Pekerjaan Rumah Tangga Juga Bisa Diajarkan pada Balita Lho! Berikut Beberapa yang Bisa Mereka Kerjakan!

Pekerjaan Rumah Tangga Juga Bisa Diajarkan pada Balita Lho! Berikut Beberapa yang Bisa Mereka Kerjakan!

898
Anak-anak sudah mulai sok tahu dan sok jago, bisa mengerjakan semuanya sendiri? Coba minta mereka untuk membantu pekerjaan rumah Mama. Mereka senang bisa membantu, Mama pun bisa santai-santai sambil memberi komando.

Selamat datang di “zona egois” dan “zona sok bisa”! Yes, si kecil yang berusia 2 tahun itu sudah tahu, bahwa perempuan cantik (dan lemah lembut) itu adalah mamanya. Jadi ketika Mama sedang menggendong bayi lain atau membantu anak kecil lain, bahkan hanya sekadar ngobrol sebentar dengan anak lain, dia akan protes dan memeluk mama erat-erat, “Ini mamaku!”

Well, at least itu yang saya alami ketika anak saya berusia 2 tahun.

Selain itu anak usia 2 tahun juga sudah merasa sok bisa melakukan segala hal tanpa mau dibantu, mulai dari yang remeh temeh sampai yang berbahaya, termasuk pekerjaan rumah tangga! Misalnya membuka kaitan gorden, atau menggunting sendiri bungkus snacknya. Sering kali ini menyenangkan, karena artinya anak sudah besar, sudah mandiri, dan pelan-pelan bisa kita latih untuk memutuskan keinginannya sendiri.

Tapi, di saat genting dan buru-buru, semuanya yang “sok bisa” itu kadangkala malah menghambat.

“Udah, Mama aja ya biar cepet.”
“Aku sendiri aja! Aku bisa!”
*lalu nunggu setahun di depan kamar mandi, sampai dia bisa melepas semua kancing bajunya sendiri*


Seiring bertambahnya usia anak 2 tahun, kemudian menuju 3 tahun, ternyata, Mama, kegoisannya tetap dan sok bisanya makin bertambah. Huahahaha. Sini, Ma, kita pelukan dulu yang senasib!

Terus, apa yang bisa kita lakukan?


BACA JUGA


Mendidik Anak Mandiri Bisa Mama Mulai dari 3 Langkah Dasar Ini yang Bisa Mama Lakukan Setiap Hari

Mendidik Anak Mandiri Bisa Mama Mulai dari 3 Langkah Dasar Ini yang Bisa Mama Lakukan Setiap Hari

Mendidik anak mandiri nggak harus menunggu nanti-nanti. Sikap anak mandiri bisa Mama tanamkan bahkan sejak ia masih balita

Read more..


Hmmm ... ketimbang kita berdebat sama anak perkara mama-aku-aja, maka lebih baik perbanyak latihan sabar, cuci muka, perut kenyang, rekening lancar, dan ... mari Ma, kita berdayakan saja mereka untuk membantu kita ngerjain pekerjaan rumah.

Beberapa pekerjaan rumah tangga berikut ini sudah bisa dilatih ke toddler atau balita usia 2 - 3 tahun. Selain bisa melatih rasa percaya dirinya, sebagai pembuktian diri bahwa dia memang bisa, melatih practical skill-nya, mengajari supaya tidak menjadi anak manja, juga supaya kita bisa leha-leha. Tinggal duduk manis, meminta tolong ke mereka, dan mereka akan melakukannya dengan sempurna. Ha! Perfect plan, huh?

Oke, here we go!


Beberapa pekerjaan rumah tangga yang bisa kita mulai ajarkan pada si balita


1. Memasukkan piring atau gelasnya sendiri ke dalam sink


Biar enggak deg-degan piring/gelasnya pecah. Pastikan piring/gelas yang dia pakai ini terbuat dari melamin atau plastik ya, Ma. Karena ketika anak memasukkan piring ke sink, mungkin lebih tepat disebut “melemparkan piring”.


2. Mengepel tumpahan air di lantai

Ketika mereka menumpahkan air di lantai, jangan langsung mengomel atau mengambil kain lap. Kenapa Mama enggak meminta mereka aja untuk membersihkan dan mengepel tumpahan airnya sendiri? Mereka ngerti kok cara melakukan pekerjaan rumah satu ini.

Begitu pula saat menumpahkan makanan, mintalah mereka untuk mengambil sapu dan menyapunya (meski masih agak berantakan, tapi lumayanlah untuk latihan). Atau Mama nyalakan saja vacuum cleaner, dan biarkan mereka yang membersihkannya.


3. Mengambil air putih sendiri di dispenser


Enggak perlu takut anak numpahin air ke lantai trus nanti bikin dia terpeleset. Tenang, dia bisa kok, Ma. Bisaa …! Tinggal kita memberi pemahaman bahwa kalau mengambil air di gelas enggak perlu banyak-banyak, supaya kalau dibawa juga enggak tumpah.

Dan biar aman, matikan aja pemanas dispensernya. Jadi kalaupun misal tangannya kena air, enggak bakal kenapa-napa.


4. Merapikan mainannya sendiri

Clean up! Clean up! Everybody, let's clean up!

Ini termasuk pekerjaan rumah yang wajib diajarkan pada si kecil sedini mungkin nih, Ma. Setiap mau ganti mainan, harus merapikan mainan yang sebelumnya. Kecuali kalau mainan sebelumnya masih mau dipakai. Tapi kalau enggak ya harus dirapikan dulu. Di mana letaknya boneka, di mana wadah lego, di mana tempat bola, di mana tempat puzzle. Yakin deh, Ma, lama-lama mereka akan mengerti kok kalau didisiplinkan.


5. Melepas sepatunya sendiri tiap masuk rumah


Anak usia 2 tahun itu sudah paham banget kalau kita ajarin, bahwa tiap keluar rumah harus pakai sandal dan masuk ke rumah harus pula melepasnya. Dia juga sudah bisa melepas sendiri sepatu setiap kali akan masuk ke rumah, dan meletakkannya sendiri ke rak sepatu. Bisa banget, Ma!

Lagian, kalau kita terus yang lepas sepatunya dan meletakkan di rak sepatu, kapan mereka belajar mandirinya dong. Bener nggak, Ma?


6. Membuang sampahnya sendiri

Ini sudah bisa dilatih sejak anak usia 1,5 tahun atau ketika mereka sudah bisa jalan. Sebenernya untuk yang ini enggak perlu menunggu sampai usianya 2 tahun. Kalau mereka sudah bisa jalan, berarti mereka bisa berjalan sendiri ke tong sampah untuk membuang sampahnya. Lalu dengan santai kita bisa sekalian nitip buangin sampah kita.

“Tolong dong. Plastik roti Mama dibuang sekalian ya, Sayang.”

Aseeek! *seruput teh*


7. Merapikan sprei tempat tidurnya


Anak seusia ini juga sudah bisa melakukan pekerjaan rumah seperti merapikan sprei tempat tidurnya. Mereka sudah bisa kita ajari untuk menarik sprei supaya lurus dan halus, serta membersihkannya dengan sapu tebah. Mereka juga bisa diminta untuk mengambil bantal dan gulingnya, lalu meletakkannya di posisi yang semestinya.

Coba deh, Ma.


BACA JUGA


Bingung Desain Kamar Tidur Anak Laki-laki? Beberapa Inspirasi Ini Mungkin Bisa Bantu Mama

Bingung Desain Kamar Tidur Anak Laki-laki? Beberapa Inspirasi Ini Mungkin Bisa Bantu Mama

Desain kamar tidur anak laki-laki jangan biarkan standar saja. Coba dekorasi seperti layaknya kamar anak perempuan. Karena anak laki-laki ...

Read more..


8. Memasukkan baju kotor ke keranjang cucian

Tiap mau mandi, mereka dengan semangat akan memasukkan baju kotornya ke dalam keranjang cucian. Enggak perlu kita yang memasukkannya, karena mereka pasti semangat banget untuk memasukkannya sendiri. Beneran deh, Ma!


9. Memberi makan binatang peliharaan


Ini bisa jadi kegiatan paling menyenangkan. Tapi perlu dalam pengawasan juga sih, jangan-jangan mereka memberi makannya kebanyakan. Seperti anak saya, Ma, dia kalau memasukkan makanan ikan ke aquarium selalu kebanyakan.

“Ikannya, makan, Ma.”
*Iya makan, tapi enggak sebungkus itu dimasukin semua sih, Nak.*


[readmore]http://rockingmama.id/post/ingin-menghadiahkan-seekor-hewan-peliharaan-untuk-anak-simak-dahulu-serba-serbi-memiliki-hewan-peliharaan-di-rumah[/readmore]


10. Mengambil dan menaruh handuk di jemuran

Tiap mau mandi, coba suruh mereka sendiri yang mengambil handuk di jemuran. Dan selesai mandi, minta mereka juga untuk mengembalikan handuknya ke jemuran.

Kalau mereka menjemurnya masih kurang rapi (asal digantungkan), santai aja ya Ma. Namanya juga baru belajar. Yang penting mereka sudah paham letak handuk dan bisa mengambil serta mengembalikannya lagi.

Oh iya, catatan tambahan nih. Jemurannya dibuat rendah ya. Atau mulai sekarang, kita sesuaikan aja tinggi jemuran dengan tinggi badan anak, supaya mereka bisa belajar menjemur sendiri.


11. Mengelap debu di meja atau jendela


Kalau anak enggak punya alergi debu, coba ajak mereka untuk pekerjaan rumah seperti ngebantuin kita mengelap debu di meja atau jendela. Bisa pakai lap basah, plas chamois, atau kaus kaki bekas.

Caranya, masukkan tangan anak ke dalam kaus kaki bekas, dan dia akan mengelap meja sampai bersih.


BACA JUGA


Melatih Disiplin Anak Sejak Dini Nggak Sesulit Itu Kok, Asal Mama Melakukan 5 Hal Ini!

Melatih Disiplin Anak Sejak Dini Nggak Sesulit Itu Kok, Asal Mama Melakukan 5 Hal Ini!

Melatih disiplin anak itu sulit? Nggak juga. Kita bisa melakukannya dengan mudah, jika kita sendiri juga sudah disiplin

Read more..


Seru ya Ma. Dengan mereka mulai mengenali dan melakukan pekerjaan rumah ini, kita juga lumayan terbantu banget loh, dan kita bisa santai-santai. Sekalipun dia itu princess atau prince di rumah, tapi princess dan prince itu harus tahu juga bagaimana mengerjakan pekerjaan rumah dengan benar.

Selamat mencoba, Ma.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pekerjaan Rumah Tangga Juga Bisa Diajarkan pada Balita Lho! Berikut Beberapa yang Bisa Mereka Kerjakan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Noni Rosliyani | @nonirosliyani

Parenting blogger, editor, and book enthusiast. Penyuka jalan-jalan, makan-makan, dan senang-senang bersama keluarga. Bisa dilihat segala sharingnya di www.nonirosliyani.com.

Silahkan login untuk memberi komentar