Pengin Hamil Lagi? Ingat 4 Hal yang Harus Jadi Pertimbangan Ini!

Pengin Hamil Lagi? Ingat 4 Hal yang Harus Jadi Pertimbangan Ini!

762
Hamil lagi? Tak perlu cemas. Jika Mama sudah mempertimbangkan 4 hal ini masak-masak, semua akan baik-baik saja.

Menentukan jarak antara anak pertama dengan anak kedua dan seterusnya saat kita pengin hamil lagi memang sering menjadi persoalan tersendiri bagi kita ya, Ma.

Ada yang bilang idealnya 5 tahun, ada juga yang bilang hindari jarak umur kelipatan 3 untuk menghindari pengeluaran uang gedung sekolah yang bersamaan. Yah, masuk akal juga sih. Misal kakaknya umur 3 tahun masuk playgroup, saat adiknya lahir. 3 tahun kemudian adiknya masuk playgroup, kakaknya masuk SD. Enam tahun kemudian kakaknya masuk SMP adiknya masih kelas 3 SD (ini masih agak bisa napas). Nah, 3 tahun kemudian, kakaknya masuk SMA, adiknya masuk SMP. Sudah terbayang angka-angka uang pangkal masuk sekolah yang sangat bombastis itu kan, Ma? Hehehe.


BACA JUGA


Saya Tak Ingin Hamil Lagi, Tapi Kemudian Saya Menemukan Cinta

Saya Tak Ingin Hamil Lagi, Tapi Kemudian Saya Menemukan Cinta

Tak ingin hamil anak kedua saat si sulung masih 7 bulan. Tapi apa mungkin kehadirannya saya tolak

Read more..


Sebenarnya bukan hanya biaya pendidikan yang perlu dipikirkan ketika kita memutuskan pengin hamil lagi. Ada banyak faktor lain yang penting untuk didiskusikan bareng Papa kapan kira-kira mau punya anak lagi. Berikut beberapa di antaranya.


Beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan saat kita pengin hamil lagi


1. Gentle Birth or caesar?


Jika kelahiran anak pertama melalui proses normal, maka tidak ada alasan khusus untuk Mama menunda jika pengin hamil lagi.

Namun jika kelahiran anak pertama adalah dengan melalui operasi Caesar, maka dengan terpaksa minimal jarak kehamilan adalah 18-24 bulan. Mengapa? Karena luka bekas operasi Caesar diperkirakan akan sudah benar-benar sembuh setelah rentang waktu tersebut, dan Mama bisa melahirkan dengan kondisi yang lebih aman.


2. Kemandirian sang kakak

Foto: cdn.shopify

Terlepas dari anak pertama atau bukan, kemandirian anak memang harus dilatih sejak dini. Kehadiran calon adik kecil bisa jadi salah satu bentuk training bagi si kakak untuk bisa melakukan beberapa hal secara mandiri, misalnya makan sendiri, merapikan mainan dan tempat tidur, tidur terpisah dengan orang tua dan lain-lain.

Jika usia sang kakak memang belum memungkinkan untuk melakukan hal-hal di atas, kemungkinan besar pekerjaan Mama akan jadi dobel jika Mama sudah pengin hamil lagi. Bayangin ketika kita sedang menyusui bayi dan ada batita yang menangis merengek-rengek minta kita gendong. Atau ketika baru selesai menidurkan bayi, si kakak masih belum tidur juga plus mainan dia masih berantakan. Duh.

Maka, sebaiknya ini juga harus menjadi pertimbangan ya, Ma.


3. Sibling rivalry


Foto: goodparentingblog

Sibling rivalry atau persaingan yang timbul di antara saudara kandung juga harus menjadi salah satu pertimbangan Mama saat Mama pengin hamil lagi.

Salah satu penyebab timbulnya sibling rivalry ini adalah ketika si kakak merasa hubungan dengan orangtuanya terancam dengan kehadiran si ‘bayi yang baru’.

Anak berkompetisi dengan saudara kandungnya sendiri juga karena mereka sedang mencari identitas mereka di dalam keluarga. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka berbeda (atau malah sama) dengan saudaranya, dalam hal bakat misalnya.

Kerja sama antara Papa dan Mama adalah kunci untuk mengatasi kemungkinan terjadinya sibling rivalry ini, Ma. Mama dan Papa harus memastikan dapat membagi perhatian yang sama kepada setiap anak, sehingga mereka tidak perlu melakukan effort lebih untuk menarik perhatian hingga harus berkompetisi dengan saudara kandungnya sendiri.

Sibling rivalry jika dibiarkan bisa memengaruhi perkembangan jiwa anak lho.


4. Fokus Mama

Foto: beremennost-po-nedelyam

Nah, selain menyiapkan kemandirian sang kakak dan mengatur strategi dengan Papa tentang bagaimana membagi perhatian kepada lebih dari satu anak, kesiapan mental Mama juga penting untuk dipikirkan saat Mama sudah memutuskan untuk hamil lagi.

Apakah Mama sudah benar-benar siap memiliki anak lagi? Fokus yang selama ini tercurah untuk Kakak dan Papa kini harus ditambah lagi untuk seorang bayi.

Kalau ngurus anak pertama saja, Mama selalu mengeluh, ‘Kapan saya punya me time?’, maka Mama harus siap menghadapi kenyataan bahwa tinggal dengan dua anak atau balita dalam satu atap rumah bisa membuat perempuan mana pun lelah dan bahkan tidak akan sempat memiliki waktu untuk dirinya sendiri.

Nah, jika Mama memang sudah siap mental dengan semuanya dan memiliki kemampuan stress management yang baik dan siap untuk anak kedua dan seterusnya, langsung saja diskusi sama Papa, kapan mau mewujudkan rencana ini.


BACA JUGA


Mama Takut Hamil Lagi? Kenali Penyebabnya, dan Segera Atasi dengan Beberapa Langkah Ini!

Mama Takut Hamil Lagi? Kenali Penyebabnya, dan Segera Atasi dengan Beberapa Langkah Ini!

Rasa takut hamil lagi akan memengaruhi kejiwaan Mama. Karena itu segera atasi rasa takut hamil lagi yang muncul secepatnya, dengan metode ...

Read more..


Nah, itu dia beberapa pertimbangan yang harus Mama perhatikan saat Mama memutuskan kepingin hamil lagi. Yah, klise saja ya, Ma, bahwa anak adalah rezeki dari Tuhan. Kapan mau diberi, pastinya semua menjadi rahasia-Nya. Tapi jika memang kita diberi kepercayaan, pastinya kita harus pula mempertanggungjawabkannya bukan?

Semoga bermanfaat ya, Ma! Stay healthy and stay happy!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pengin Hamil Lagi? Ingat 4 Hal yang Harus Jadi Pertimbangan Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Setyo Utami | @heyuthey