Sering Lembur, Ma? Mama Akan Bisa Tetap Sehat Jika Mengikuti Beberapa Tips Berikut Ini!

Sering Lembur, Ma? Mama Akan Bisa Tetap Sehat Jika Mengikuti Beberapa Tips Berikut Ini!

4.5K
Lembur bisa jadi tuntutan untuk setiap pekerja demi memenuhi target perusahaan. Tahu nggak sih, Ma, bahwa ada banyak bahaya mengancam jika kita kebanyakan lembur?

Lembur mungkin sudah menjadi hal yang biasa ya, Ma. Apalagi buat Mama pekerja kantoran. Atas nama mengejar target perusahaan atau menyempurnakan tugas, maka Mama pun rela lembur. Lembur nggak cuma sehari, bahkan sampai beberapa hari.

Lembur juga sering harus dijalani oleh Mama yang bekerja dari rumah. Iya, kayak saya ini. Ya, gimana yah? Secara kalau siang, waktunya sudah tersita untuk mengurus keluarga dan anak-anak, makanya bisanya menyelesaikan tugas adalah saat malam hari.


BACA JUGA


Mama Biasa Bekerja di Malam Hari? Hati-hati, Ma, Ada Bahaya yang Mengancam Kesehatan Lho!

Mama Biasa Bekerja di Malam Hari? Hati-hati, Ma, Ada Bahaya yang Mengancam Kesehatan Lho!

Di sela jam kerja malam, curilah waktu sebentar untuk tidur/istirahat

Read more..


Padahal, lembur bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Ah, pasti Mama sebenarnya juga sudah tahu akan hal ini ya. Tapi ya, mau gimana lagi? Demi pekerjaan yang harus bisa diselesaikan sesuai target, ya harus lembur.

Kurang tidur dan jadwal kerja yang berantakan bisa saja menyimpan sejumlah bahaya tersembunyi loh. Mau tahu?


Beberapa bahaya tersembunyi di balik jam-jam lembur kita


1. Tubuh makin berat


Nggak cuma otak yang bakalan makin terasa berat saat kita lembur, tubuh pun akan mengalami hal yang sama. Kurang tidur dapat membuat nafsu makan meningkat gara-gara hormon yang mengatur metabolisme juga mengalami perubahan.

Kecenderungan yang terjadi pada orang yang kurang tidur adalah adanya kemungkinan memiliki hasrat yang lebih besar untuk menyantap makanan berkalori tinggi dan berkarbohidrat.

Apalagi kalau saat lembur, mulut nggak bisa berhenti ngunyah. Waw! Gawat!


2. Potensi diabetes


Kurang tidur bisa berakibat pada menurunnya kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin, sehingga meningkatkan risiko terkena diabetes.

Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur (kurang dari 6 jam sehari), rentan terhadap gula darah cenderung tak normal.

Kok bisa gitu ya?

Tahu nggak sih, Ma, bahwa ada beberapa hormon yang mengatur penggunaan energi tubuh dilepaskan selama kita terlelap. Nah, tidur yang terlalu sedikit akan dapat mengganggu proses pelepasan ini.


3. Konsentrasi berkurang


Barangkali memang nggak kerasa ya. Ah, kan cuma memangkas sejam doang dari jam tidur yang disarankan.

Tapi, tahu nggak sih, Ma, jika utang tidur Mama ini menumpuk terus menerus bakalan bisa memengaruhi pikiran dan kinerja Mama sendiri?

‘Utang tidur’ yang tak terbayar akan membuat Mama kehilangan fokus dan konsentrasi. Mama akan mudah lupa, dan lebih mudah pula melakukan kesalahan. Wah, bakalan runyam kan kalau gini jadinya?


4. Merusak hubungan


Pada kasus kurang tidur yang parah, penderita akan mengalami kelelahan dan kelesuan hingga menjadi gampang emosi. Kondisi ini jika semakin parah akan dapat mengakibatkan depresi, Ma.

Perubahan-perubahan suasana hati yang drastis ini dapat memicu masalah dalam hubungan sosial Mama, juga dengan orang-orang kesayangan Mama. Mama bisa berubah menjadi sosok pemarah yang suka ngomel berlebihan pada anak-anak dan suami, atau bisa juga menjadi orang yang pemurung dan gampang sedih serta terlalu baperan dengan segala sesuatu.

Sebuah survei di Amerika Serikat membuktikan, bahwa 14% responden menyatakan bahwa kurang tidur membuat mereka kehilangan fungsi keluarga dan bekerja, serta kegiatan santai lain hanya gara-gara ngantuk.


