Rutin Olahraga Nggak Cuma Bagus untuk Kesehatan - Begini Cara Mulai Ajak Anak Beraktivitas Fisik Bersama Biar Lebih Seru!

Credit Picture Pixabay

Rutin Olahraga Nggak Cuma Bagus untuk Kesehatan - Begini Cara Mulai Ajak Anak Beraktivitas Fisik Bersama Biar Lebih Seru!

1.2K
Olahraga jelas baik untuk kesehatan. Tapi ternyata aktivitas fisik yang diperlukan oleh anak itu banyak juga manfaat lainnya!

Halo, Mama! Bagi kita, mungkin olahraga sudah dimasukkan dalam jadwal harian. Benar bukan? Ya, seiring dengan semakin tingginya kesadaran akan pola hidup sehat. Dan semakin merebaknya pemahaman bahwa olahraga adalah bagian dari lifestyle. Maka, olahraga sudah tidak asing lagi dan menjadi aktivitas fisik yang rutin.

Hal ini diaminkan dengan menjamurnya pusat kebugaran di berbagai sudut kota. Tak hanya fitnes, aerobic and gym yang sedari dulu mudah ditemukan. Klub yoga dan pilates pun mulai merambah berbagai kalangan.

Nah, kalau Mama sendiri olahraganya apa? Bergabung dalam klub-klub tersebut? Atau olahraga dan melakukan aktivitas fisik ringan bersama keluarga saja?


BACA JUGA


Pengin Keluarga Sehat, Lakukan 5 Aktivitas yang Melibatkan Fisik Ini Secara Teratur Bersama-sama!

Pengin Keluarga Sehat, Lakukan 5 Aktivitas yang Melibatkan Fisik Ini Secara Teratur Bersama-sama!

Keluarga sehat? Wujudkan dengan melakukan 5 aktivitas menyenangkan nan seru ini bersama

Read more..


Bagi sebagian Mama, menyediakan waktu untuk menikmati fasilitas klub kebugaran memang tidak mudah. Baik Mama bekerja ataupun yang memilih menjadi stay at home mom, ada saja pekerjaan yang membuat olahraga ke klub hanya menjadi impian.

Oleh sebab itu, olahraga ringan di rumah, biasanya menjadi pilihan di kalangan Mama. Berjalan di atas treadmill, berlari mengelilingi komplek rumah, atau yoga dan zumba dengan panduan dari Youtube sering kali dipilih para Mama.

Nah, Ma. Saat memutuskan melakukan olahraga di rumah, nggak ada salahnya loh kalau Mama juga mengajak anak-anak ikut serta. Karena bagi anak, olahraga tidak hanya sebagai latihan fisik, tapi juga sangat baik untuk menjaga konsentrasi, emosi dan perkembangan kemampuan intelektualnya.

Menurut American Academy of Pediatric (2008), setiap hari selama satu jam melakukan aktivitas bermain tidak hanya baik untuk fisiknya, tapi juga berpengaruh besar pada perkembangan mental anak. Bahkan, salah satu sumber menyebutkan, rutin berolahraga bagi anak dapat memengaruhi kecerdasan intelektualnya. Hal ini dikaitkan dengan kenaikan nilai akademis anak. Olahraga dapat memotivasi seorang anak menjadi lebih kreatif, tekun dan sabar dalam menghadapi persoalan.

Bagi anak, olahraga tidak terbatas pada melatih kebugaran atau kekuatan otot. Mama harus tahu, bahwa beraktivitas di luar rumah merupakan salah satu bentuk olahraga yang dapat dilakukan anak. Dengan bermain, anak cenderung lebih kreatif, tingkat konsentrasinya tinggi, dan agresif dalam artian positif.

Hal sebaliknya terjadi jika anak terlalu banyak diam. Biasanya ketika bermain gadget, anak memang cenderung anteng. Tapi, Mama harus mewaspadai kondisi ini. Dalam kondisi diam, bisa-bisa anak menyimpan emosi yang meluap-luap.

Hal ini sudah pasti karena mereka tidak mampu mengekspresikan perasaannya. Energi anak tidak bisa keluar dan emosinya tertahan. Sehingga saat mereka dapat mengeluarkannya, maka akan cenderung meledak-ledak.


BACA JUGA


Agar Anak Pandai Mengelola Emosi, Yuk, Kenalkan Berbagai Bentuk Emosi Padanya!

Agar Anak Pandai Mengelola Emosi, Yuk, Kenalkan Berbagai Bentuk Emosi Padanya!

Anak pandai mengelola emosi saat besar nanti pasti akan mempunyai skor EQ (Emotional Intelligence) yang tinggi, dan itu merupakan modalnya ...

Read more..


Nah, Ma. Seperti halnya Mama yang kerap kali beralasan untuk pergi ke klub olahraga. Begitu pula yang terjadi dengan anak-anak. Oleh sebab itu, Mama harus memahami, bahwa sebenarnya olahraga untuk anak tidak harus murni kegiatan berolahraga. Apalagi harus bergabung dalam sebuah klub. Bersepeda atau berjalan kaki sudah cukup membuat mereka beraktivitas di luar rumah, di samping bermain.

Namun ada baiknya, Mama menjadi supporter sehingga dapat mendukung mereka.


Nah, beberapa cara berikut bisa Mama coba untuk mengajak anak melakukan olahraga atau aktivitas fisik di luar. Siapa tahu bisa jadi kebiasaan baru bagi anak. Who knows?


1. Berikan contoh


Selalu ya, apa pun kegiatan yang ingin Mama kenalkan pada anak, orang tua harus ngasih contoh duluan.

Cobalah untuk lebih rajin berolahraga. At least melakukan aktivitas fisik ringan, tapi rutin ya, Ma. Karena naluri anak akan secara langsung meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Seiring berjalannya waktu, dengan melihat komitmen yang Mama tunjukkan, yakin deh, anak-anak pasti tergerak melakukan hal serupa.


2. Beri tantangan


Anak-anak pun butuh pengakuan lho, Ma. Jadi, nggak ada salahnya Mama beri tantangan buat mereka untuk membuktikan kehebatannya. Misalnya, Mama bisa berikan challenge bersepeda, kekuatan berlari atau kegiatan lain yang melibatkan aktivitas fisik anak.

Seperti halnya para orang tua, anak-anak pun senang mengamati grafik perkembangan mereka dari waktu ke waktu.

Nah, Mama bisa membantu dengan membuat grafik keluarga. Sehingga mereka merasa tertantang untuk berkompetisi dengan anggota keluarga yang lain.


3. Lakukan dalam berbagai bentuk kegiatan


Mengajak anak berkegiatan fisik tidak terbatas pada satu atau dua jenis olahraga saja.

Jalan-jalan ke taman, hiking jika usia anak sudah memungkinkan, atau tamasya ke kebun binatang. Ketiganya hanya sebagian alternatif melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan. Aktivitas fisik sepeti itu tidak hanya dapat membakar kalori, tapi juga menguatkan otot dan yang pasti meninggalkan kenangan indah bagi anak.


BACA JUGA


Mendidik Anak Tak Ketagihan Gadget, Berikut Beberapa Aktivitas Tanpa Gadget yang Bisa Mama Lakukan Bersama si Kecil!

Mendidik Anak Tak Ketagihan Gadget, Berikut Beberapa Aktivitas Tanpa Gadget yang Bisa Mama Lakukan Bersama si Kecil!

Mendidik anak agar tak ketagihan gadget harus dilakukan secara simultan. Apalagi bagi anak-anak yang memang sudah terlanjur terpapar gadget ...

Read more..


4. Ajak si kecil berbicara


Penting bagi Mama untuk mengajak si kecil berbicara. Sampaikan pada anak, mengapa mereka harus berkegiatan fisik atau melakukan olahraga.

Ajak anak berdiskusi mengenai manfaatnya untuk menjaga kekuatan otot dan tulang, mengontrol emosi, menjaga tubuh selalu bugar. Dan beberapa manfaat lain seperti yang sudah disebutkan di atas.


5. Menjadikannya ritual keluarga


Ritual keluarga bisa menjadi salah satu cara untuk menggabungkan seluruh anggota keluarga dalam satu kegiatan rutin bersama.

Cara ini juga efektif bagi anak untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru, ketimbang melakukan pemaksaan kan, Ma? Jika memungkinkan, Mama bisa juga mengajak teman dekat anak terlibat dalam ritual keluarga tersebut. Sehingga anak lebih bersemangat ketika ada teman dekatnya yang turut mengambil bagian.


BACA JUGA


Langsing Setelah Melahirkan Nggak Cuma Bisa Dicapai dengan Olahraga, dengan Melakukan 10 Kegiatan Khas Rumah Tangga Ini Juga Bisa!

Langsing Setelah Melahirkan Nggak Cuma Bisa Dicapai dengan Olahraga, dengan Melakukan 10 Kegiatan Khas Rumah Tangga Ini Juga Bisa!

Mau langsing setelah melahirkan? Diet dong! Olahraga dong! Eits, kalau Mama nggak ada waktu buat olahraga khusus, dengan 10 kegiatan khas ...

Read more..


Nah, Ma. Setelah mengetahui manfaat dan bagaimana mulai mengajak anak melakukan olahraga, Mama pun perlu lebih kreatif dalam menciptakan kegiatan bersama dengan anak.

Karena pada dasarnya, berkegiatan fisik tidak sebatas hanya olahraga yang bersifat terstruktur. Namun berbagai aktivitas fisik di luar rumah bisa menjadi sarana yang tepat untuk membuat kebiasaan rutin berolahraga sebagai salah satu kebutuhan mereka.

Stay healthy, stay happy, Mama!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Rutin Olahraga Nggak Cuma Bagus untuk Kesehatan - Begini Cara Mulai Ajak Anak Beraktivitas Fisik Bersama Biar Lebih Seru!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Damar Aisyah | @damarnuraisyah

I am a day dreamer, a mom of two who love to write anything about kids, parenting, earlychildhood education. I am interest in traveling, crafting and any activities related to women empowerment.

Silahkan login untuk memberi komentar