Perbaiki Kualitas Hubungan Suami Istri dengan 9 Hal yang Mungkin Bisa Dilakukan Mulai Sekarang Ini!

Perbaiki Kualitas Hubungan Suami Istri dengan 9 Hal yang Mungkin Bisa Dilakukan Mulai Sekarang Ini!

1K
Hubungan suami istri nggak bisa hanya dibiarkan saja tanpa usaha untuk menghangatkannya setiap waktu. Lakukan 9 hal ini untuk kualitas hubungan suami istri yang lebih baik dari hari ke hari.

Menikah adalah penyatuan, benar kan, Ma? Pernikahan tidak sekadar janji suci antara dua insan, tapi penyatuan secara utuh atas dua hal yang sudah pasti berbeda. Menikah tidak hanya soal hubungan suami istri, tetapi penyatuan dua kepribadian dan keluarga.

Ciyeee .... Jadi serius banget saya. Hehehe. Tapi benar lho, Ma. Dalam sebuah pernikahan, sebenarnya kita tidak sedang menyatukan persamaan. Tapi justru mengompromikan perbedaan-perbedaan yang selama ini cenderung dihindari.

Maunya sih, kalau nikah tuh ya, ketemu jodoh yang passion-nya sama, kebiasaannya sama. Jadi lebih gampang buat ngertiin satu sama lain.

Tapi, kadang kenyataan memang tak seindah impian. Namun, mau tak mau kenyataan itu yang harus kita hadapi dan jalani. Nggak mungkin dong, Mama hidup dalam dunia impian kan?

Banyak hal kurang menyenangkan mungkin terjadi dalam hubungan suami istri. Dan, semua itu justru sering kali terjadi setelah menikah.

Hal-hal yang biasanya indah selama masa PDKT, bisa jadi luntur begitu saja setelah ikrar suci diucapkan. Penyebabnya pun terkadang simpel saja. Mungkin karena Mama nggak suka cara suami menyimpan barang-barangnya, atau karena suami selalu lupa menutup pasta gigi setelah selesai digunakan. (Yah, yang ini memang nyebelin banget sih. Hahaha.)

Ah, Mama. Ayolah. Mama harus sadar, bahwa Mama sekarang sudah hidup dengan seorang pria yang mungkin sudah bertahun-tahun melakukan kebiasaan itu. He even doesn't think that it will be a big problem for his life or his family!

Lagipula, dalam hubungan suami istri, seharusnya bukanlah perbedaan-perbedaan kecil yang terus diperhatikan. Tapi, ke arah mana rumah tangga ini akan dibawa.


BACA JUGA


Semakin Rekatkan Hubungan Suami Istri dengan Beberapa Ritual Sebelum dan Sesudah Bercinta Ini Yuk, Ma, Pa!

Semakin Rekatkan Hubungan Suami Istri dengan Beberapa Ritual Sebelum dan Sesudah Bercinta Ini Yuk, Ma, Pa!

Hubungan suami istri yang hanya menjadi rutinitas, dan dianggap tugas atau kewajiban, lama kelamaan bakalan membosankan! Coba rasakan ...

Read more..


Tapi, Mama nggak sendirian kok. Saya pun sering mengalaminya, paling nggak suka kalau suami mulai menunjukkan kebiasaan-kebiasaan buruknya. Bahkan. suatu hari pernah saya kehabisan cangkir di dapur, hanya gara-gara suami nggak pernah balikin cangkir kotor bekas dia minum kopi. Hvft! Kadang-kadang saya harus keliling rumah, ke ruang kerja, halaman, kebun sampai nyariin di bawah tangga. Baru deh, lengkap lagi cangkir di tempatnya. Duh!

Ya, namanya juga dua orang yang berbeda. Udah dari sananya ya, ada hal-hal yang nggak bisa dipaksa sama. Kalaupun nantinya ada hal baik yang ingin ditularkan. Toh, Mama nggak bisa memaksa begitu saja. Ingat, Ma! Menikah bukan berarti mengubah, apalagi mengubah karakter. Nope.

Dalam hubungan suami istri, akan lebih baik jika keduanya berusaha saling melengkapi, Bukan hanya mencari kekurangan satu sama lain. Begitu pun halnya dalam membuat perubahan ke arah yang lebih baik. Mama nggak perlu menunggu suami berubah duluan, baru Mama ngikut di belakang.

Kan Mama bisa berubah duluan. Apa pun itu, selalu niatkan untuk kebaikan bersama. Agar hubungan suami istri yang terjalin semakin kokoh menghadapi segala cobaan.

Nah, jika Mama ingin memulainya, 9 hal berikut mungkin bisa dipertimbangkan sebagai sebuah awal baru. Mama mau tahu kan, apa saja hal-hal tersebut?


9 Hal yang perlu Mama lakukan demi memperbaiki kualitas hubungan suami istri yang hangat


1. Thank your husband every day


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - berterima kasih

Terima kasih, dua kata yang dirangkai dalam satu ungkapan penuh makna.

Mengucapkan terima kasih adalah hal yang sangat mudah dan sederhana. Tapi sering kali Mama lupa melakukannya. Bagaimanapun juga, seorang suami adalah sosok yang berjasa besar dalam kehidupan rumah tangga. Banyak hal telah dilakukannya, meskipun kerap kali tidak ditunjukkan di depan Mama dan anak-anak.

Jadi, mulailah untuk selalu mengucapkan terima kasih secara spesifik untuk semua kebaikan yang dilakukannya setiap hari. Mungkin, hari ini suami telah membantu Mama mengurus anak. Atau, suami harus lembur beberapa hari demi mencukupi bujet liburan tahun ini.

Terima kasih. Sudahkah Mama mengucapkannya?


2. Kurangi mengritik suami


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - kurangi kritik

Kritik boleh-boleh saja Mama lakukan, asalkan tujuannya untuk kebaikan suami atau bersama. Jangan hanya karena jengah dengan kebiasaan suami yang kurang pas di hati Mama. lalu kritikan meluncur begitu saja. Duh, jangan ya, Ma.

Pikir kembali sebelum melontarkan kritik. usahakan cari timing yang tepat, dan sekali lagi harus bertujuan untuk kebaikan bukan karena tidak suka.


3. Don't complain more


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - jangan mengeluh terus

Dalam sebuah hubungan suami istri, pasti ada banyak hal yang bisa dijadikan bahan komplain satu sama lain.

Nah, mulai sekarang Mama bisa mengurangi kebiasaan ini terlebih dahulu. Berusahalah untuk menerima segala kondisi yang telah diupayakan bersama. Bahwa ada suatu hal yang mungkin belum sesuai standar Mama, cobalah untuk mengompromikannya dengan hati.

Memang bukan hal yang mudah, tapi yakinlah Mama pasti bisa.


4. Memberikan perhatian pada hobi dan kesenangannya


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - lakukan hobi bersama

Well, mulai memberikan perhatian kecil pada segala hal yang disukai suami juga dapat menambah kecintaannya pada Mama, loh! Dengan begitu suami akan merasa lebih diperhatikan, diberikan ruang untuk melakukan kesenangannya.

Memang, Ma. Ada juga tipe suami yang hobinya musiman. Lagi suka dan gaul sama anak-anak fotografi, doi ikutan-ikutan suka fotografi. Lain hari ketemu yang suka gowes, doi ganti lagi hobinya.

Nah, tipe suami yang kayak gini memang kadang suka bikin bete, Ma. Jadi nggak ada salahnya Mama mendorong suami untuk menekuni hobi yang benar-benar disukainya. Dari situ Mama bisa mulai untuk belajar menyukai hal yang sama.


BACA JUGA


Hobi Main Video Games Papa Sudah Berlebihan? Segera Atasi dengan 5 Tips Jitu Ini!

Hobi Main Video Games Papa Sudah Berlebihan? Segera Atasi dengan 5 Tips Jitu Ini!

Main video games memang mengasyikkan! Tapi kalau sudah berlebihan, akhirnya bikin semua berantakan. Apalagi kalau Mama punya visi yang ...

Read more..


5. Asking for sex first, why not?


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - Yuk, Pa! #eh

Malu? Untuk konteks yang ini, sudah bukan saatnya lagi tidak mau melakukannya karena alasan malu.

Having sex bagi suami istri bukan sekadar ritual atau menuntaskan kewajiban. Sex adalah kebutuhan. Dan kebutuhan itu harus menjadi bagian kehidupan dari kedua belah pihak. Bisa bahaya kalau hanya dari satu pihak saja.

Menurut penelitian, para suami justru merasa lebih bergairah dan bahagia ketika istri-istri mereka menunjukkan "sinyal" terlebih dahulu. Suami akan berpikir Mama berinisiatif, dan mereka pun merasa lebih dibutuhkan, ketimbang selalu "memulai" duluan.


6. Cermat mengatur bujet bulanan


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - bersama merencanakan keuangan

Nah, yang ini sensitif juga loh, Ma. Masalah keahlian mengatur bujet atau keuangan keluarga ini, bisa jadi salah satu standar apakah seorang istri cukup cakap mengatur manajemen rumah tangga.

Mungkin, suami Mama adalah tipe pria yang memberikan keleluasaan pada istri untuk mengatur sendiri pengeluaran bulanan tanpa perlu meminta pertimbangannya. Ya, tentu akan lebih mudah jika kondisinya demikian,

Tapi, ada pula tipe suami yang minta dilibatkan dalam segala hal dalam pengambilan keputusan terkait bujet bulanan. Mama harus lebih cermat jika menghadapi tipe suami yang seperti ini. Mungkin kondisinya akan lebih mudah jika Mama memiliki penghasilan sendiri. Jika tidak? Maka Mama harus lebih teliti dan mampu membuat skala prioritas.

Jadi, Ma, masalah mengatur bujet ini jangan diremehkan. Seperti apa pun tipe suami Mama, sebaiknya tetap mengusahakan untuk cermat dan tepat dalam membelanjakan uang.


7. Dating after married, it sounds great!


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - Kencan sesekali boleh juga.

Suami mulai dingin? Atau, nggak ada lagi kejutan-kejutan kecil untuk Mama?

Wajar, Ma. Anggap saja suami sedang lelah dan banyak pikiran. Sekarang saatnya Mama memberikan kejutan kecil untuk suami. Mengajaknya kencan merupakan salah satu hal yang terdengar sangat menyenangkan.

Setelah menikah, biasanya beban kehidupan memang bertambah. Meskipun seharusnya beban itu bukan menjadi kendala, karena akan ditanggung bersama. Tapi, kenyataan memang tak semudah teori. Hal-hal seperti ini yang kerap kali membuat pasangan suami istri melupakan kesenangan-kesenangan bersama.

Meluangkan waktu untuk kencan, jalan-jalan berdua, nonton film tanpa gangguan anak-anak, atau mungkin makan malam romantis dalam rangka merayakan cinta, kedengarannya tidak mungkin. Bahkan terlalu mengada-ada ya?

Tapi, Ma. Efeknya luar biasa, loh. Mama dan pasangan akan me-recharge kembali energi yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan ini.


8. Memberinya kesempatan berkumpul dengan teman-teman pria


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - Seperti Mama, Papa juga butuh me time bareng teman-temannya.

Bolehlah, sesekali memberinya kesempatan kongkow dengan teman-teman prianya

Para suami pun butuh "ngerumpi" dengan gaya mereka. Benar kan, Ma? Yang penting nggak berlebihan, atau justru keseringan. Dan usahakan Mama mengenal teman-teman prianya.


9. Tulis segala hal positif tentang suami


Perbaiki kualitas hubungan suami istri - usahakan hal yang indah-indah

Well, bagian ini harusnya sudah dilakukan sejak awal pernikahan. Tapi, telat sedikit nggak apa-apa kok, daripada nggak sama sekali.

Menikahi seorang pria yang telah Mama setujui sebagai pasangan hidup untuk menghabiskan sisa usia, artinya Mama harus bisa menerima segala kekurangannya dan fokus melihat kelebihannya. Sayangnya, kadang-kadang manusia terlalu gengsi untuk mengakui kelebihan orang lain, meskipun orang itu adalah pasangan hidup Mama.

Pujilah Papa, Ma. Mama bisa melakukannya dengan cara menuliskan dalam buku harian, sehingga Mama tak perlu malu tapi justru lebih mudah dalam mengekspresikan perasaan. Tulis segala hal positif yang suami miliki, simpan dan buka kembali setiap Mama menemukan segala hal baru. Atau muncul di pikiran, bahwa Mama telah "salah" memilih pasangan.

Cara seperti ini bisa menjadi terapi, terlebih saat terjadi permasalahan dalam pernikahan. Melihat kembali hal-hal positif pada diri suami akan menurunkan ketegangan yang sedang dihadapi, lebih mudah untuk memaafkan satu sama lain. Dan kembali mensyukuri pernikahan yang telah menjadi pilihan bersama.


BACA JUGA


Hubungan Suami Istri Tak Selamanya Mulus - Mengertilah 7 Kebutuhan Dasar Mama Ini, Pa, Demi Menjaga Kekompakan Kita!

Hubungan Suami Istri Tak Selamanya Mulus - Mengertilah 7 Kebutuhan Dasar Mama Ini, Pa, Demi Menjaga Kekompakan Kita!

Hubungan suami istri penuh lika-liku ya, Ma. Meski satu atap, suami istri adalah 2 pribadi yang tidak mungkin sama. Pasti berbeda. Salah ...

Read more..


Nah, Ma, mulailah melakukan perbaikan kualitas hubungan suami istri di atas satu per satu namun konsisten mulai hari ini ya. Dan, terus tingkatkan volume cinta dalam hati Mama.

Have a happy marriage ever after!





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Perbaiki Kualitas Hubungan Suami Istri dengan 9 Hal yang Mungkin Bisa Dilakukan Mulai Sekarang Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Damar Aisyah | @damarnuraisyah

I am a day dreamer, a mom of two who love to write anything about kids, parenting, earlychildhood education. I am interest in traveling, crafting and any activities related to women empowerment.

Silahkan login untuk memberi komentar