5. Berisiko kanker


Kalau Mama ingin menjauh dari penyakit kanker, maka sekaranglah saatnya Mama memperbaiki pola tidur.

Penelitian menunjukkan, bahwa kurang tidur bisa meningkatkan risiko mengidap kanker juga lho. Sebuah studi yang dilaksanakan pada tahun 2010 membuktikan bahwa di antara 1.200-an orang yang di-screening kanker kolorektal, ternyata 338-nya cenderung tidur kurang dari 6 jam setiap harinya.


6. Mati muda


Bukan hanya penyakit yang bisa diidap oleh mereka yang kurang tidur, Ma, tetap juga bisa menyebabkan mati muda. Huidih. Serem amat yak!

Majalah Times menuliskan, bahwa ada sebuah studi yang dilakukan tahun 2010 tentang dampak tidur terhadap umur seseorang menyatakan bahwa pria yang kurang tidur kurang dari 6 jam sehari, 4 x lebih mungkin meninggal dalam periode 14 tahun.

Wah, beneran serem ya, Ma!


BACA JUGA


Ibu Bekerja yang Workaholic pun Bisa Bahagia Dengan 3 Langkah Mudah Ini

Ibu Bekerja yang Workaholic pun Bisa Bahagia Dengan 3 Langkah Mudah Ini

Ibu bekerja pun berhak bahagia diantara 'kegilaan' antara tumpukan kertas, dering telepon dan deadline

Read more..


Setelah melihat semua risiko di atas, yang sepertinya memang bahaya banget, ada baiknya mulai kita pikirkan lagi nih, Ma, soal kegemaran lembur kita ini. Yah, minimal kita harus meminimalisir kemungkinan-kemungkinan timbulnya risiko-risiko tersebut, kalau memang kita nggak bisa menghindari lembur.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika memang terpaksa harus lembur


Sebelum lembur


Jika memang terpaksa harus lembur, asupan nutrisi mesti terjaga dengan baik.

Nah, sebelum mulai jam lembur, kan biasanya sudah diprediksi kan ya, Ma. Pada umumnya lembur dilakukan berkaitan dengan deadline kerja. So, kalau Mama memang diharuskan untuk lembur besok harinya, maka hari ini Mama harus menyiapkan diri Mama.

Salah satu caranya yang terpenting dan harus dilakukan adalah menjaga pola makan. Jangan sampai melewatkan makan pagi, makan siang, dan makan malam. Perbanyak konsumsi makanan segar, bukan makanan olahan dengan pengawet, apalagi junkfood.

Dalam satu piring, pastikan setengahnya merupakan sayuran, seperempatnya protein, dan sisanya untuk gandum atau biji-bijian.

Lengkapi pula nutrisi Mama dengan mengonsumsi dua macam buah setiap hari.


Selama lembur


Agar nggak lantas tepar, perkuat diri dengan asupan makanan tinggi protein dan serat. Karena makanan-makanan dengan protein dan serat tinggi akan memberikan energi secara kontinyu, Ma.

Makanlah setiap 4 jam sekali untuk menjaga gula darah dan energi Mama. Hindari gula dan lemak selama lembur. Bersahabatlah dengan kacang-kacangan, karena mengandung lemak jenuh, serat dan protein yang pas dibutuhkan oleh tubuh.

Untuk menghindari dehidrasi , pastikan Mama meminum banyak air putih ya. Kalau pengin yang berperasa manis, konsumsilah jus buah segar tanpa gula.

Lakukan relaksasi atau senam ringan untuk mengusir pegal dan capek selama lembur.


BACA JUGA


Bekerja di Rumah? Tetap Seimbangkan Waktu Mama dengan 7 Langkah Efektif Berikut!

Bekerja di Rumah? Tetap Seimbangkan Waktu Mama dengan 7 Langkah Efektif Berikut!

Bekerja di rumah memang merupakan kondisi paling ideal jika kita ingin produktif sekaligus dekat dengan keluarga

Read more..


Nah, Mama, dengan cara-cara di atas, semoga Mama tetap bisa lembur sekaligus menjaga kesehatan diri sendiri. Tetap ya, Ma, sayangi diri sendiri meski Mama mencintai pekerjaan Mama.

Stay healthy, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sering Lembur, Ma? Mama Akan Bisa Tetap Sehat Jika Mengikuti Beberapa Tips Berikut Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar