran Mama dan Papa yang Berlaku di Masyarakat Kita

There is no such thing as a perfect parent. So just be a real one. ~ Sue Atkins

Read more..


4. Waktu berkualitas saat Papa pulang

Jangan sia-siakan waktu yang nggak selalu ada bersama Papa saat ada di tengah-tengah keluarga. Rencanakan aktivitas atau liburan bersama. Jika Mama punya anak lebih dari satu, upayakan agar masing-masing anak mendapat waktu khusus hanya berdua dengan Papa, sesuai hobi mereka.

Misal, si sulung suka membaca, biarkan ia dan papanya sejenak pergi berdua ke toko buku, sementara Mama dan si bungsu bisa menunggu di kafe atau di playground.

Lain waktu, minta Papa untuk mengajak ke si bungsu bermain di taman, sementara Mama menemani si sulung les musik.


5. Pergi menemani jika memungkinkan


Memang ini perlu biaya yang nggak sedikit ya, Ma, tapi sesekali, jika memungkinkan, Mama dan si kecil ikut Papa bertugas ke luar kota.

Anggap saja ini liburan keluarga, karena barangkali ada kalanya Papa nggak bisa ikutan liburan keluarga karena harus bekerja.

Pilihlah tempat menginap yang nyaman dan menyenangkan, sehingga saat menunggu Papa pulang kerja, Mama dan si kecil bisa melakukan aktivitas yang mengasyikkan.


6. Rencanakan liburan keluarga


Nah, sekarang soal liburan keluarga yang sesungguhnya deh.

Pastikan Papa mendapat libur panjang, catat waktunya, dan buat rencana untuk berlibur sekeluarga. Rencanakan jauh-jauh hari ya, Ma. Mau naik apa, mau ke mana, menginap di mana. Bikin itinerary sedetail mungkin.

Rencana perjalanan liburan keluarga yang detail akan memudahkan Mama sendiri juga nantinya.


BACA JUGA


Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak Laki-laki? Hanya Papa yang Bisa Melakukannya!

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak Laki-laki? Hanya Papa yang Bisa Melakukannya!

Hanya Papa yang bisa menjadi guru kehidupan bagi anak-anak, termasuk dalam hal menumbuhkan rasa percaya diri anak, terutama anak laki-laki ...

Read more..


Well, karena tugas dan tanggung jawab yang besar, maka Papa harus rela pergi meninggalkan keluarga. Janganlah hal ini dibuat menjadi beban. Jika Papa merasa terbebani, pastinya kinerja Papa juga nggak akan optimal di kariernya.

Pastinya, Mama ingin supaya Papa selalu sukses kan? Kan, Mama juga nanti yang akan bahagia karena usaha Papa ini. Dan, pastinya masa depan anak-anak pun lebih terjamin.

Ingat saja, bahwa Papa juga merasa berat meninggalkan keluarga, namun ia melakukannya juga untuk keluarga yang sangat dicintainya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Papa Harus Sering Pergi Meninggalkan Keluarga, Begini Cara Mama Mengatasi Situasi Bersama Si Kecil". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar