#TanyaDokter Bersama dr. Sri Wahyuni Afandi: Tanya Jawab Seputar Kesehatan Pribadi dan Keluarga

#TanyaDokter Bersama dr. Sri Wahyuni Afandi: Tanya Jawab Seputar Kesehatan Pribadi dan Keluarga

6.9K
Punya masalah kesehatan ringan? Mama bisa bergabung di Rocking Mama Community dan ikutan sesi #TanyaDokter berikutnya!

Hai, Mama! Buat yang kemarin ikutan berpartisipasi dalam sesi #TanyaDokter perdana kita di grup Rocking Mama Community, ini dia jawaban dari dr. Sri Wahyuni Afandi, yang bertugas di Puskesmas Tuminting Manado dan dokter IGD RS TNI AD Wolter Monginsidi Manado, juga sebagai dokter layanan kesehatan BTPN Manado dan dokter di Klinik Madani Manado, yang bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan kita seputar kesehatan.

Kita ikuti saja yuk, Ma!


BACA JUGA


#AskHealer bersama Paolo Kenzo: Self Healing untuk Segala Permasalahan Hidup, Wujudkan Kesehatan dan Kebahagiaan Hakiki

#AskHealer bersama Paolo Kenzo: Self Healing untuk Segala Permasalahan Hidup, Wujudkan Kesehatan dan Kebahagiaan Hakiki

Semua masalah ada penyelesaiannya. Hanya perlu bersabar dan belajar tekniknya. ~ Paolo Kenzo, Self Healing Master

Read more..


Sesi #TanyaDokter bersama dr. Sri Wahyuni Afandi seputar kesehatan diri maupun keluarga


1. Dini Zaki DNZ: BAK yang normal per hari berapa kali? Kalau hampir tiap jam BAK normal nggak? Minumnya wajar-wajar aja, nggak terlalu banyak, tapi nggak sedikit juga. Tapi tiap hari ngopi atau ngeteh. Tapi BAK terlalu sering ini terjadi setelah melahirkan anak ketiga. Sebelumnya memang beseran, tapi nggak sesering ini.


Buang air kecil adalah salah satu cara tubuh untuk membuang racun-racun yang tidak diperlukan.

Umumnya orang dalam kondisi sehat buang air kecil sekitar 3-4 jam sekali, dan bisa menahan keinginan kencing pada saat tidur malam selama 8 jam. Lantas apakah kalau kurang atau lebih dari itu berarti merupakan suatu pertanda adanya penyakit?

Menurut Bladder and Bowel Foundation, rata-rata frekuensi kencing normal bagi orang yang minum 2 liter air per hari adalah sekitar 7 kali dalam 24 jam. Kurang maupun lebih dari itu, misalnya sekitar 6-8 kali kencing dalam sehari masih termasuk dalam batas yang wajar.

Satu hal yang perlu diingat, frekuensi kencing yang berbeda, misalnya antara 4-10 kali per hari, juga belum tentu menunjukkan bahwa seseorang memiliki kondisi medis yang perlu diperhatikan. Hal ini karena ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kebiasaan buang air kecil seseorang, yang umumnya dipengaruhi pola hidup orang tersebut.

Cukup banyak orang yang bertanya-tanya, berapakah frekuensi kencing normal per hari? Banyak yang takut bahwa jika terlalu sering berkemih merupakan gejala awal dari suatu penyakit, seperti infeksi saluran kencing, pembesaran kelenjar prostat, atau bahkan diabetes.

Faktor-faktor yang bisa mempengaruhi kebiasaan kencing seseorang, antara lain jumlah cairan yang dikonsumsi, tipe cairan yang dikonsumsi (minuman yang mengandung kafein seperti alkohol, kopi, dan teh, bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil), suhu udara, obat-obatan yang mengandung diuretics, umur, aktivitas, dan ukuran kandung kemih seseorang.


2. Primastuti Satrianto: Apakah mengkonsumsi lipitor atau simvastatin tidak menggunakan resep dokter bisa mmbahayakan tubuh? Jika kta meminumnya ketika habis makan seafood atau kambing saja bagaimana? Apakah ada dosisnya, misal separuh? Karena kolesterol sebenernya aman, hanya saja turunan dari orang tua yang kolesterolers.


Sebaiknya untuk penggunaan obat apa pun itu, bukan cuma obat penurun kolesterol aja, harus dengan dan advis dari dokter. Penggunaan obat itu sebaiknya tepat diagnosisi dan tepat dosis.

Untuk penggunaan obat kolesterol sebaiknya kadar kolesterol diperiksa terlebih dahulu, apakah dalam batas normal atau kadarnya naik. Kalau kadarnya melebihi batas normal, harus diturunkan dengan obat penurun kolesterol dan tentunya diet rendah lemak.

Kalau kadar kolesterol Mama normal, dan mengonsumsi makanan dengan kadar lemak yang tinggi, seperti telur puyuh, kuning telur, otak sapi dan cumi cumi, tidak jadi masalah, asalkan makannya tidak berlebihan juga. Sebab kalau diselingi dengan mengonsumsi obat kolesterol, bakalan ada efek sampingnya.

Dan, satu lagi, kadar kolsterol itu naik karena pola konsumsi kita yang berlebihan makan makanan tinggi lemak, dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan faktor keturunan.


BACA JUGA



3. Inne Ra: Diet yang tepat untuk asam urat dan kolesterol apa ya?


Masalah diet memang gampang-gampang susah. Semuanya tergantung dari niat dan semangat untuk melaksanakan diet tersebut. Termasuk di sini untuk diet asam urat dan kolesterol.

Berbicara mengenai diet asam urat, sekadar berbagi info saja, bahwa semua protein baik berasal dari hewan (darat dan laut) maupun tumbuh-tumbuhan mengandung purin, yang bila dikonsumsi dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat.

Nah, yang mengandung tinggi purin, seperti buah durian dan alpukat, jeroan, alkohol, makan dan minuman dari hasil peragian (roti dan bir), makanan yang diawetkan atau dikeringkan (ikan garam, ikan roa), udang, kepiting, cumi dan kerang-kerangan, tidak boleh dikonsumsi oleh mereka dengan asam urat tinggi.

Sedangkan makanan dengan purin sedang, seperti kacang-kacangan, kangkung, bayam, bunga kol, nanas, ikan segar, daging tanpa lemak, bisa dikonsumsi oleh siapa pun.

Untuk diet kolesterol, makanan yang benar-benar harus dipantang, yaitu telur puyuh, kuning telur, otak sapi dan cumi cumi.

Yang boleh sekali-sekali dimakan adalah daging asap, kepiting, burung dara, udang, daging sapi berlemak, daging kambing berlemak, sosis, keju, dan ikan bawal.


4. Ety Handayaningsih: Saya sering mengalami sakit punggung kanan atas. Apa ya penyebabnya?


Bila mengalami nyeri punggung kanan atas, itu bisa terjadi karena berbagai macam sebab.

Untuk diketahui lebih dulu, daerah pinggang kanan atas terdapat tulang otot, dan organ bagian dalam yaitu hati dan lebih dalam lagi ada empedu.

Apabila mengalami nyeri pinggang disertai keluhan seperti kekuningan pada tubuh atau mata, dan sering meludah tandanya ada gejala yang mengarah ke gangguan hati. Namun, jika ada trauma/kecelakaan/jatuh/terantuk, itu bisa menimbulkan gangguan pada otot ataupun tulang di daerah pinggang kanan atas. Atau mungkin juga karena kecapekan, sering bekerja dengan intesitas tinggi pada pinggang kanan atas


BACA JUGA


Mama Gampang Sakit dan Sering Merasa Tak Sehat? Sebelum Pergi ke Dokter, Pikirkan Dulu 5 Hal Ini!

Mama Gampang Sakit dan Sering Merasa Tak Sehat? Sebelum Pergi ke Dokter, Pikirkan Dulu 5 Hal Ini!

Mama, pernah nggak sih kita merasa kalau perempuan itu lebih gampang sakit dibandingkan pria? Nggak disibukkan dengan pekerjaan saja bisa ...

Read more..


5. Avizena Zen: Bagaimana cara menyembuhkan myom tanpa operasi?


Myoma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalah tumor jinak rahim yang paling sering didapati pada wanita. Leiomioma berasal dari sel otot polos rahim, dan pada beberapa kasus berasal dari otot polos pembuluh darah rahim.

Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur), dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaaan rutin. Leiomioma yang tidak bergejala terjadi sebanyak 40-50% pada wanita usia > 35 tahun. Pada umumnya, unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (> 1).

Mioma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah. Mioma sendiri juga dikatakan sebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita. Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma, dan salah satu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar.

Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dan submukosa.

Tidak ada ukuran standar kapan mioma harus diterapi. Mioma besar tanpa gejala dan tidak mengarah ke keganasan tidak perlu diterapi.

Pada mioma yang tidak diterapi, pemeriksaan fisik dan USG harus diulangi setiap 6-8 minggu untuk mengawasi pertumbuhan baik ukuran maupun jumlah mioma. Apabila pertumbuhan stabil maka pasien diobservasi setiap 3-4 bulan.

