R.A. Kartini dan 7 Kutipan Bijak yang Meyakinkan Kita Bahwa Perempuan Bisa Melakukan Segalanya!

R.A. Kartini dan 7 Kutipan Bijak yang Meyakinkan Kita Bahwa Perempuan Bisa Melakukan Segalanya!

7.4K
RA Kartini dan emansipasi perempuan, sudah tak perlu ditanyakan lagi hubungannya. Kutipan-kutipan penuh semangat ini akan membuat kita semakin yakin, bahwa perempuan adalah makhluk yang kuat dan bisa melakukan segalanya.

Hai, Mama! Pasti Mama nggak lupa kan, kalau di bulan April ini kita memperingati satu tanggal bersejarah dalam hidup kita sebagai perempuan Indonesia? Yes, kita akan memperingati Hari Kartini, tanggal 21 April.

Pas banget ya, di bioskop sekarang juga sedang diputar film Kartini, sebuah film biografi arahan sutradara Hanung Bramantyo. Yah, meskipun agak-agak diwarnai pro kontra, akibat pemain utamanya, Dian Sastro, yang tertangkap video mengibaskan tangan saat digandeng penggemar, namun sekiranya tak memengaruhi arti penting peringatan Hari Kartini itu sendiri.

Kalau sejarah RA Kartini, ibu emansipasi perempuan Indonesia ini, pastilah Mama sudah hafal betul ya? Bagaimana beliau harus menjalani kehidupannya sebagai perempuan yang hidup di zaman penjajahan Belanda, bagaimana ia harus tunduk terhadap hukum-hukum dan peraturan-peraturan adat tradisional yang mengungkungnya.

Yang saya kagumi dari Kartini adalah kegemarannya melayangkan surat pada sahabat-sahabat penanya di Belanda, Ma. Ah, sama banget dengan saya ya? Suka nulis. Hahaha. Ih, ngaku-ngaku sama dengan Kartini deh. Padahal mah jauh ya.

Tapi coba direnungkan, Ma. Kartini dulu mampu membuat perubahan dengan tulisannya. Dan sekarang, makin banyak lho perempuan yang suka menulis, dan mampu membawa perubahan melalui tulisannya. Para penulis Rocking Mama ini, contohnya. Bener nggak sih? Hahaha. Applause deh untuk para penulis Rocking Mama!

Anyway, surat-surat Kartini pada akhirnya dikumpulkan oleh Mr. J.H. Abendanon untuk dibukukan dan bahkan dicetak hingga berulang kali. Tak hanya dalam bahasa Belanda, surat-surat Kartini ini kemudian juga dialihbahasakan ke bahasa Melayu, bahasa Jawa dan bahasa Sunda lho.

Semua, pastinya, bertujuan agar surat-surat Kartini bisa menginspirasi lebih banyak orang dengan bahasa yang berbeda-beda.

Dan, dari semua surat-surat Kartini tersebut, ada beberapa kutipan penuh semangat dari Kartini tentang situasi dan kondisi perempuan Indonesia, termasuk soal mimpi-mimpinya, Ma.



Kali ini, untuk menghormati Ibu Kartini, ibu emansipasi perempuan Indonesia, saya telah mengumpulkan 7 kutipan paling bersemangat dari Kartini dan membuatnya menjadi sebuah photoquotes agar bisa dinikmati oleh seluruh Rocking Mama di seluruh dunia.


Ini dia, Ma, beberapa kutipan penuh semangat dari RA Kartini yang bisa selalu kita ingat dalam menjalani hidup sehari-hari.


“Bermimpilah, bermimpilah, dengan hal yang demikian hatimu merasa berbahagia, mengapatah akan tidak?”
― Raden Adjeng Kartini

Kartini mengingatkan kita, para perempuan Indonesia bahkan yang sudah berstatus mama, untuk tetap punya mimpi dan cita-cita. Status mama seharusnya tak menjadikan kita puas dengan kondisi kita sekarang, Ma. Apalagi kalau kemudian mimpi dan cita-cita itu menjadikan kita pribadi yang bahagia.

Makanya, ayo tetap semangat mengejar mimpi ya, Ma!


“Barangsiapa tidak berani, dia tidak bakal menang, itulah semboyanku! Maju! Semua harus dimulai dengan berani! Pemberani-pemberani memenangkan tiga perempat dunia!”
― Raden Adjeng Kartini

Perempuan memang selalu ragu-ragu dan takut-takut untuk mengambil kesempatan dan risiko. Padahal di balik kesempatan itu kadang ada suatu nilai tambah yang ditawarkan. So, we have to be brave, Mama! Kita harus berani mengambil sikap, speak out an stand up. Apalagi untuk sesuatu yang kita anggap benar. Dengan menjadi berani, kita pun tak lagi menjadi objek pelecehan seksual.


“Apakah gunanya memaksa orang laki-laki menyimpan uang, apabila perempuan yang memegang rumah tangga tiada tahu akan harga uang itu!”
― Raden Adjeng Kartini

Kartini juga mengingatkan, betapa pentingnya bagi kita untuk cerdas mengatur keuangan rumah tangga, Ma. Bahwa kitalah yang memegang peranan dalam perekonomian keluarga, meski mungkin bukan kita yang menjadi tulang punggung dan pencari nafkah. Namun, semua pengambilan keputusan ada di tangan kita. Karena itu, kita harus bijak.


“Cita-cita itu ialah memperindah martabat manusia, memuliakannya, mendekatkan pada Kesempurnaan.”
― Raden Adjeng Kartini, Brieven Aan Mevrouw R.M. Abendanon Mandri En Haar Echtgenoot Met Andere Documenten

Lagi-lagi kita diingatkan oleh Kartini tentang cita-cita kita. Well, tunggu apa lagi, Ma? Ayo, segera ingat lagi apa saja cita-cita yang belum tercapai selama ini.


“Kalau anak laki-laki itu mementingkan diri sendiri, maka itu bukan salah mereka, itu terletak pada pendidikannya, mereka dibuat demikian. Mereka mendapat semuanya, boleh semuanya dan apa yang tidak mereka ambil, itu baik untuk anak-anak perempuan.”
― Raden Adjeng Kartini, Brieven Aan Mevrouw R.M. Abendanon Mandri En Haar Echtgenoot Met Andere Documenten

Ah ya. Bahkan sampai sekarang, hal-hal seperti ini pun masih saja menjadi masalah. Mengapa pria bisa berprestasi setinggi mungkin, sedangkan perempuan selalu saja diingatkan soal kodrat mereka?

Bukankah masing-masing punya peran sendiri-sendiri di masyarakat kita? Sudah saatnya, perempuan juga diakui kemampuannya.


“Perkembangan intelektual masih belum merupakan surat ijazah untuk kesusilaan.”
― Raden Adjeng Kartini, Brieven Aan Mevrouw R.M. Abendanon Mandri En Haar Echtgenoot Met Andere Documenten

Bahkan di zaman dahulu pun, Kartini sudah menyentil soal hubungan antara kesusilaan dan tingkat intelektual seseorang. Masih ingat kan, beberapa kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang-orang yang seharusnya pintar dan berpendidikan. Sungguh, tingkat intelektualitas itu nggak ada hubungannya dengan kesusilaan.


“Door Duisternis, Tot Licht-Habis Gelap,Terbitlah Terang”
― Raden Adjeng Kartini

Dan akhirnya, habis gelap terbitlah terang. Pada setiap masalah, akan selalu ada pencerahannya. Selalu ada hikmah yang bisa diambil. Kita tak boleh menyerah di tengah jalan.


BACA JUGA


Hari Ibu dan 5 Fakta Tentang Perempuan yang Cukup Mengejutkan dan Perlu Mama Tahu

Hari Ibu dan 5 Fakta Tentang Perempuan yang Cukup Mengejutkan dan Perlu Mama Tahu

Mau tahu fakta tentang perempuan yang sebenarnya di luar sana, Ma? Kalau iya, maka momentum Hari Ibu ini cocok untuk kita bisa melihat apa ...

Read more..


Nah, gimana, Ma? Apakah Mama merasa lebih bersemangat sekarang setelah membaca kutipan-kutipan Kartini di atas? Pastinya ya!

Sekarang saatnya Mama kembali menjalankan peran Mama sebagai perempuan di tengah masyakarat,dan juga sebagai seorang ibu bagi keluarga.

Semangat selalu ya, Ma! Kita pasti bisa!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "R.A. Kartini dan 7 Kutipan Bijak yang Meyakinkan Kita Bahwa Perempuan Bisa Melakukan Segalanya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar