Penyakit Flu Jangan Lagi Dianggap Remeh - 3 Jenis Penyakit Flu Ini Benar-Benar Berbahaya

Penyakit Flu Jangan Lagi Dianggap Remeh - 3 Jenis Penyakit Flu Ini Benar-Benar Berbahaya

122
Penyakit flu kini tak bisa lagi dianggap sebagai penyakit ringan. Jenisnya bahkan semakin beragam dan ancamannya mulai meresahkan.

Selama ini kita sering meremehkan penyakit flu. Kita menganggap flu hanyalah penyakit biasa yang muncul saat musim pancaroba, penghujan atau cuaca buruk. Padahal, faktanya, Ma, penyakit ini bisa muncul kapan saja.

Penyakit flu nggak bisa dianggap sepele, Ma. Bahkan sejak dulu, flu merupakan penyakit yang berbahaya. Bahkan, Mama sudah dengar sendiri kan, kalau dalam sejarahnya flu pernah memakan korban secara massal.

Pandemi (penyebaran penyakit di beberapa wilayah berbeda dalam waktu bersamaan) flu pertama dan terburuk terjadi pada tahun 1918. Flu Spanyol—demikian sebutannya—disebabkan oleh strain (jenis atau turunan) H1N1. Penyakit flu yang melanda Eropa, Amerika dan Timur Tengah ini menewaskan lebih dari 40 juta orang!

Oh my God!

Pandemi yang tak ganas adalah serangan penyakit flu Asia, dengan jenis virus H2N2. Flu ini pertama kali ditemukan di Tiongkok pada 1957 dan menewaskan sekitar 1 juta orang di Amerika.

Lalu ada juga flu Hong Kong, ditemukan tahun 1968. Virus H3N2 ini juga menelan korban puluhan ribu jiwa.

Tak berapa lama waktu yang lalu, dunia juga kembali menemukan jenis penyakit flu lain, yaitu flu burung di Hong Kong tahun 1997. Flu yang ditularkan dari unggas ke manusia ini menyerang 18 orang dan menewaskan 6 orang di antaranya.


Mari kita lihat 3 jenis penyakit flu yang benar-benar tak bisa diremehkan karena telah mengambil ribuan bahkan jutaan nyawa

Flu burung


Jenis penyakit flu lainnya muncul tahun 2003. Flu burung, yang disebut juga A1 atau Avian Influenza adalah salah satu influenza yang disebabkan oleh virus influenza A yang sudah bermutasi (H5N1).

Jadi, bisa dibilang penyakit flu ini lebih serius dan membutuhkan pengobatan antivirus (Tamiflu), selain obat simptomatik.

Vietnam menjadi negara pertama yang diserang, kemudian melebar ke Thailand dan masuk ke Indonesia tahun 2005. Proses penularannya dari unggas ke unggas, unggas ke hewan lain, dan dari unggas ke manusia.

Sebagian besar kasus manusia tertular akibat kontak langsung dengan hewan yang sakit, meski kontaminasi lingkungan oleh virus tersebut dapat juga sebagai sumber penularan.

Virus ini juga bisa berpindah tangan dari hal-hal sepele. Misalnya, dari sepatu atau sandal yang masuk ke dalam rumah, setelah Mama menginjak daerah yang terkontaminasi oleh virus flu burung. Yikes!

Gejala awa penyakit flu burung seringkali sama dengan influenza biasa, yaitu batuk, sakit tenggorokan, demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan lain-lain. Penyakit ini dapat berkembang menjadi pneumonia yang mengarah pada susah bernapas dan gagal pernapasan.

Masa inkubasi virus flu burung sendiri 2-10 hari setelah terpapar. Namun, sebagian besar kasus menunjukkan gejala setelah 3-5 hari setelah terpapar virus.

Saat ini belum ada vaksin manusia untuk penyakit flu burung ini, Ma. Pasalnya, para peneliti masih mengamati perkembangan untuk memastikan apakah virus bisa berubah menjadi lebih menular dari manusia ke manusia.

Sebenarnya virus ini bisa mati dengan semprotan detergen dan cairan desinfektan,Ma, juga dengan radiasi ultraviolet. Makanya, kasus terkena flu burung lebih tinggi terjadi di musim penghujan karena cuaca yang lembap.


BACA JUGA


Ini  Dia 6 Penyakit Anak yang Sangat Berbahaya dan Bisa Mengancam Nyawanya

Ini Dia 6 Penyakit Anak yang Sangat Berbahaya dan Bisa Mengancam Nyawanya

Anak-anak wajar kalau rentan penyakit. Tapi untuk 6 penyakit anak ini, jangan pernah disepelekan

Read more..


Flu Babi


Sebenarnya ada kekeliruan dengan wabah flu babi (Swine Flu) yang pernah melanda Meksiko dan beberapa negara dunia lainnya.

Penyakit flu babi yang sebenarnya disebabkan oleh virus flu jenis H1N1. Virus yang ditemukan tahun 1930 ini nggak berbahaya pada babi, karena kematian babi akibat virus ini cukup rendah.

Nah, sementara penyakit flu babi yang merebak sekarang ini adalah jenis virus baru yang merupakan gabungan dari virus flu burung, manusia dan babi.

Menurut Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau OIE, nggak pernah ada bukti kalau virus babi ini benar-benar berasal dari hewan babi karena virus jenis baru ini justru belum pernah ditemukan pada babi, Ma.

Gejala penyakit flu babi yang mewabah dewasa ini sendiri mirip dengan penyakit flu pada umumnya, yaitu demam yang muncul tiba-tiba hingga 39 derajat Celcius, batuk, nyeri otot, dan sakit tenggorokan. Selain itu, virus flu babi bisa membuat penderita muntah-muntah dan diare.

Menurut badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Center for Disease Control and Prevention (CDC), penyakit flu babi yang mewabah ini menular dari manusia ke manusia.

Penularannya melalui bersin, batuk atau seseorang yang terkena virus ini dari tangan yang tidak dicuci bersih.

Lalu, bisakah orang tertular penyakit flu babi akibat mengonsumsi daging babi? Menurut CDC, tidak, asalkan daging dimasak secara benar dan matang.


Flu Singapura


Sebenarnya penyebutan penyakit flu satu ini benar-benar salah kaprah. Istilah ini muncul karena yang terkena penyakit ini baru pulang dari Singapura.

Padahal, sebenarnya penyakit ini tuh bukanlah termasuk penyakit flu, Ma. Di dunia kedokteran, penyakit ini dikenal dengan istilah Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut (KTM). Penyebabnya adalah virus Coxsackie A16 dan Enterovirus 71.

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi di musim panas. Umumnya menyerang anak-anak usia 2 minggu – 5 tahun, bahkan masih ada yang terkena padahal sudah berusia 10 tahun. Orang dewasa sendiri biasanya sudah kebal terhadap enterovirus ini, Ma.

Penularan KTM sering terjadi lewat kontak langsung dari manusia ke manusia yang melalui droplet (cairan yang berasal dari bintil-bintil yang ada di tubuh penderita), pilek, air liur, dan feses.

Penularan kontak tidak langsung bisa melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi tersebut.

Gejala penyakit ini memang mirip dengan penyakit flu, yaitu demam (nggak terlalu tinggi selama 2-3 hari), diikuti sakit leher, hilang nafsu makan, pilek, muncul gelembung kecil atau bintil yang kemudian pecah. Ada 3-10 luka kecil di mulu seperti sariawan (di lidah, gusi, pipi sebelah dalam) terasa nyeri sehingga susah untuk menelan.

Bersamaan dengan itu, timbul pula ruam yang tidak gatal di telapak tangan dan kaki.

Penyakit ini akan sembuh sendiri dalam 7-10 hari, Ma. Namun, jika penderita muntah, diare atau dehidrasi dan lemat atau mengalami komplikasi lain, maka harus segera dibawa ke dokter dan dirawat.


BACA JUGA


5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

Kenali 5 penyakit wanita yang berbahaya ini, Ma. Dan ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati

Read more..


Vaksin pencegahan untuk semua penyakit flu tersebut memang belum ditemukan, karena virus influenza mudah mengubah materi genetis sesuai kondisi lingkungan.

Namun, bukan berarti nggak ada cara untuk mencegah tertular. Selama daya tahan tubuh prima, Mama nggak perlu khawatir tertular oleh penyakit, termasuk terserang oleh virus flu ini.

Beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk mencegah virus penyakit flu datang:

  1. Menerapkan pola hidup sehat, di antaranya makan teratur, istirahat cukup, olahraga rutin dan menjauhi stres.
  2. Perbanyak konsumsi buah-buahan tinggi antioksidan, di antaranya jambu biji, jeruk dan belimbing sayur atau belimbing wuluh.
  3. Banyak minum air putih
  4. Jahe dan bawang putih bisa memberikan tambahan kekebalan dalam sistem pertahanan tubuh.
  5. Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin C, E, dan zinc yang terdapat pada biji labu, gandum, dan sarden.
  6. Biasakan mencuci tangan dengan sabun
  7. Hindari tangan sering-sering menyentuh mata, hidung, dan mulut karena virus mudah menyebar dengan cara tersebut.


BACA JUGA


Waspadai 5 Penyakit di Musim Hujan - Kenali dan Cegah Datang!

Waspadai 5 Penyakit di Musim Hujan - Kenali dan Cegah Datang!

Penyakit di musim hujan mulai sering menyerang, seiring hujan yang datang terus selama berhari-hari. Waspadai

Read more..


Itu dia 3 penyakit flu yang tak bisa dianggap remeh, karena bisa membahayakan nyawa. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Penyakit Flu Jangan Lagi Dianggap Remeh - 3 Jenis Penyakit Flu Ini Benar-Benar Berbahaya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar