Khusus untuk Single Parent: Ini Dia 3 Rumus untuk Kembali Membangun dan Membina Hubungan yang Positif

Khusus untuk Single Parent: Ini Dia 3 Rumus untuk Kembali Membangun dan Membina Hubungan yang Positif

1.6K
Menjadi single parent, bukan berarti tak ada harapan lagi untuk bisa membina hubungan baru yang lebih positif. Yuk, praktikkan 3 rumus khusus bagi single parent berikut ini!

Hi, single parent aka single moms, apa kabarnya? I really wish you bunch of joy and happiness, loads of luck and success, both in career and relationship.

Hmmm, ngomongin soal relationship, jadi gimana perkembangannya dengan si Mr. Niceguy itu? Si dia yang mampu membangkitkan kepercayaan Mama lagi akan diri sendiri, dan akan cinta. Sang Arjuna yang rencananya akan menyeimbangkan dan mencerahkan kembali dunia Mama, serta memberi arti di sepanjang sisa hidup Mama.

Eh? Gimana, Ma? Gagal lagi? Kenapa bisa gitu?

Yes, Ma, kenapa ya, kok bisa gitu? Ternyata si Mister kurang sesuai dengan harapankah? Anak-anak atau lingkungan terdekat Mama tidak sreg? Atau ... mungkin ada yang salah dengan Mama?

What if the problem is really you?

Well, jika Mama merasa bahwa permasalahannya ada pada diri sendiri, mari kita bedah satu per satu poin-poin di bawah ini, untuk melihat apa yang bisa Mama lakukan untuk memperbaikinya –for your own sake!


BACA JUGA


Single Parent Tetap Bisa Membuka Hati dan Menemukan Cinta Lagi Lho - Because ... Why Not?

Single Parent Tetap Bisa Membuka Hati dan Menemukan Cinta Lagi Lho - Because ... Why Not?

Menjadi single parent biasanya lantas membuahkan trauma. Hingga akhirnya merasa content, sudah puas. Toh, sudah ada anak-anak. Tapi, ...

Read more..


3 Rumus untuk para single parent yang ingin membangun dan membina hubungan yang positif


1. Bertekad


‘After all of the darkness and sadness, soon comes happiness’ adalah sepenggal dari lagu Survivor-nya Destiny’s Child yang sangat inspiratif.

Ya, tembang yang menyuarakan hati seorang wanita yang berjuang bangkit dari keterpurukan itu memang keren bingits, baik dari segi aransemen musik maupun liriknya. Karena begitulah adanya, bukan, Ma?

Bagi para single parent, setelah merasakan berjuta kepedihan, sinar terang di ujung lorong yang gelap itu pasti datang. Maha adil Tuhan, untuk segala keindahan yang akan Mama rasakan di masa depan.

Jadi, yuk single parent, bertekadlah seteguh hati untuk keluar dari kelamnya masa lalu. Mungkin tidak mudah, tapi jangan lepas keyakinan bahwa apa pun yang pernah Mama alami sebelumnya hanyalah sebuah fase dalam hidup yang harus dilalui. Di mana setelahnya, akan datang fase baru yang akan mengantar Mama pada kebahagiaan.

Seperti halnya Tuhan membuatkan kepompong yang menghadiahkan sayap bagi sang ulat untuk tinggal landas dengan keelokan.

So, be tough and have faith ya, Ma. Be the butterfly by keep on surviving!


2. Berusaha


Kedengarannya memang berat, karena yang namanya usaha itu butuh waktu, pikiran, dan tenaga.

Termasuk bagi para single parent yang ingin kembali membangun hubungan baru yang lebih positif. Padahal, selama ini ketiga hal tersebut kebanyakan Mama habiskan untuk anak-anak dan pekerjaan. Ibarat kata, kalau pria itu ‘dijual’ dalam berbagai varian dan bisa cepat saji layaknya mi instan, pasti akan Mama borong dan pilih dengan cerdas dan saksama tanpa banyak mengeluarkan waktu, pikiran, dan tenaga.

Dalam sekejap, calon suami ideal sudah siap di hadapan untuk menikahi.

Yeah, you wish!

Tapi Ma, ternyata stage ini tuh adalah yang paling indah, loh! Ya, kapan lagi bisa merasakan deg-deg-ser-nya pendekatan yang dilakukan seorang pria pada Mama, jika bukan di sini? Tersipu atas rayuan-rayuannya yang menggoda, melayang karena kalimat-kalimatnya yang menyenangkan, dan terbuai pada perhatian-perhatiannya yang ditujukan hanya pada Mama seorang. Aih!

So, just enjoy it all, Ma. Nikmati masa-masa ‘dunia serasa milik berdua dan yang lainnya ngontrak’ ini dengannya. Temukan sang pendamping impian pada tahapan ini, walaupun tentu saja akan menyita sekian dari waktu, pikiran, dan tenaga Mama.

Tidak mengapa, because it’s worth it.


BACA JUGA


Single Rocking Mama, Beginilah Cara untuk Mulai Berkencan Lagi!

Single Rocking Mama, Beginilah Cara untuk Mulai Berkencan Lagi!

The most difficult part of dating as a single parent is deciding how much risk your own child's heart is worth. ~ Dan Pearce

Read more..


3. Ikhlas


Kebalikan dari usaha, ikhlas lebih terkesan mudah, walaupun kenyataannya jauh lebih susah untuk dilakukan! Dengan segala tekad yang Mama berani ikrarkan, dilanjut dengan usaha yang tidak habis Mama perjuangkan, lalu disuruh let go.

Aih. Rumusan dari mana itu, kok tiba-tiba harus dipasrahkan? Tapi ... ya memang demikianlah adanya, Ma. Karena bila sampai di sana, saat niat dan ikhtiar selesai ditunaikan, sudah tidak ada lagi yang bisa Mama lakukan, selain berserah pada kehendakNya. You have done the best, let God do the rest, bukan?

Tapi, bagaimana caranya supaya bisa ikhlas?

Tentu dengan membenahi pemahaman Mama tentang kehidupan. Sadari kelebihan berikut kekurangan Mama sebagai perempuan yang mencoba menjalani kodratnya, lalu menerimanya. Bahwa Mama pernah menjalin hubungan, namun gagal dan akhirnya harus menjadi seorang single parent.

Dengan begitu, Mama akan jauh dari kesombongan, dan tidak mudah mengeluhkan kenyataan. Mama juga akan jadi pribadi yang lebih bersinar dalm balutan percaya diri dan kerendahan hati.

Usahakan juga untuk bersabar dengan tidak memburu-buru keadaan. Nikmati setiap prosesnya, segala rasa cinta juga rasa sakit, yang ternyata –somehow, someway- indah menyentuh kalbu.

Karena dengan semua rasa itu, Mama akan bermetamorfosa menjadi wanita yang matang bersama kenangan sekaligus pengalaman.


BACA JUGA


5 Hal Ini Lho, yang Membuat Perempuan Merasa Nyaman dalam Sebuah Pernikahan!

5 Hal Ini Lho, yang Membuat Perempuan Merasa Nyaman dalam Sebuah Pernikahan!

When a woman tells a man about her feelings, she doesn't want him to fix her, she wants him to shut up and listen. - Anonim

Read more..


Dearest single parent, jika sudah membekali diri dengan rumus-rumus di atas, siapkah untuk meraih hubungan yang jauh lebih menjanjikan dengan sang pria idaman?

Tidak perlu terlalu banyak khawatir, just give your best effort in every single step, alias jalani dan nikmati saja semua tahapannya. The new -positive thinking and attitude – you will bring you to a much better relationship.

Nah sampai sini, jadi terdengar lagi sisa lirik lagu trio perempuan tangguh Destiny’s Child kah, Ma?

If I surround myself with positive things, I’ll gain prosperity. I’m a survivor, I’m not gonna give up ….

Wish you all the best, single Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Khusus untuk Single Parent: Ini Dia 3 Rumus untuk Kembali Membangun dan Membina Hubungan yang Positif". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar