Pencinta Buku, Ayo Rawat Koleksi Bukumu! Jangan Cuma Dibaca Melulu!

Pencinta Buku, Ayo Rawat Koleksi Bukumu! Jangan Cuma Dibaca Melulu!

210
Koleksi buku ibarat harta karun bagi pengoleksi buku. Tapi jangan cuma dibaca, harus dirawat juga!

Hei, Mama! Tahu nggak sih, hari ini nih banyak yang memperingatinya sebagai Book Lover's Day lo! Yups, Hari Pencinta Buku!

Bagi pencinta buku, koleksi buku yang tersusun rapi di rak mereka merupakan harta karun yang tak bisa ditukar dengan apa pun. Para pencinta buku pasti akan melakukan segala cara agar koleksi buku mereka tetap dalam kondisi terbaik, layak, dan selalu enak dibaca.

Sedangkan, dari sudut pandang kesehatan kita sendiri, koleksi buku yang nggak terawat bisa menimbulkan masalah lo. Timbunan debu dan kelembapan bisa memicu terjadinya alergi pada diri kita.

Jadi, perawatan buku yang baik memang penting ya, nggak cuma buat bukunya sendiri tapi buat kita juga.

Nah, buku ini punya beberapa "musuh" utama, yaitu kelembapan, debu, sinar matahari langsung dan rayap. Kalau mau koleksi buku kita terawat, maka 4 hal inilah yang mesti pertama kali kita pikir untuk ditangani.

Agar koleksi buku Mama terhindar dari segala musuh utama tersebut, berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Mama lakukan untuk merawat buku-buku Mama.


BACA JUGA


10 Buku yang Paling Banyak Dibaca di Seluruh Dunia - Sudahkah Mama Membaca Semuanya?

10 Buku yang Paling Banyak Dibaca di Seluruh Dunia - Sudahkah Mama Membaca Semuanya?

Buku adalah gudang ilmu. Mau buku fiksi atau nonfiksi, semua perlu banget kita baca untuk menambah wawasan kita sendiri. Sudah baca 10 buku ...

Read more..


3 Langkah praktis merawat buku

1. Bersihkan dari debu


Agar koleksi buku Mama terhindar dari debu, maka lakukanlah beberapa langkah berikut:

  • Bersihkan koleksi buku dengan kemoceng. Agar benar-benar bersih, bersihkan satu per satu buku Mama, bersihkan pula bagian punggung buku ya.
  • Setelah dibersihkan dengan kemoceng, bersihkan dengan lap kering. Kalau debunya sudah cukup tebal, basahilah lap sedikit saja.
  • Buka-buka buku per halaman, Ma, supaya kertasnya mendapat angin segar.
  • Jika masih belum bersih, Mama bisa menyedot debunya dengan vacuum cleaner, tapi hati-hati ya.


2. Menghindari rayap


Agar rak buku tidak mudah dihinggapi rayap, maka lakukanlah beberapa langkah berikut:

  • Jaga supaya rak buku Mama selalu dalam kondisi kering. Periksa apakah posisinya berada di bawah langit-langit yang bocor? Atau di dekat jendela, yang bisa kena tampias kalau hujan?
  • Untuk mengusir rayap, Mama bisa menyemprot rak buku kayu dengan antirayap secara berkala
  • Belilah obat antiserangga dalam kemasan yang bisa dijumpai di pasaran, lalu taruh di dalam rak buku.
  • Atau, Mama juga bisa menaruh kapur barus dalam rak buku.
  • Jika memungkinkan, pergunakan humidifier atau penyejuk udara buatan


3. Mengangin-anginkan atau menjemur buku


Kenapa ya, kok buku yang disimpan itu jadi bau apak?

Yah, biasanya sih ini gara-gara jumlah benda yang disimpan sudah terlalu banyak, jadi sirkulasi udara pun bermasalah. Kurangnya ventilasi udaralah yang menimbulkan bau apak tersebut.

Untuk mengatasinya, maka Mama perlu mengeluarkan buku koleksi Mama, lalu diangin-anginkan. Akan lebih baik lagi jika proses mengangin-anginkannya Mama lakukan di luar ruangan, agar Mama sekaligus bisa menjemurnya di bawah sinar matahari.

Hal ini akan membuat buku tetap kering dan terhindar dari jamur. Namun, ingat, Ma. Jangan terlalu lama menjemur buku di bawah sinar matahari langsung ya. Bisa-bisa kertasnya malah rusak.


BACA JUGA


Ini Dia 5 Toko Buku Paling Menakjubkan di Paris yang Saya Harap Juga Ada di Indonesia

Ini Dia 5 Toko Buku Paling Menakjubkan di Paris yang Saya Harap Juga Ada di Indonesia

Toko buku, semakin tersudut oleh toko-toko modern lain. Pun bukunya sendiri, pergerakannya makin menyedihkan, didesak oleh semua yang serba ...

Read more..


Tip membersihkan rak buku


Selain Mama harus mengatasi rayap, rak buku juga perlu dirawat dengan langkah-langkah berikut:

  • Saat Mama mengeluarkan semua koleksi buku Mama, maka ini kesempatan membersihkan debu hingga sudut-sudut rak.
  • Pembersihan rak buku disesuaikan dengan materi raknya, Ma. Kalau terbuat dari plastik atau logam, Mama boleh langsung menggunakan air dan sabun. Sikat setiap sudut rak agar bersihnya merata.
  • Kalau terbuat dari kayu, baik yang diberi finishing kayu atau yang terbuat dari rotan atau kayu solid, Mama harus menerapkan teknik pembersihan yang sedikit berbeda. Gunakan dulu kemoceng, baru dilanjutkan dengan lap basah. Perawatan seperti ini akan menghindarkan rak buku dari goresan, dan akan lebih bersih hasilnya.


Tips menyedot debu


Nah, debu bisa jadi permasalahan sendiri, apalagi kalau Mama atau salah satu anggota keluarga punya alergi debu. Mesti segera diatasi, Ma.

  • Jangan lupa untuk memakai perlengkapan khusus ya, seperti sarung tangan, masker dan kacamata plastik.
  • Lakukanlah penyedotan debu pada pagi hari, Ma. Saat pagi, udara masih segar, sehingga masih cukup kondusif untuk bekerja.
  • Pilih alat penyedot debu yang pas digenggam atau tidak terlalu besar, yang dilengkapi beragam model ujung sikat dan penyedot yang dapat menjangkau celah dan sudut yang terjangkau tangan.
  • Biasakan untuk langsung mencuci tangan setelah membersihkan debu agar debu tak menempel di badan.


BACA JUGA


Pengin Punya Perpustakaan Pribadi Sendiri di Rumah? Hanya Perlu 1 Pojok dan 4 Langkah Mudah Ini!

Pengin Punya Perpustakaan Pribadi Sendiri di Rumah? Hanya Perlu 1 Pojok dan 4 Langkah Mudah Ini!

Mama hobi membaca buku, dan pengin punya perpustakaan sendiri di rumah

Read more..


Nah, selamat bersih-bersih koleksi buku ya, Ma. Nggak cuma dibaca, buku pun harus dirawat, Ma. Saat buku dicinta, mereka pun akan membalas cinta Mama dengan memberikan waktu terbaik bagi Mama dan keluarga.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pencinta Buku, Ayo Rawat Koleksi Bukumu! Jangan Cuma Dibaca Melulu!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar