Single Parent Tetap Bisa Membuka Hati dan Menemukan Cinta Lagi Lho - Because ... Why Not?

Single Parent Tetap Bisa Membuka Hati dan Menemukan Cinta Lagi Lho - Because ... Why Not?

1.5K
Menjadi single parent biasanya lantas membuahkan trauma. Hingga akhirnya merasa content, sudah puas. Toh, sudah ada anak-anak. Tapi, sebenarnya itu bukan alasan untuk tak membuka hati lagi lho.

Siapa yang pernah bercita-cita menjadi seorang single parent? Sepertinya tidak ada.

Everyone dreams to have a lasting-forever-till-death-do-as-part marriage, but unfortunately, there’s no such thing as a perfect marriage. Hasilnya? Yang mampu bertahan ya bertahan, yang merasa tidak kuat ya langsung lambai tangan ke arah kamera, dan ... “Menyerah!”

Lalu, Mama tiba-tiba berada dalam kesendirian, menjadi seorang single parent, dan perlahan namun pasti, menuju pada kemandirian. Kondisi awal yang menuntut Mama berjuang untuk memaafkan diri sendiri maupun sang mantan, akhirnya menjadi kekuatan untuk menerjang segala rintangan.

Only with yourself, or even better, with your kids.

Menikah memang setengah dari perjalanan ibadah, tapi kalau harus hidup bersama dengan orang yang tidak pantas memiliki Mama, rasanya lebih baik sendiri demi kedamaian dan kebahagiaan hakiki.

Agreed!

But what if ... dalam perjalanannya Mama butuh pendamping lagi? Is it okay? Ah! Apa kata dunia, nanti? Tapi, wajar kan? Duh, bagaimana ini?! Do I deserve it?

Well, of course you do, Ma!


BACA JUGA


Mama Single Parent, Tetaplah Kuat Jika Ada yang Mengatakan atau Menanyakan 5 Hal yang Paling Malesin Ini!

Mama Single Parent, Tetaplah Kuat Jika Ada yang Mengatakan atau Menanyakan 5 Hal yang Paling Malesin Ini!

Pernahkah kita berhenti sejenak untuk berpikir, bagaimana sih hidup sebagai mama single parent? Apa saja kenyataan yang mereka hadapi? ...

Read more..


Ini dia 3 alasan utama mengapa seorang single parent tetap harus membuka hati dan menemukan cinta lagi

1. Yes, you are experienced and skilled!


Betul sekali, seorang single parent itu sangat berpengalaman dan berkemampuan. Tanpa mengurangi rasa hormat pada mama hebat yang mampu menjaga segala kebaikan dalam pernikahan, seorang mama yang merasakan kegagalan membina mahligai perkawinan tentu saja memiliki pengalaman berumah tangga, pun tidak (lagi) berumah tangga.

She has both experiences, and skills!

Ia tahu bagaimana caranya menjadi perempuan yang dapat berbagi suka-duka bersama suami, sekaligus paham caranya menjadi perempuan yang harus mengandalkan dirinya sendiri. Ia juga memiliki keahlian dalam menghadapi kaum Adam, misalnya kapan mereka harus dimanjakan atau justru didiamkan.

And not only that, her instinct is also widened up, bisa mencium dari jauh mana pria yang bisa diandalkan atau justru bakal merepotkan.

Way to go, single parent! Pengalaman, kemampuan, dan naluri berpadu jadi satu? You are unbeatable!


2. Yes, you are content!


Ya, single Mama, Anda ‘berisi’. Berisi segala kebaikan yang mau tidak mau muncul dari segala kesalahan yang pernah terjadi.

Secara kepribadian, seorang single parent, wanita yang sudah bercerai, akan bermetamorfosa jauh lebih cepat dari teman sebayanya. Ia menghabiskan banyak waktu dengan berpikir dan menelaah setiap hal yang pernah dilaluinya.

Menjadi kepompong, she would take a step back from everything; family, work, society, dan berjuang sendiri mencermati hidupnya. Ada yang butuh waktu cepat, ada yang lebih lama, tapi dengan tujuan sama: berubah menjadi kupu-kupu dewasa yang bahkan lebih cantik dan hebat dari sebelumnya. Agree, single Rocking Mama?

Tidak hanya itu, biasanya para Mama single parent ini pun sudah lebih settled dalam segi finansial. Apalagi bagi yang sudah memiliki anak. Keinginan untuk memenuhi kebutuhan sang buah hati, meskipun harus dilalui sendirian, tentu sudah mantap di hati. Lagipula, mereka punya lebih banyak waktu untuk berkonsentrasi pada (hanya) anak dan pekerjaan. Tidak lagi untuk pasangan hidup yang menyebalkan dan menyusahkan!

Nah, pria mana yang tidak tertarik pada wanita hebat yang percaya diri sekaligus mandiri? Terlebih, di zaman kesetaraan gender dan working life yang sudah begitu kompleks seperti sekarang ini.

Kaum Adam itu butuh loh, pendamping yang bisa mengikuti ritme hidupnya tanpa harus banyak diajari lagi. Lelaki-lelaki pekerja yang sibuk pasti mencari istri yang bisa mengerti jadwalnya yang padat tanpa terganggu oleh rengekan sekadar minta antar shopping, atau menjemput di salon.

Uh oh, that will be a big NO for them! Sedangkan, para single parent ini sudah andal dalam mengatur hidup sendiri, paham benar hectic-nya dunia kerja, serta mampu untuk pergi berbelanja dan ber-me time tanpa harus merepotkan orang.

So then, kurang apalagi? Single moms punya begitu banyak kecanggihan yang bisa diandalkan!


BACA JUGA


Untuk Kamu Yang Masih Single, 5 Hal Seputar Kehidupan Pernikahan Ini Perlu Kamu Ketahui!

Untuk Kamu Yang Masih Single, 5 Hal Seputar Kehidupan Pernikahan Ini Perlu Kamu Ketahui!

“Marriage can bore you but there is a fortitude that comes from it, too. When you need to lean on it, you are so thankful that you can ...

Read more..


3. Yes, you are worth the love!


Mengenai pasal ini, yes, there is no doubt that you are worth it!

Mama berhak atas segala cinta yang indah dan membahagiakan –walaupun datangnya belakangan. Mama sudah melalui berbagai perasaan sakit yang ditanggung sendiri, lalu mengapa tidak mencari obatnya? Apa yang menghalangi untuk mendapatkan kembali seseorang yang mau memahami setiap rasa itu, lalu mencoba menghapusnya dengan sekadar senyuman penuh pengertian?

Ah, tentu saja ada di luar sana, Ma, seseorang yang bersedia berbagi suka duka bersama. Yang mampu juga melindungi, membimbing anak-anak serta turut mengantar mereka menjadi dewasa. Mama hanya perlu berani membuka diri saja, bukan?

Tak usah hiraukan tatapan sinis dari lingkungan saat Mama berani diajak keluar oleh seorang pria. Pun, abaikan nyinyiran tidak bertanggung jawab yang hanya bikin down. Mereka tidak akan pernah mengerti perjuangan Mama dalam kesendirian, apalagi membantu!

Jadi buat apa dipikirkan?

Kebahagiaan Mama dan anak-anak jauh lebih berarti dibanding dengan cara pandang dan opini yang sudah out of date tentang perempuan yang bercerai dan menjadi single parent. They have their own lives, and so do you!

Mama punya hidup yang harus dijalani, yang seharusnya diisi kembali dengan kebahagiaan dan cinta.


BACA JUGA


Single Rocking Mama, Beginilah Cara untuk Mulai Berkencan Lagi!

Single Rocking Mama, Beginilah Cara untuk Mulai Berkencan Lagi!

The most difficult part of dating as a single parent is deciding how much risk your own child's heart is worth. ~ Dan Pearce

Read more..


Well, yuk, single mamas, segera siapkan diri untuk lebih positif menatap masa depan. Yakinkan diri bahwa ada seorang ksatria yang juga sudah settled dan bahagia dengan hidupnya, membutuhkan pendamping dengan tingkat pemikiran dan pencapaian yang setara dengannya.

Jadi, berdua bersamanya tidak hanya akan menjalin rumah tangga berlandas kekuatan cinta, tapi juga pengalaman yang saling melengkapi satu dengan lainnya.

Memutuskan berani menjadi seorang single parent itu sudah menjadi keputusan berani dari Mama, sekarang, saatnya memutuskan yang lebih layak lagi bagi hidup ke depannya. Menemukan cinta.


“It is not until you rhyme with a person that makes you their perfect match, it is when you are satisfied with each others peculiarities, and find jewels in their loopholes.”
― Michael Bassey Johnson


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Single Parent Tetap Bisa Membuka Hati dan Menemukan Cinta Lagi Lho - Because ... Why Not?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at bilikayuwinayasari@blogspot.co.id. Reach me at raynorkayla@gmail.com. Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar