Sering Ditanya Kapan Punya Anak Lagi? Nggak Perlu Dongkol, Jawab Saja Begini!

Sering Ditanya Kapan Punya Anak Lagi? Nggak Perlu Dongkol, Jawab Saja Begini!

5.1K
Pertanyaan annoying berikutnya, setelah "Kapan hamil lagi?". Yes, "Kapan punya anak lagi?" Nggak perlu dongkol, jawab saja dengan ringan dan dengan nada bercanda.

Yak! Begitu lolos dari pertanyaan "Kapan wisuda?", lalu "Kapan nikah?", dan "Kapan hamil?", jangan harap berarti semua pertanyaan-pertanyaan annoying itu akan berhenti. Setelah punya anak, pertanyaan selanjutnya yang harus dihadapi adalah, "Kapan punya anak lagi?", atau "Kapan nambah momongan?", atau "Kapan mau hamil lagi?".

Yaaa ... seakan-akan, anak itu bisa brojol-brojol tanpa usaha dan tanpa konsekuensi. Betul nggak, Ma?

Ada kalanya memang sebal setengah mampus kalau ditanya seperti itu. Tapi, oh, kita kan anggota masyarakat ya, dan juga harus terus beraktivitas di tengah mereka? Nggak mungkin kan, karena malas ditanya begitu lantas membuat kita nggak keluar rumah sama sekali? Masa iya mau dieeem ... aja di rumah, nggak mau ketemu orang?


BACA JUGA


Ini Dia 1 Alasan Besar Mengapa Kita Harus Berhenti Bertanya, Sudah Hamil apa Belum!

Ini Dia 1 Alasan Besar Mengapa Kita Harus Berhenti Bertanya, Sudah Hamil apa Belum!

Stop pertanyaan basa basi yang justru menambah stres dan malah mempersulit kehamilan mereka

Read more..


Atau, memangnya bisa kita jawab, "Jangan tanyakan kapan punya anak lagi padaku, wahai orang-yang-kenal-dekat-pun-enggak!" Atau, "Why do you want to know?"

Oh, bisa-bisa kita dianggap nggak sopan kan? Bagaimanapun, kita nggak bisa mengontrol apa yang ingin orang tanyakan pada kita. Entah karena mereka kepo beneran, atau sekadar basa basi yang beneran basi.

Saya pernah ditanya "Kapan punya anak lagi?" itu hanya selang seminggu atau 2 minggu setelah melahirkan anak saya yang kedua. Ya, Mama, anak kedua pun baru berusia 2 minggu loh. Antara geli dan rolled my eyes, saya pun bertanya balik, "Lah kamu sendiri mau kapan punya anak lagi? Kan kamu baru ada anak satu."

Apa jawabnya?

"Oh, aku satu aja cukup kok."

What the ...

Lalu, atas hukum apa dia bertanya kapan saya nambah anak lagi, kalau dia sendiri pun ternyata ogah nambah? Hahaha. Iya, saya ketawa. Tapi lebih ke ketawa kecut sih.

*Gula mana gula? Biar manis ketawanya.*

Pernah saya lagi kumpul bareng teman-teman, dan obrol sana sini akhirnya nyampai juga ke pokok bahasan ini: kapan punya anak lagi.

Ternyata, salah seorang teman yang sudah punya 5 anak pun masih juga ditanya hal yang sama! Hahaha. Hvft!

Yah, begitulah, Ma. Kadang emang pertanyaan-pertanyaan itu sekadar basa-basi doang sih. Dan karena hanya sekadar basa-basi, maka saya pun nggak pernah serius juga jawabnya. Saya toh nggak bisa mencegah orang bertanya, maka saya anggap, orang lain juga nggak boleh protes atas jawaban-jawaban saya.

Kalau ditanya mengapa, saya juga nggak bisa menjelaskan, kenapa pertanyaan tersebut cukup annoying buat saya. Ah ya, mungkin karena ada nada "seksis" dalam pertanyaan tersebut? Bahwa kerjaan perempuan itu hanya melahirkan anak? Hahaha. Bisa jadi sih. *peace!*

Yang pasti, meski saya nggak pengin nambah anak lagi, bukan berarti saya nggak cinta anak-anak. Saya cinta mati anak-anak saya, tapi nambah lagi? Wah, perlu pemikiran yang jauuuh dan dalaaam dan lamaaa sekali.

Everyone has their own thoughts and decisions. Kita nggak boleh saling menghakimi. Begitu bukan, Ma?


Lalu, apa saja jawaban yang paling pas untuk pertanyaan "Kapan punya anak lagi?"


Jawab dalam mood bercanda.


Yang pasti, saya hampir selalu menjawabnya tanpa nada serius. Kadang juga atas nama sopan santun saja sih. Ya, masa ada orang bertanya nggak dijawab? Tapi, jawabannya dibuat seringan mungkin. Misalnya:

"Begitu (sebut nama anak saya) nanti laku dengan harga yang tinggi."
"Oh, udah kok. Udah nambah. 2 piring malah tadi pagi."
"Duh, yang ini aja belum lunas, cyinnn!"


Atau bisa juga jawab dengan membalikkan pertanyaan pada si penanya.



Semacam membuat si penanya jadi jengah. Hahaha. Iya, itu kalau saya lagi kumat iseng. Misalnya seperti:

"Mmm. Belum tahu. Ada saran barangkali, posisi bercinta seperti apa yang bisa bikin kamu banyak anak?"
"Wah, nggak tahu nih. Padahal tiap malam juga sudah latihan terus lho. Mau ikut nonton nggak nanti malam, supaya bisa kasih saran posisi yang tokcer. Kita video call ya!"
"Oh? Mau ikut nyeponsorin biaya konsultasi dokter, biaya melahirkan, biaya babysitter, biaya asuransi kesehatan, juga sekolahnya di luar negerikah?"
"Memangnya kenapa ya, kok harus nambah lagi?"
"Wah. Belum tahu kapan. Tapi aku lagi ngelist siapa saja yang bisa kuminta jadi babysitter. Mau namamu kumasukkan sekalian dalam listku?"


Atau, kalau saya lagi pengin segera menyudahi, ya saya jawab saja begini.


"Nanti deh. Kalau Tuhan kasih bareng sama manual sekaligus asuransinya."
"Oh, ya nanti kalau emang hamil lagi, aku langsung kabarin ya. So, nggak ada yang lain yang lebih pentingkah?"
"Nggak tahu deh. Sepertinya sel telurku terlalu pemilih."
"Besok."


Atau, kalau enggak ya, senyumin sajalah, Ma. Lalu alihkan perhatian pada hal lain. Senyum itu ibadah kan ya, Ma? Jadi, ketimbang ngomel (meski hanya dalam hati), tersenyum manis sajalah. Kan memperbanyak ibadah pastinya lebih baik kan ya? Hehehe.

Now, don't get irritated lagi ya, Ma! Biasa sajalah kalau ada orang yang menanyakan hal tersebut. Karena so far memang tujuannya basa-basi. Sudah lama nggak ketemu, misalnya, terus ya daripada bengong ya lebih baik bertanya tentang sesuatu. Walaupun yahhh, jadinya malah awkward beneran. Hanya saja kalau memang sudah lama nggak dengar kabar ya, pertanyaannya lantas seputar pribadi saja. For keep updated, katakanlah begitu yah.

Jawab saja seikhlasnya Mama, dengan nada sopan ataupun bercanda, disesuaikan dengan keadaan.


BACA JUGA


Jangan Pernah Katakan atau Tanyakan 13 Hal Berikut Ini pada Stay at Home Moms!

Jangan Pernah Katakan atau Tanyakan 13 Hal Berikut Ini pada Stay at Home Moms!

Yes, I'm a stay at home mom. Go ahead and ask me, what I do all day long. I dare you

Read more..


So, jangan takut ditanya "Kapan punya anak lagi?" ya, Ma.

Jawab saja, besok!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sering Ditanya Kapan Punya Anak Lagi? Nggak Perlu Dongkol, Jawab Saja Begini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar