Surat untuk Mama - Dear Mama, Terima Kasih dari Anakmu Ini untuk Semua yang Telah Kau Lakukan

Terima kasih untuk Mama untuk semua yang telah dilakukan - sumber foto: pexels.com

Surat untuk Mama - Dear Mama, Terima Kasih dari Anakmu Ini untuk Semua yang Telah Kau Lakukan

1.1K
Surga ada di telapak kaki ibu, jadi jangan pernah kamu durhaka dan melukainya. Saya seringkali mendengar itu. Namun, sebagai seorang anak, rasanya tidak jarang juga saya melukai Mama. Dan bahkan jarang sekali mengucapkan terima kasih untuknya. Mama, maafkan anakmu.

Dear Mama,

Maafkan anakmu ini, yang jarang pulang karena kesibukan di kantor dan juga berkumpul bersama teman-teman. Bukannya kembali ke rumah, anakmu ini lebih suka menghabiskan waktu bersama mereka dan menghabiskan uang untuk hal tak guna. Padahal, dulu, dirimu merelakan waktumu untuk membahagiakan anakmu ini.

Dirimu, dulu, tak kenal lelah bekerja dari pagi hingga malam agar kami, anak-anakmu ini bisa menikmati hidup. Bisa bersekolah, agar tidak seperti dirimu dan almarhum Papa yang tidak tamat SMA.


BACA JUGA


Anak Laki-laki Mama Membutuhkan 6 Perkataan Penting Ini dari Mama - So, Say It Now!

Anak Laki-laki Mama Membutuhkan 6 Perkataan Penting Ini dari Mama - So, Say It Now!

Konon katanya, anak laki-laki itu lebih dekat ke mamanya ya, Ma? Saya juga nggak tahu kenapa, tapi itu juga yang saya rasakan. Mungkin ...

Read more..


Dear Mama, Terima Kasih Untukmu Atas....

Semua waktumu. Dirimu yang harus rela bangun pagi untuk menyiapkan makan pagi untuk kami sekeluarga. Tidak kenal lelah, padahal dirimu baru saja tidur beberapa jam. Bahkan setelah kami di sekolah pun, dirimu belum berhenti bekerja. Memasak untuk makan siang, cuci baju, dan beberes rumah.

Dirimu tidak merasa lelah, katamu, karena:

Ini untuk kalian semua, anak-anak kesayanganku!

Termasuk menjemputku selama aku TK hingga aku SD kelas 2 setiap harinya. Dirimu bahkan berpesan, agar aku tidak pulang sendiri dan menunggumu. Dulu aku malah malu karena aku sudah "besar" tapi masih dijemput olehmu, sedangkan teman SD-ku tidak ada yang dijemput lagi oleh orang tua mereka.



Dirimu hanya tersenyum, mengabaikanku yang ngambek saat itu. Bagimu, menjemput anak di sekolah adalah pekerjaan terbaik yang bisa kau lakukan. Aku pun merasa dipaksa menurutimu. Kesal? Iya, tapi di sisi lain, aku ini memang anak manja ya, Ma, jadi dirimu tahu kalau aku masih membutuhkanmu.

Hingga, hari itu tiba dan aku pun harus merelakanmu.


BACA JUGA


Ingin Kembali Melamar Pekerjaan Kantoran, Ma? Yakin Bisa dan Siasati Segala Kemungkinan dengan Tip-Tip Berikut!

Ingin Kembali Melamar Pekerjaan Kantoran, Ma? Yakin Bisa dan Siasati Segala Kemungkinan dengan Tip-Tip Berikut!

Melamar pekerjaan adalah tentang kepercayaan diri. Jadi, yakinkanlah bahwa Mama bisa, dan atasi segala kemungkinannya

Read more..


Terima Kasih untuk Mama yang Bekerja agar Kami Hidup

Iya Ma. Itulah di hari saata Mama harus bekerja di tempat orang lain, dan bahkan tidak bisa pulang ke rumah tiap harinya. Mama harus menginap di daerah Jakarta Utara, hanya agar aku dan kakak-kakak bisa tetap sekolah. Saat itu alm. Papa sudah tidak bekerja. Jadi, Mama pun merelakan diri untuk bekerja.

Sebulan sekali, hanya itu waktuku untuk bertemu denganmu, Ma. Aku yang masih di SD saat itu tidaklah terlalu berpikir banyak. Hanya berpikir kalau aku masih bisa sekolah, dan bisa main bersama teman-teman. Tapi rupanya dirimu tidaklah bersenang-senang di sana.

Dirimu merelakan diri bangun pagi untuk ke pasar dan kemudian menyiapkan setiap potongan bahan masakan untuk seluruh pesanan di restoran hari itu. Dari hari ke hari, dirimu merelakan diri bangun paling pagi dan kemudian tidur paling akhir untuk mengurus laporan ke bos Mama saat itu.



Tidak sekalipun aku mendengar teriakanmu atau tangisanmu karena harus bekerja di sana. Yang ada, aku membuatmu menangis karena aku bilang aku malu memiliki keluarga yang miskin. Kau pun menitikkan air matamu bukan karena orang lain, tapi karena diriku.

Maafkan aku Ma.

Kalau bisa, aku akan jual semua yang aku miliki asalkan kamu bahagia, ucapmu dalam isak tangis.

Aku yang membuatmu menangis, masih menjadi perhatianmu. Bahkan dirimu rela tidur larut malam agar aku memiliki tas ke sekolah. Walau itu artinya dirimu harus menjahit sepanjang malam. Tas yang mungkin bukanlah tas terindah di dunia, tapi bagiku, tas itu adalah tas terbaik dan terindah yang pernah ada.

Tidak sekalipun aku mendengar teriakanmu atau tangisanmu karena harus bekerja di sana. Tapi yang ada, dirimu menangis ketika saudara alm. Papa menyebarkan gosip kalau kau selingkuh.

Padahal, mereka tidak tahu, kalau saja Mama tidak bekerja, aku mungkin hanya akan menjadi lulusan SD.


BACA JUGA


Anak-anak, Mama Tidak Akan Pernah Meminta Maaf karena Menjadi Seorang Working Mom

Anak-anak, Mama Tidak Akan Pernah Meminta Maaf karena Menjadi Seorang Working Mom

Be brave. The heart of a working mom is like the heart of a warrior! ~ Claudia Goettig Powell

Read more..


Maafkan Aku, Ma

Maafkan anakmu ini yang tidak tahu berterima kasih. Bahkan setelah bekerja pun, aku masih tidak bisa membahagiakan dirimu. Aku belum bisa membuat waktu senjamu tenang. Aku tahu, walau dirimu tak pernah mengatakannya. Dirimu pasti sedih dan lelah dengan keadaan di rumah.



Maafkan aku, Ma, belum bisa membahagiakanmu seperti anak berbakti yang seharusnya. Memberikanmu ketenangan dan juga cucu untuk menemani hari-harimu di rumah. Yang ada, aku malah mengisinya dengan pertengkaran dengan kakak. Aku tidak tahu lagi, Ma, harus bagaimana.

Yang aku tahu, semua yang telah kau berikan tidak bisa digantikan dengan harta terbanyak sekalipun di dunia ini. Apa yang telah kau berikan dari hari ke hari, semenjak aku kecil hingga dewasa, tidaklah terbalas.


BACA JUGA


Ah, Manisnya Punya Anak Laki-laki! Apakah Mama Juga Merasakan 4 Hal Ini?

Ah, Manisnya Punya Anak Laki-laki! Apakah Mama Juga Merasakan 4 Hal Ini?

Punya anak laki-laki dianggap ribet, karena sifatnya yang terlalu aktif dan cenderung lebih berisik. Tapi, saya merasakan betapa manisnya ...

Read more..


Terima Kasih untuk Mama

Terima kasih untuk wanita tercantik di dunia bagiku.

Terima kasih untuk pahlawan superku.

Terima kasih, Ma. Semua yang kau berikan selamanya akan ada di hatiku. Walau tidak kuucap, rasa sayangku tidak akan pernah hilang.

Kuharap, aku masih diberikan waktu untuk mengatakan betapa aku menyayangimu. Untuk mengucapkan terima kasih untuk mama terbaik di dunia. Karena memang dirimulah bintang utama dalam hidupku.

Terima kasih, Ma, untuk semua yang telah kau berikan kepadaku selama ini.

I love you, to the moon and back!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Surat untuk Mama - Dear Mama, Terima Kasih dari Anakmu Ini untuk Semua yang Telah Kau Lakukan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Febriyan Lukito | @febriyanlukito

Blogger Indonesia, content writer and life learning blogs: febriyanlukito.com - tulisanbloggerindonesia.com - tempatnongkrongseru.com - pikiranrandom.com

Silahkan login untuk memberi komentar