Si Kecil Tidak Naik Kelas Tahun Ini, Ma? Jangan Emosi, dan Cari Tahu Sebabnya!

Si Kecil Tidak Naik Kelas Tahun Ini, Ma? Jangan Emosi, dan Cari Tahu Sebabnya!

4.4K
Bisa jadi keputusan tidak naik kelas akan lebih baik untuk si kecil, Ma. Dukung ia dan bantu ia ya!

Hai, Ma! Si kecil sudah mendekati kenaikan kelas ya? Gimana Ulangan Kenaikan Kelas alias UKK kemarin? Sudah bagus-baguskah nilai si kecil? Atau masih harus melakukan pengayaan lagi? Adakah rasa cemas datang pada diri Mama, melihat hasil UKK yang kurang bagus dari si kecil? Jangan-jangan ia tidak naik kelas.

Zaman saya sekolah dulu, sepertinya cukup mudah bagi siswa untuk naik kelas. Karena ada presensi yang juga diperhitungkan. Sekarang? Beberapa kali saya menemui teman anak saya harus tidak naik kelas, lalu ditinggalkan oleh teman-temannya. Meskipun lantas ia juga akan punya teman baru sih, tapi kok ya rasanya kasihan lihat anak-anak yang tidak naik kelas ini ya.


BACA JUGA


Berburu Sekolah di Tahun Ajaran Baru - Apa Saja Sih Kriteria Sekolah Idaman bagi Para Rocking Mamas?

Berburu Sekolah di Tahun Ajaran Baru - Apa Saja Sih Kriteria Sekolah Idaman bagi Para Rocking Mamas?

Banyak cara ditempuh oleh orangtua untuk bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah unggulan atau sekolah terbaik. Salah satunya mungkin Mama ya, ...

Read more..


Well, FYI, seringkali alasan sekolah yang meminta siswanya untuk tidak naik kelas adalah karena si anak dianggap belum memiliki kemampuan akademik atau keterampilan sosial yang memadai untuk naik ke kelas berikutnya. Biasanya keputusan untuk tidak naik kelas ini juga melalui rapat antara pihak sekolah dengan komite wali murid. Pun sebelumnya, orang tua siswa yang bersangkutan juga diajak untuk berdiskusi.

Ya, setidaknya itulah yang berlaku di sekolah tempat anak saya menuntut ilmu.

Yah, meskipun sebenarnya, menambahkan satu tahun ekstra lagi mungkin akan bisa memberi kesempatan pada si siswa untuk memperbaiki kemampuan-kemampuan yang belum dikuasainya, tapi ada lho pendapat ahli yang menyatakan bahwa dengan tidak naik kelas bukan berarti lantas akan berpengaruh pada perbaikan kemampuan anak di tahun berikutnya.

Ya, bisa saja memang sudah mentok.

Sebenarnya, pada tahun 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pernah mengeluarkan wacana peraturan yang melarang sekolah membuat anak tidak naik kelas. Namun sepertinya, implementasinya memang harus dikaji terlebih dahulu.


Apa penyebab anak tidak naik kelas?


Penyebab anak tidak naik kelas bisa saja macam-macam, Ma. Dan, please, stop menghakimi kalau si kecil malas belajar. Apalagi mengatakan ia bodoh.

Jika memang si kecil harus tidak naik kelas tahun ini, Mama dan Papa sebaiknya segera menghubungi guru wali kelas si kecil untuk mendiskusikan permasalahan sebenarnya.

Apakah memang si kecil kesulitan menangkap materi pelajaran? Atau, si kecil hanya belum matang saja? Ataukah, anak stres di sekolah dan dalam proses belajarnya? Atau kurang motivasi belajar?

Ya, memang bisa macam-macam, Ma, sebabnya. Dan, tidak semuanya berhubungan dengan otak.

Kumpulkanlah informasi sebanyak mungkin dari guru wali kelasnya. Jika memang penyebabnya lebih ke masalah psikis, maka pertimbangkan untuk berkonsultasi kepada ahlinya langsung, psikolog misalnya.

Dengan mengetahui penyebab anak tidak naik kelas yang jelas, Mama akan bisa menimbang dengan lebih tepat, langkah apa yang bisa Mama ambil berikutnya. Bahkan mungkin Mama paham, bahwa tidak naik kelas bukan menjadi keputusan yang tepat.


BACA JUGA


Si Kecil Nampak Stres di Sekolah, Ma? Jangan Remehkan, Mungkin Tiga Hal Ini Penyebabnya!

Si Kecil Nampak Stres di Sekolah, Ma? Jangan Remehkan, Mungkin Tiga Hal Ini Penyebabnya!

Going to school is an everyday process; it isn't something we accomplish and are all done with. ~ Bruce Vento

Read more..


Keputusan untuk tidak naik kelas


Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), setiap sekolah memiliki panduan atau standar untuk menentukan kriteria kenaikan kelas.

Nah, Mama dan Papa harus paham betul mengenai kriteria kenaikan kelas ini. Diskusikanlah secara mendalam dengan guru wali kelas sejak awal, bahkan kalau mungkin sedari semester satu, Ma. Karena sebenarnya sudah kelihatan kok kalau si kecil kesulitan belajar jika memang Mama mendampinginya dengan baik. Apalagi jika sang guru wali kelas termasuk proaktif dengan orang tua. Pasti beliau update perkembangan si kecil sejak awal semester satu dengan Mama sebagai orang tuanya.


Lalu, jika sekolah akhirnya tetap menyatakan si kecil tidak naik kelas, maka apa yang harus kita lakukan?


1. Dukungan yang tepat untuk si kecil


Kesempatan kedua karena tidak naik kelas bisa bermanfaat jika si kecil mendapatkan dukungan yang tepat dari orang tua, guru, teman, dan lingkungan sekitarnya.

Jelaskan pada si kecil tentang penyebab ia tidak naik kelas dengan bahasa yang positif. Misalnya, bahwa ia sebenarnya sama pintarnya dengan anak-anak lain, tapi perlu waktu yang lebih panjang untuk mempelajari dan memahami sesuatu, termasuk hal-hal yang harus ia kuasai di kelas ini.

Dan, itu sama sekali bukan hal yang buruk atau harus disesali.

Pastikan si kecil nggak merasa down karena tidak naik kelas. Apalagi jika nanti saat masuk sekolah, ia akan berada di kelas yang sama, sedangkan teman-teman dekatnya masuk ke kelas setingkat di atasnya.

Memang perlu kehati-hatian Mama dalam kondisi ini. Tapi, Mama pasti bisa.


BACA JUGA


Pengin Membantu Anak Belajar? Kita Harus Tahu Inti dari Pelajarannya di Sekolah Dulu!

Pengin Membantu Anak Belajar? Kita Harus Tahu Inti dari Pelajarannya di Sekolah Dulu!

Membantu anak belajar menjadi PR tersendiri bagi orangtua. Anak-anak ujian, orangtua tak ketinggalan ikut belajar. Namun, jika kita bisa ...

Read more..


2. Bantu anak belajar di rumah


Oke, mungkin sebelumnya Mama membiarkan si kecil belajar sendiri. Barangkali Mama memang sibuk dan tak bisa menemaninya belajar.

Setelah anak tidak naik kelas ini, cobalah membuat waktu untuk menemaninya belajar. Meski mungkin Mama juga tak menguasai materi pelajarannya, itu bukan masalah, Ma. Ajak si kecil cari tahu dan cari pemecahan soal bersama-sama. Katakan padanya dengan jujur, bahwa Mama juga nggak tahu tapi akan bersedia menemaninya mencari tahu.

Bekerja sama dengan guru dan sekolah untuk memberi penjelasan serupa kepada teman sekelas si kecil, baik yang akan naik ke kelas selanjutnya, maupun yang akan tiba di kelas ini pada tahun ajaran baru.

Jika memang ada hambatan, konsultasikanlah masalah belajar si kecil ini dengan psikolog hingga tuntas, dan lakukan saran-saran yang diberikan. Mama juga bisa berbagi dengan guru tentang hasil konsultasi tersebut, kemudian berdiskusi lebih lanjut, mengenai strategi apa saja yang bisa dilakukan di rumah dan di sekolah untuk membantu perkembangan si kecil.


3. Pindah sekolah?


Pindah sekolah bisa menjadi solusi yang tepat, tapi mungkin juga tidak. So, kalau memang Mama menemukan, bahwa pindah sekolah menjadi pemecahan permasalahan belajar si kecil hingga tidak naik kelas, then it’s all your call, Ma.

Nilai kembali seberapa kondusif suasana belajar di sekolahnya. Jika ia bisa mendapatkan semua dukungan untuk terus berkembang, Mama bisa mempertimbangkan untuk tetap ada di sekolah yang sama.

Jika sebaliknya, Mama bisa saja memutuskan untuk memindahkan sekolah si kecil ke sekolah yang lebih cocok untuknya. Mungkin saja memang metode pembelajarannya kurang sesuai, atau ada pertimbangan lain.

Yang pasti, jangan memutuskan karena emosi ya, Ma. Karena si kecil tidak naik kelas, Mama merasa marah lalu cepat-cepat memindahkan sekolah si kecil. Tidak, bukan begitu caranya, Ma. Mama harus tetap sabar dan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai penyebab si kecil tidak naik kelas.

Yang penting, dukungan Mama pada si kecil jangan sampai menurun.


BACA JUGA


3 Alternatif Metode Sekolah Paling Mendasar yang Harus Mama Kenali Agar Tak Salah Memilih Sekolah

3 Alternatif Metode Sekolah Paling Mendasar yang Harus Mama Kenali Agar Tak Salah Memilih Sekolah

Memilih sekolah memang jadi hal yang rumit. Tak hanya kita harus yakin dengan metode sekolah yang digunakan, tapi kenyamanan si kecil saat ...

Read more..


Well, tidak naik kelas memang bukan bencana, Ma, jika Mama sudah menemukan dan paham apa penyebabnya. Bantulah si kecil memecahkan persoalannya, sehingga ia pun bisa lebih optimal dalam belajar.

Tetap semangat ya, Ma, dan salam untuk si kecil!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Si Kecil Tidak Naik Kelas Tahun Ini, Ma? Jangan Emosi, dan Cari Tahu Sebabnya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar