Rossa Sudah Tak Tegar Lagi Menghadapi Nyinyiran - Bagaimana dengan Mama?

Rossa Sudah Tak Tegar Lagi Menghadapi Nyinyiran - Bagaimana dengan Mama?

8K
Entah itu Rossa, atau kita, semua bisa saja harus berhadapan dengan nyinyiran. Itu biasa, karena kita hidup di tengah masyarakat. Kita tak bisa mengendalikan pendapat orang, namun seharusnya kita bisa mengendalikan diri. Tetap tegar, Rossa!

Aduh, pagi-pagi buka web entertainment, langsung baca berita utama soal Teh Rossa yang "membalas" komen nyinyir netizen soal kedekatannya dengan Afgan.

Pelantun lagu Tegar ini ternyata nggak setegar lagunya dalam hal menanggapi nyinyiran yah? Hihihi. Becanda kok, Teh Rossa! Peace! Asal jangan kebablasan semacam si ibu doktor yang ada di sana itu, yes? Nyinyirnya kebablasan, sampai semua orang juga dinyinyirin. Hahaha.


Teh Rossa memang tertangkap kamera salah satu akun gosip Instagram yang itu tuh, Ma, sedang berduaan dengan Afgan. Unch unch!

Fotonya menunjukkan keduanya sedang berangkulan hangat. Kontan, postingan ini mengundang berbagai reaksi, dari mulai "anak nganter mamak belanja", "Rossa suka yang begindang-begindang", "jadi artis harusnya bisa kasih contoh yang baik", sampai soal "gosip penyimpangan orientasi seksual si mas sadis", dan entah berapa banyak komen menghakimi lainnya.

Teh Rossa sepertinya cukup jengah dengan berbagai komen ini, sehingga ia pun membalas dengan satu kalimat yang cukup menohok. Tak ayal, berbagai reaksi kembali muncul menanggapinya. Ada yang bilang, "Teh Rossa kok kasar?", hingga yang menyatakan kalau reaksi Rossa cukup wajar, karena ya siapa sih yang mau dibully?

Yah, namanya artis yah, Ma, serba salah deh kayaknya. Dalam hal apa pun mesti siap dikomentarin, dari komen pujian sampai komen yang terkasar. Iya, semuanya harus diterima. Pinter-pinternya mbak atau mas artis, mau dipilah bagaimana. Kadang mungkin komen terkasar itu juga ada benarnya juga lho, mbak, mas (terlepas dari kasus Teh Rossa doang lho ya)! Mungkin para netizen ini juga saking sayangnya, tapi kurang bisa memilih kata-kata yang tepat, gitu aja sih.


BACA JUGA


Tsania Marwa dan Atalarik Syah Mungkin Telah Melupakan 1 Ritual Suami Istri Ini Sehingga Perceraian Mereka Begitu Tiba-tiba!

Tsania Marwa dan Atalarik Syah Mungkin Telah Melupakan 1 Ritual Suami Istri Ini Sehingga Perceraian Mereka Begitu Tiba-tiba!

Tsania Marwa dan Atalarik Syah bercerai setelah 4 tahun menikah, padahal keduanya sepi gosip. Mengapa begitu tiba-tiba? Dan, bahkan Atalarik ...

Read more..


Anyway, saya pribadi sih nggak melihat ada permasalahan dengan kedekatan Teh Rossa dengan Afgan. Memang kenapa kalau dapat brondong? Salah? Dosa? Enggak dong. Bebas. Namanya cinta mah, bebas! Itu pertama. Dua, itu ranah privacy. Kenapa enggak kita lihat saja sih prestasi si artis? Kita kritisi saja aksi panggungnya, suaranya, ya pokoknya yang berhubungan dengan profesinya. Biar si mbak dan mas artis makin oke berkaryanya kan?

Tapi, yah, kalau nggak ada 'perang' medsos gini mah, kayaknya hidup ini sepi. Bener nggak, Ma? Hahaha.

Dan, well, jangankan artis ya, Ma. Kita aja nih, yang bukan artis, nggak jarang juga terkena nyinyiran. Entah itu dari teman-teman, di kantor, dari tetangga, bahkan dari keluarga sendiri!

Saat kita melakukan sesuatu, apalagi yang dipandang "nggak normal dilakukan", pasti deh ujung-ujungnya adaaa ... aja yang komen. Adaaa ... aja yang menghakimi. Adaaa ... aja yang menilai. Padahal, mungkin nih, semua keputusan kita itu sudah kita pikirkan masak-masak risikonya ataupun dampaknya. Semua sudah jadi pertimbangan. Orang-orang di luar sana pun nggak pernah tahu apa masalah sebenarnya, apa pertimbangan kita di balik keputusan kita itu.

Tapi, kok bisa ya mereka nyinyirin seolah-olah mereka tahu apa yang terjadi sebenarnya? Seakan-akan mereka lebih tahu segalanya?

Well yeah, kita nggak bisa mengendalikan apa pendapat orang, Ma. Mau kita artis atau bukan, apa yang muncul di benak orang lain, itu sama sekali nggak bisa kita kontrol. We can't just shout, "Don't even say it!", semacam "Jangan katakan ini pada stay at home mom!", atau jangan tanyakan ini pada ibu bekerja, dan seterusnya, pada mereka. Mereka tetap akan mengatakan sesuatu (based on their shoes) mengenai diri kita, baik di depan kita ataupun di belakang kita.

It's just that normal!


Awalnya mungkin kita bisa menanggapinya dengan santai. Seperti Teh Rossa, barangkali juga sudah beberapa kali mendiamkan komen-komen pedas penggemarnya ini (haters termasuk penggemar kan ya, Ma? Hehehe.). Dan, mungkin saja, kali ini sudah mencapai batasnya.

Coba saja, Ma. Kalau Mama misalnya selalu ditanya, "Kok belum 'isi'?" setiap kali bertemu dengan orang, sebel juga kan ya? Atau pertanyaan wajib tiap Lebaran buat para singles nih, "Kapan nikahnya?" Aduuuh, rasanya pengin ngumpet aja di kamar kalau lagi ada keluarga besar.

Kenapa ya, orang jadi riweuh ngurusin orang lain?

Perhatian. Yes, itu dia. Atau, basa-basi.

Terus apa dong yang bisa kita lakukan untuk menanggapi segala bentuk komen dan nyinyiran ini?

Santai!

... dan mungkin beberapa hal berikut.


BACA JUGA


Sering Ditanya Kapan Punya Anak Lagi? Nggak Perlu Dongkol, Jawab Saja Begini!

Sering Ditanya Kapan Punya Anak Lagi? Nggak Perlu Dongkol, Jawab Saja Begini!

Pertanyaan annoying berikutnya, setelah "Kapan hamil lagi?". Yes, "Kapan punya anak lagi?" Nggak perlu dongkol, jawab saja dengan ringan dan ...

Read more..


3 Hal yang bisa Mama lakukan kalau Mama harus menghadapi nyinyiran seperti halnya Rossa


1. Kendalikan diri

Ya, yang paling utama adalah kendalikan diri, agar hal itu tak mengganggu kita. Bisikkan pada diri sendiri, bahwa apa pun yang orang katakan, itu nggak akan mengubah keputusan kita. Apa pun yang dibilang atau disarankan oleh orang lain (apalagi yang kurang akrab), itu nggak akan mengganggu kita dan nggak akan bisa mengubah apa pun. Kenapa? Karena kita sudah memikirkannya dengan berbagai pertimbangan.

Jika ada yang sudah benar-benar bikin kesel, ya balik lagi, Ma, kendalikan diri lagi. Hitung-hitung kita sedang mengikuti anger management class gratis. Hahaha.

Atau, paling baik yang bisa kita lakukan adalah meninggalkan TKP, keluar sejenak, hirup udara segar. Dengarkan musik-musik yang menenangkan. Baru deh memikirkan lagi, apa yang harus kita katakan kemudian.


2. Coba berpikir positif

Mereka sayang pada kita, dan caranya menyatakan sayang ya dengan cara kasih komen. Mereka menganggapnya mungkin sebagai masukan, tanpa sadar sama sekali bahwa sebenarnya itu cukup menyakitkan.

Teh Rossa mungkin juga harus memikirkan salah satu komen yang menyebutkan, bahwa ia seharusnya bisa menjaga sikap karena bagaimanapun ia adalah public figure kan? Seharusnya sudah tahu betul, bahwa menjadi idola itu memang mesti akan dijadikan role model.

Bukannya saya ikut menghakimi Teh Rossa sih. Tapi, pada umumnya, masyarakat Indonesia kan berpandangan demikian. Kita toh masih hidup di negara Indonesia kan? Mau nggak mau, di mana bumi dipijak di situlah langit dijunjung.

Kalaupun mau menanggapi, ya tanggapi saja dengan sopan. Atau senyumin aja deh. HItung-hitung sedekah ya, Teh Rossa? Hihihi.


3. Tetap jadi diri sendiri

Ingat, pendapat satu orang tentang kita bisa jadi akan berbeda dengan pendapat orang yang lainnya. Pendapat-pendapat itu nggak akan bisa mengubah kita, baik dengan cara apa pun. Opinions stay as opinions. Mau kita dengarkan atau tidak, semua balik lagi ke diri kita sendiri.

So, stay calm, dan pelihara sense of humor kita, Ma.


BACA JUGA


Tetap Percaya Diri dan Stop Memikirkan Pendapat Orang Lain, Ma! 4 Cara Ini Bisa Bantu Mama Untuk Melakukannya

Tetap Percaya Diri dan Stop Memikirkan Pendapat Orang Lain, Ma! 4 Cara Ini Bisa Bantu Mama Untuk Melakukannya

Berhenti mencemaskan apa yang dipikirkan orang lain, percaya diri bahwa semua yang Mama putuskan akan baik adanya karena sudah melalui ...

Read more..


Seperti yang sudah saya tulis, bahwa kita hidup di tengah masyarakat Indonesia. Mau nggak mau, lingkungan juga ikut membentuk karakter diri kita. Namun, hal terbesar yang bisa membentuk pribadi kita adalah ya kita sendiri. Jangan biarkan pendapat orang menjadi gangguan.

So, Teh Rossa, sabar ya Teh! Tetap pelihara hati dan otaknya, biar tetap cantik ya, Teh! Hehehe.

Keep singing! We love you, Teh Rossa! Ciyehhh ... sok akrab banget kitah!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Rossa Sudah Tak Tegar Lagi Menghadapi Nyinyiran - Bagaimana dengan Mama?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar