Selalu Gagal Berhenti Merokok? Ini Dia 7 Cara Tetap Smoke-Free yang Ampuh - Selamat Hari Anti Tembakau Sedunia!

Selalu Gagal Berhenti Merokok? Ini Dia 7 Cara Tetap Smoke-Free yang Ampuh - Selamat Hari Anti Tembakau Sedunia!

1.3K
Berhenti merokok adalah hal yang mudah dilakukan, namun tetap mempertahankan kondisi tanpa merokok, lain lagi ceritanya. Namun, berhenti merokok bukanlah mission impossible. Ayo, terus semangat!

Saya merokok sejak usia 18 tahun. Alasannya adalah, karena teman-teman saya merokok. Yes, i hate to admit, tapi memang alasan saya mulai merokok itu karena ingin diterima oleh lingkungan pertemanan. Sudahlah merokok itu bukan sesuatu yang membanggakan, alasannya pun cemen. Ampun deh, saya!

Semakin menua, saya kerap menyesali keputusan saya itu, karena kerugiannya banyak! Nggak usahlah kerugiannya saya sebutkan. Tinggal googling dengan kata kunci 'kerugian merokok', maka akan muncul berderet-deret daftarnya, baik itu dari masalah finansial, kesehatan, sosial dan lain sebagainya.

Tapi sialnya, sekali kecanduan, maka untuk total berhenti merokok itu susahnya setengah mati. Iya, total berhenti, lho, bukan mulai berhenti. Berhenti merokok saja sih gampang, kan Ma? Tinggal tidak menyulut rokok saja, kelar. Tapi seberapa lama kondisi tersebut bertahan?


BACA JUGA


Inilah Alasan Mengapa Mama Perokok Aktif Harus Tetap Menyusui Bayinya!

Inilah Alasan Mengapa Mama Perokok Aktif Harus Tetap Menyusui Bayinya!

Breastfeeding is not a choice. It's a responsibility

Read more..


Jangan ditanya sudah berapa kali saya mencoba berbagai macam metode berhenti merokok. Dari cold Turkey (berhenti merokok secara serta merta) sampai mengurangi rokok. Saya pun mencoba berbagai macam alat bantu berhenti merokok, seperti permen karet dan patch.

Apakah semua itu berhasil membuat saya berhenti merokok? Iya. Tapi apakah semua itu berhasil membuat saya tetap smoke-free selamanya? Nope. Berkali-kali saya 'kejeblos' merokok lagi. Sampai-sampai ada satu bercandaan: berhenti merokok adalah hal yang bisa dilakukan berulang-ulang.

Pada akhirnya saya benar-benar berhenti merokok saat hamil. Dan masih berhenti sampai sekarang; jadi sudah nyaris 2 tahun saya smoke-free. Yay! Mungkin memang benar, berhenti merokok itu membutuhkan motivasi super kuat agar berhasil, dan motivasi saya adalah putri saya.

Namun jangan dikira begitu memiliki motivasi yang kuat, maka jalannya akan menjadi mudah, nggak juga. Beberapa kali saya tergoda untuk mulai lagi, karena teman-teman saya kebanyakan masih perokok. Tapi saya punya cara tersendiri yang sejauh ini sukses untuk membuat saya nggak kejeblos lagi.


7 Cara ampuh untuk benar-benar berhenti merokok



1. Selalu Ingat Motivasi Terkuat Mama Berhenti Merokok

1. Selalu Ingat Motivasi Terkuat Mama Berhenti Merokok -


Kawan saya berhenti merokok karena bronchitis kronis. Ia bercerita bagaimana sakit dan sesaknya saat ia bernapas; batuk pun membuat pinggangnya sakit seperti ditonjok. Selain itu, setiap hari ia seperti mendapat teror perasaan takut mati saat terbaring dirawat di rumah sakit, sembari melihat selang-selang dan alat-alat yang bergelantungan dan menancap di tubuhnya. Sampai hari ini, sudah 8 tahun ia berhenti merokok, dan setiap ada dorongan untuk merokok muncul, ia pun mulai mengingat kondisinya saat sakit dan memvisualisasikan dirinya saat di rumah sakit.

Saya, berhenti merokok karena putri saya. Selama hamil, saya ingin putri saya tumbuh dengan sehat dalam kandungan. Setelah lahir saya ingin ia bertumbuh tanpa paparan asap rokok. 

Dan setelah selama puluhan tahun merokok, pun merasakan bahwa merokok itu banyak ruginya, saya tidak ingin ia merokok. Karena saya tahu bahwa anak-anak itu belajar dari mengimitasi orang terdekat, tentu saja saya harus menjadi role-model-nya kan?

Nah, apa motivasi terkuat Mama untuk berhenti merokok? Temukan, Ma. Sekarang.



2. Jauhkan Rokok, Korek dan Asbak dari Jangkauan Mama

2. Jauhkan Rokok, Korek Dan Asbak Dari Jangkauan Mama -


Ada kondisi-kondisi tertentu yang bisa menjadi trigger bagi Mama untuk mengingat aktivitas merokok. Mungkin dulu saat sedang bekerja di depan laptop atau komputer, atau saat sehabis makan, Mama terbiasa merokok. 

Ketika pemikiran tersebut muncul dan kebetulan ada rokok, korek dan asbak dalam jangkauan tangan Mama, kemungkinan besar Mama akan mengambil dan menyulut rokok. Kejeblos lagi deh!

So, jauhkan barang-barang tersebut jika Mama memang berniat kuat berhenti merokok ya. Singkirkan, jangan sampai terlihat.



3. Mengurangi Nongkrong Iseng dengan Kawan Perokok

3. Mengurangi Nongkrong Iseng Dengan Kawan Perokok -

Ini baru saya sadari belakangan sih, dan kejadiannya pun bukan sengaja. 

Sejak punya anak saya memang jarang hang out lama-lama sambil mengobrol ngalor-ngidul, termasuk dengan kawan-kawan perokok. 
Well, memang berhenti merokok bukan berarti jadi memusuhi kawan-kawan perokok sih. Tapi kondisi hang out iseng, dan ngobrol lama memiliki potensi buat kita merokok lagi, apalagi kalau kita baru banget mulai berhenti merokok.

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Selalu Gagal Berhenti Merokok? Ini Dia 7 Cara Tetap Smoke-Free yang Ampuh - Selamat Hari Anti Tembakau Sedunia!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Oktarina Prasetyowati | @oktarinaprasetyowati

Seorang perempuan, seorang ibu, seorang pengajar yang terus belajar, penggemar boots & sneakers, senang menulis dan senang menggambar. Berminat dengan isu gender, pun feminist parenting.

Silahkan login untuk memberi komentar