Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru

Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru

7.2K
Sahabat baik, seharusnya kehadirannya bisa membuat kita jadi bahagia. Tapi jika tidak? Well, tak ada yang tak bisa dilepaskan kan?

Mama punya seorang sahabat baik, dan Mama sudah lama menjalin pertemanan dengannya?

Memang menyenangkan punya besties, atau sahabat baik itu ya, Ma. Mereka biasanya bisa menjadi tempat curhat yang paling ngertiin kita, bisa menjadi teman untuk menekuni hobi (karena biasanya hobinya juga sama), dan tempat kita berlari mencari bantuan jika kita sedang membutuhkan. Sahabat yang baik adalah orang yang murah hati, tak hanya memberi tapi juga menerima.


BACA JUGA


Mengapa Perempuan Lebih Suka Curhat pada Sahabatnya? Ternyata Ini Alasannya!

Mengapa Perempuan Lebih Suka Curhat pada Sahabatnya? Ternyata Ini Alasannya!

A best friend is like a four-leave clover; hard to find and lucky to have ~ Sarah Jessica Parker

Read more..


Yah, pokoknya bersamanya tuh kita bisa menjadi diri sendiri banget deh! Tanpa takut dihakimi, atau digosipin. Bener nggak, Ma?

Tapi, kemudian, seiring waktu ada perubahan yang terjadi.

Sahabat baik Mama tersebut semakin hari semakin sering mengecewakan Mama. Apakah dia suka melakukan salah satu hal berikut (atau malah semuanya)?


3 Tanda sahabat baik sudah bukan yang terbaik bagi kita lagi


1. Dia suka membatalkan janji dan sulit banget dihubungi


Di tengah kesibukan, Mama selalu berusaha menyempatkan waktu untuk hadir di sampingnya. Saat dia sedih, saat dia merayakan keberhasilan, Mama selalu ada untuknya.

Tapi, sayangnya ini tak berlaku timbal balik.

Setiap kali Mama ingin ketemu dengan sahabat baik Mama tersebut, dia membatalkannya. Sedihnya lagi, saat Mama benar-benar butuh kehadirannya, dia malah sulit sekali dihubungi.


2. Lupa tentang Mama, bahkan lupa kalau Mama ada?


Mama sering membantunya mempersiapkan ulang tahun anaknya, tapi sahabat baik Mama tersebut malah sama sekali tak mengucapkan selamat saat si kecil Mama (atau bahkan diri Mama sendiri) sedang berulang tahun. Alasannya, dia nggak pernah bisa mengingat tanggal.

Hmmm, sebenarnya, Ma, alasan nggak pernah bisa mengingat tanggal ulang tahun sudah nggak berlaku, karena Facebook saja selalu ingat ulang tahun Mama kan?


3. Mengatakan sesuatu atau berbuat sesuatu yang membuat Mama menjadi rendah diri


Well, mungkin Mama nggak mengharapkan pujian. Tapi, seorang sahabat baik seharusnya nggak ragu-ragu untuk membuat Mama merasa lebih nyaman, bukan?

Dan, memberi pujian sederhana, seperti misalnya memuji baju baru Mama, atau mengucapkan selamat atas keberhasilan Mama, bukan hal yang terlalu berat untuk bisa dia ucapkan. Apalagi mengingat Mama sudah sering kali mengorbankan banyak hal untuknya.

Well, Mama sangat berhak untuk mendapatkan yang terbaik dalam hidup Mama lho. Dan teman yang baik bisa ikut berbahagia saat Mama berbahagia.


BACA JUGA


Stop Membandingkan Diri dengan Orang Lain! Untuk Hidup Yang Lebih Ringan dan Bahagia

Stop Membandingkan Diri dengan Orang Lain! Untuk Hidup Yang Lebih Ringan dan Bahagia

Stop membandingkan diri dengan orang lain! Lebih baik fokus mengasihi diri sendiri, juga sesama, dan terus berusaha mengembangkan diri

Read more..


Nah, apakah sahabat baik Mama tersebut melakukan salah satu hal tersebut di atas?

Hmmm, jika iya, mungkin sudah waktunya Mama mencari sahabat baik baru yang lebih menyayangi Mama. Jangan buang waktu Mama bersama orang yang tak membuat Mama bahagia, yang hanya memberikan energi negatif bagi diri Mama.

Memang akan terasa berat di awal, Ma. Rasanya kayak putus sama pacar aja deh. Tapi, demi kebahagiaan diri Mama, maka yes, Mama, you can do it.

Stay happy, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sahabat Baik Mama Sudah Sering Mengecewakan Mama? Ini dia 3 Tanda Bahwa Mama Butuh Teman Baru". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar