Taksi Online Dilarang Beredar di Jawa Barat, Ini Dia Suara Hati Seorang Istri Driver Dalam Menghadapi Kesulitan yang Sama Seperti Angkutan Konvensional Lainnya

Taksi Online Dilarang Beredar di Jawa Barat, Ini Dia Suara Hati Seorang Istri Driver Dalam Menghadapi Kesulitan yang Sama Seperti Angkutan Konvensional Lainnya

1.3K
Tak selamanya perkembangan zaman bisa diterima oleh masyarakat luas. Taksi online ini salah satunya, yang masih saja menuai banyak kontroversi.

Media masa akhir-akhir ini dihebohkan dengan adanya pelarangan taksi online beredar di daerah Jawa Barat. Hal ini sangat meresahkan terutama pengguna setia taksi online. Namun, hal ini menjadi cambuk tersendiri bagi para driver taksi online yang tidak memiliki kekuatan naungan seperti angkutan konvensional. Karena dari 80% driver taksi online mengaku mereka menyewa mobil dari sebuah rental. Jadi asumsi masyarakat jika taksi online adalah usaha pribadi adalah salah besar. Mereka pun sama seperti angkutan konvensional yang sama-sama mencari pendapatan dari sebuah peminjaman kendaraan.

Tidak hanya sekadar kehebohan sosial media tentang para driver-nya, ternyata ada yang lebih menakjubkan lagi. Ketika ada salah satu istri driver taksi online mengungkapkan kesedihan atas pelarangan taksi online beredar, dan duka di balik pekerjaan yang digadang-gadang sebagai pekerjaan yang bergaji besar melebihi pekerja bergaji UMR.


BACA JUGA


Suami Istri Sering Terpisah Jarak Karena Kewajiban? Tetap Romantis dengan 5 Hal Berikut!

Suami Istri Sering Terpisah Jarak Karena Kewajiban? Tetap Romantis dengan 5 Hal Berikut!

Kadang kondisi menuntut sepasang suami istri untuk terpisah sejenak demi terlaksananya tugas yang penting. Jaga keromantisan suami istri ...

Read more..


Ini Dia Curhat Seorang Istri Pengemudi Taksi Online mengenai Permasalahan yang Harus Mereka Hadapi Sehari-hari

1. Pendapatan fluktuatif

Ketika masyarakat mendengar kata taksi online, maka asumsi mereka adalah tingginya pendapatan yang mereka dapatkan seperti iklan yang tersebar di berbagai macam media massa.

Namun iklan tetaplah iklan, real-nya memang konsumen pengguna taksi online semakin meningkat namun semakin meningkat juga para driver yang tersedia. Daya saing membuat pendapatan sang driver menjadi fluktuatif. Tidak ada yang bisa menjanjikan rata-rata pendapatan bersih sang driver per harinya setelah diambil bensin dan sewa mobil.

Jadi ketika pendapatan menurun, sang driver harus putar otak untuk menutupi biaya sewa dan bensin yang diambil ketika pendapatannya sedang naik. Biasanya terjadi pada hari Sabtu Minggu untuk menutupi hari Senin sampai Jumat.

Sama layaknya driver angkutan konvensional. Jadi jika pemahaman taksi online adalah mobil pribadi, itu salah. Kebanyakan taksi online sama dengan konvensional, sama-sama harus membayar uang sewa atas mobil yang digunakan.



2. Minimnya asuransi jiwa

Siapa yang menyangka kalau ternyata semua taksi online tidak memiliki asuransi jiwa. Kecelakan dan terjadinya kejahatan selama bertugas adalah momok menakutkan bagi istri sang driver. Belum lagi bila sakit sewaktu-waktu ketika driver non-stop bekerja mencari pemasukan.

Perusahan taksi online selama ini tidak pernah terlihat terjun langsung ketika sang driver mengalami kesulitan, apalagi di bidang kesehatan. Sama seperti angkutan konvensional yang tidak ada naungan ke mana harus meminta asuransinya ketika telah berkorban untuk terus mengais rezeki menjadi driver.



3. Besarnya potensi perselingkuhan

Siapa yang menyangka bahwa potensi perselingkuhan mencakup dalam kegelisahan sang istri driver. Mungkin terlihat agak konyol, tetapi perlu diketahui bahwa meme yang tersebar di lini masa adalah real story.

Ditunjang jam pulang sang driver pulang ke rumah yang bisa dihitung sampai berhari-hari membuat potensi perselingkuhan semakin meningkat.

"Saya sebagai seorang istri terkadang menerima curhatan sang suami ketika berhari-hari tidak pulang dan menceritakan bagaimana cobaannya untuk menolak ajakan-ajakan perempuan. Apalagi ketika sedang mencari uang di tengah malam, mengantarkan perempuan ke diskotik dan pulang dengan setengah bugil hingga harus membawanya ke dalam rumah atau hotel adalah godaan yang sangat teramat berat bagi seorang suami ketika tidak didampingi seorang istri," ungkap salah seorang istri driver taksi online.



BACA JUGA


Untuk 5 Urusan Rumah Tangga Berikut, Mama Bisa Mengerjakannya Sendiri Tanpa Menunggu Papa - Yuk, Jadi Istri Mandiri!

Untuk 5 Urusan Rumah Tangga Berikut, Mama Bisa Mengerjakannya Sendiri Tanpa Menunggu Papa - Yuk, Jadi Istri Mandiri!

Tiap keluarga memiliki cara mengelola tugas dan keuangan rumah tangga yang berbeda. Ada yang semua diserahkan ke Papa, ada yang semua ...

Read more..


4. Hilangnya keharmonisan rumah tangga

Pekerjaan yang non-stop memaksa sang driver taksi online menjadi ‘Bang Toyib’. Tidur di dalam mobil dan menumpang di pom bensin terdekat untuk mengirit bensin adalah alasan tersendiri sang driver yang rela berjauhan dari keluarga.

Dan itu berdampak langsung pada keharmonisan yang terjadi pada keluarganya. Rasa lelah yang dirasakan oleh sang driver dan rasa curiga yang dialami sang istri membuat sang driver dan istri tak pernah lepas dari konflik.

Hal ini tak pelak menjadi penyebab hilangnya keharmonisan dalam berumah tangga. Sama halnya dengan driver konvensional yang harus rela tidur di angkot dan pangkalan.



5. Tidak adanya kepastian masa depan

Layaknya seperti taksi konvensional dan angkot, taksi online juga tidak memiliki jaminan kepastian masa depan.

Jadi, jika masih ada yang iri dengan kinerja taksi online adalah salah besar. Karena driver konvensional dan online adalah sama. Sama-sama akan termakan waktu suatu hari nanti.

Kemajuan zaman tidak bisa ditolak. Mungkin taksi online suatu saat nanti juga akan meredup seperti konvensional. Namun, mereka tidak mampu berunjuk rasa seperti halnya para driver taksi konvensional yang memiliki naungan.



BACA JUGA


Telah Menjadi Suami Istri Cukup Lama Tak Menjamin Mama Mengenal Papa dengan Baik. 7 Pertanyaan Ini Bisa Bantu Mama!

Telah Menjadi Suami Istri Cukup Lama Tak Menjamin Mama Mengenal Papa dengan Baik. 7 Pertanyaan Ini Bisa Bantu Mama!

Ternyata, membuat hubungan suami istri tetap hangat dan mesra, Mama tidak perlu melakukan hal rumit hingga jungkir balik

Read more..


Itu tadi sekelumit suara hati istri seorang driver taksi online. Mungkin ada di antara Mama juga merasakan hal yang sama. Tetap bersabar ya, Ma. Dan jalani rumah tangga dengan penuh cinta apa pun profesi suami tercinta.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Taksi Online Dilarang Beredar di Jawa Barat, Ini Dia Suara Hati Seorang Istri Driver Dalam Menghadapi Kesulitan yang Sama Seperti Angkutan Konvensional Lainnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mel Ara | @melara

Silahkan login untuk memberi komentar