Terapi medikamentosa untuk mioma terbagi atas 2, yaitu bedah (operasi) dan non-bedah. Untuk non-bedah, umumnya mioma ditangani dengan terapi hormonal, termasuk di dalamnya adalah Preparat hormonal tersebut akan memproduksi efek hipoestogen untuk mengecilkan mioma.

Namun tentu saja terapi ini harus di bawah pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.


6. Noviana Indah: Diet yang sehat untuk menaikan berat badan itu yang bagaimana ya?


Untuk menambah berat badan, yang Mama butuhkan adalah lebih banyak asupan kalori. Entah itu dengan makan lebih banyak makanan, atau dengan menambah porsi makan dalam satu hidangan. Mama juga bisa mengakalinya dengan mengonsumsi beberapa camilan sehat di sela-sela waktu makan.

Pilihlah menu makanan yang bernutrisi dan mengandung kalori tinggi, namun bukan jenis kalori yang biasanya di dapat dari junk-food.

Beberapa makanan padat nutrisi yang dimaksud antara lain, produk olahan susu, daging, seafood dan juga unggas-–termasuk polong-polongan, kacang-kacangan, biji-bijian, olive (zaitun), hingga alpukat.

Tips menambah berat badan

Banyak cara yang bisa Mama coba selipkan dalam pola makan sehari-hari. Semuanya terserah Mama, dengan mempertimbangkan nutrisi dan asupan kalori yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Misalnya saja:

  • Makan lebih banyak lapis roti dari yang biasa dikonsumsi di saat sarapan. Mengolesnya dengan selai kacang tentu akan lebih nikmat dan lebih bergizi tinggi.
  • Tambahkan ekstra keju di telur dadar.
  • Lebih banyak kalori dengan meminum susu, jus buah murni, hingga jus sayuran.
  • Siapkan tas kecil berisi camilan sehat untuk dibawa kerja atau ketika beraktivitas di luar rumah.
  • Tingkatkan konsumsi sayuran yang mengandung zat tepung (pati), seperti kentang dan jagung, dan lain sebagainya.


BACA JUGA


Ketahui 3 Rahasia Terbesar Diet Ini Agar Mama Sukses Menurunkan Berat Badan!

Ketahui 3 Rahasia Terbesar Diet Ini Agar Mama Sukses Menurunkan Berat Badan!

Bingung dengan rencana diet yang sudah disusun rapi tapi tak juga mendatangkan hasil, Ma

Read more..


7. Tri Widi Esti Trixie: pola makan ketofastosis, apa bisa cocok untuk setiap orang? Atau mesti ada bimbingan dokter?


Nama ketogenik berarti menghasilkan keton dalam tubuh (keto = keton, genik = menghasilkan).

Keton dibentuk saat tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Biasanya tubuh menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi. Namun, karena diet ketogenik sangat rendah kandungan karbohidratnya, maka lemaklah yang menjadi bahan bakar utamanya.

Keton tidak berbahaya, dan dapat dideteksi di urin, darah, dan napas. Dokter biasanya merekomendasikan diet ketogenik pada anak-anak yang serangan kejang epilepsinya tidak berespon terhadap berbagai obat-obatan anti kejang. Secara khusus sangat direkomendasikan untuk anak-anak dengan sindrom Lennox-Gastaut.

Beberapa penelitian juga menunjukkan, bahwa diet ketogenik juga bermanfaat untuk beberapa kondisi epilepsi, antara lain: spasme infantil, sindrom Rett, sklerosis tuberous kompleks, sindrom Dravet, sindrom Doose, dan defisiensi GLUT-1.

Diet ketogenik juga bermanfaat untuk anak-anak dengan kejang fokal, namun memerlukan penggunaan rutin jangka panjang sebelum benar-benar bebas kejang. Biasanya dimulai dengan puasa dari jam 6 malam hingga jam 6 pagi (12 jam). Lalu mulai makan dengan diet ketogenik. Tujuan dipuasakan adalah agar kondisi ketosis lebih cepat tercapai.

Pada beberapa hari pertama, orang yang menjalani diet ketogenik dapat mengalami rasa tidak enak badan dan lemas. Pastikan untuk tidak mengonsumsi minuman berkarbohidrat (antara lain minuman manis) selama menjalani diet ketogenik meskipun tubuh terasa kurang berenergi.


8. Putu Ayu Winayasari: Bagaimana baiknya mengatasi sakit menstruasi? Karena saya saat masih gadis, setiap bulan langganan absen karena mules! Sampai keluar keringat dingin saking sakitnya. Nah, anakku yang sudah gadis mungkin juga begitu nanti. Kasihan, kalau dia sampai harus kesakitan seperti ibunya. Gimana ya ngatasinnya? Dan, gimana cara cerita kalau mens itu sakit?


Setiap wanita normal mengalami menstruasi setiap bulannya, atau dikenal dengan istilah haid atau datang bulan. Namun pada beberapa wanita, haid tidak selalu berjalan lancar. Ada yang jadwalnya tak teratur, perdarahan berlebihan, ada pula yang mengalami nyeri haid dan lain-lain.

Istilah medis untuk nyeri haid adalah Dysmenorrhea (baca: dismenore), merupakan rasa sakit di perut bagian bawah selama menstruasi dan juga dapat dirasakan di pinggul, punggung bawah, atau paha. Rasa sakit bersifat spasmodik (kram). Gejala lain yang dapat menyertainya antara lain mual, muntah, diare, pusing, atau perasaan sakit umum.

Bagi kebanyakan wanita, nyeri haid biasanya dimulai sesaat sebelum atau selama periode menstruasi. Puncaknya setelah 24 jam, dan mereda setelah 2 sampai 3 hari.

Ada dua tipe atau jenis dismenore yaitu primer dan skunder, dikelompokkan berdasarkan penyebab nyeri haid yang mendasarinya.

Dismenore Primer (Primary Dysmenorrhea)

Merupakan nyeri haid yang tidak disebabkan oleh gangguan ginekologi (alat reproduksi wanita) tetapi itu merupakan proses normal menstruasi itu sendiri. Dismenore primer merupakan jenis nyeri haid yang paling banyak, yang memengaruhi lebih dari 50% wanita. Dismenore primer lebih mungkin dialami oleh anak perempuan selama masa remaja.

Dismenore Sekunder (Scondary Dysmenorrhea)

Merupakan nyeri haid yang umumnya terkait dengan beberapa jenis gangguan ginekologi. Sebagian besar gangguan ini dapat dengan mudah diobati dengan obat nyeri haid atau bahkan operasi. Dismenore sekunder lebih mungkin dialami oleh perempuan selama masa dewasa (wanita). Penyebab nyeri haid ini disebabkan oleh aktifitas prostaglandin.

Jika Mama mengalami nyeri haid, periksalah ke dokter untuk menentukan apakah dismenore primer atau sekunder. Pemeriksaan yang mungkin dilakukan antara lain pemeriksaan panggul, darah, dan urin. Mungkin juga diperlukan ultrasound (USG) untuk mendapatkan gambaran organ internal, atau bahkan menggunakan teknik laparoskopi untuk melihat langsung ke dalam rahim Anda.

Dismenore primer dan sekunder bisa diobati dengan obat yang diberikan oleh dokter. Selain menggunakan obat, ada bebarapa anjuran (terapi non-obat) untuk membantu mengatasi nyeri haid dan mencegah kekambuhan, antara lain: berbaring telentang dan rileks, memegang bantal pemanas atau botol berisi air hangat dan meletakkannya pada perut bagian bawah, mandi dengan air hangat, olahraga, atau latihan ringan sehari-hari seperti peregangan, berjalan, atau bersepeda.

Olahraga dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi nyeri panggul. Banyak istirahat dan menghindari situasi stres ketika menstruasi.


BACA JUGA


Mendampinginya Menghadapi Menstruasi Pertama, Pastikan Anak Perempuan Mama Tahu Akan 5 Hal Ini Lebih Dulu!

Mendampinginya Menghadapi Menstruasi Pertama, Pastikan Anak Perempuan Mama Tahu Akan 5 Hal Ini Lebih Dulu!

Si kecil mulai menghadapi menstruasi pertama. Ah, ternyata masa pubertas itu telah tiba! Be calm but be prepared, Ma

Read more..


9. Uli Hape: Sejak memiliki anak pertama, kenapa siklus menstruasi saya menjadi tidak teratur. Lalu lamanya hari mens semula hanya 4 hari beres, sekarang bisa menjadi 10 hari. Saya sudah papsmear dan hasilnya normal. Apakah ini memang normal atau ada yang harus saya curigai?


Menstruasi yang periodenya terlalu lama sering membuat seorang wanita gelisah, seperti halnya jika haid tak kunjung datang.

Dokter mengategorikan periode menstruasi normal antara 3-7 hari. Sementara itu perdarahan haid yang lama atau menorrhagia didefinisikan sebagai perdarahan yang berlangsung lebih dari satu minggu.Tergantung pada kondisinya, menstruasi dengan perdarahan berlebih sebenarnya bisa diatasi dengan kontrasepsi hormonal.

Namun, terkadang ada gangguan kesehatan tertentu yang memicu lamanya menstruasi. Rata-rata siklus menstruasi memiliki periode antara 21-35 hari. Remaja yang baru memasuki usia pubertas dan wanita yang hampir menopause mungkin akan mengalami haid yang tidak teratur, entah itu lebih pendek atau lebih panjang, atau perdarahannya sedikit atau terlalu banyak.

Seringkali ketidakteraturan siklus itu akibat perubahan hormon, terutama estrogen. Hormon ini membentuk dinding rahim yang disebut endometrium, yang nantinya akan menjadi rumah bagi telur yang sudah dibuahi, atau jika tidak ada pembuahan maka akan luruh menjadi darah haid.

Ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan haid menjadi terlalu lama atau terlalu banyak. Salah satunya adalah disfungsi perdarahan uterus (DUB). Biasanya DUB dialami wanita berusia di atas 40 tahun. Disfungsi perdarahan uterus ini menandakan disfungsi hormon yang bisa berpengaruh pada stabilitas dinding rahim sehingga memicu terjadinya perdarahan yang lama, banyak, atau tidak teratur.

Kondisi tersebut bisa diatasi dengan hormon estrogen, progesteron, atau kombinasi keduanya dalam bentuk pil kontrasepsi. Beberapa jenis pil kontrasepsi juga berdampak pada frekuensi, durasi, dan aliran darah saat haid. Terkadang hanya dengan mengganti merk pil kontrasepsi juga berpengaruh pada membaiknya siklus haid.

Gangguan penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah pertumbuhan sel nonkanker di dinding rahim, gangguan darah, gangguan pembekuan, kista ovarium, infeksi, gangguan tiroid, atau kanker.

Dengan demikian, dapat dikatakan dengan siklus menstruasi tidak teratur tersebut dapat dikatakan sebagai akibat perubahan hormon, apalagi dengan pemeriksaan papsmear yang normal.


10. Erin Friyana: Apakah terlalu banyak ngetik di hp atau laptop bisa menyebabkan radiasi? Karena jari-jari saya sering pegel dan panas gitu kalau kelamaan ngetik. Bagaimana cara mengatasinya?


Tidak tepat jika dikatakan bahwa terlalu banyak ketik di hape atau laptop menyebabkan radiasi, karena radiasi itu merupakan pancaran energi melalui suatu materi atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau gelombang elektromagnetik dari sumber radiasi.

Pancaran energi itu membutuhkan waktu yang lama dan dosis radiasi yang di atas ambang batas radiasi sehingga menyebabkan gannguan yang paling paling banyak mengenai sel dan jaringan.

Sehingga kalau pegal dan nyeri akibat lama ngetik di laptop atau hape itu, biasanya akibat gangguan otot dan sendi jari tangan. Otot dan sendi dapat dikatakan mengalami kecapekan.

Nah, apabila ini terjadi ada beberapa hal yang bisa dilakukan, di antaranya penggunaan laptop dan hape dibatasi, jangan berlebihan dalam penggunaannya, ataupun kalau seumpama Mama berprofesi yang ada hubungannya dengan gadget tersebut, setiap satu jam sekali istirahatkan jari-jari tangannya.

Kalaupun belum ada perubahan, bisa menggunakan obat anti nyeri yang ringan, seperti paracetamol. Jika masih juga berlanjut, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter. Karena bisa saja ada gangguan sendi yang perlu diatasi dengan terapi rehabilitasi medik.


---


BACA JUGA


#TanyaKeuangan Bersama Dani Rachmat - Antara Keuangan Keluarga, Investasi, dan Bisnis Diomongin Seru!

#TanyaKeuangan Bersama Dani Rachmat - Antara Keuangan Keluarga, Investasi, dan Bisnis Diomongin Seru!

Kalau sekarang Mama sudah ada patokan pengeluaran harian dan kemudian timbul pengeluaran yang nggak sinkron, apakah itu karena memang ...

Read more..


Nah, gimana, Mama? Semoga jawaban-jawaban dari dr. Sri Wahyuni Afandi dalam sesi #TanyaDokter di atas cukup memuaskan ya. Jika memang ada hal-hal yang lebih serius, akan lebih baik tentunya jika Mama langsung saja berkonsultasi dengan dokter face to face.

However, kita pastinya berharap tidak ada yang terlalu serius ya.

Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan, dan sampai ketemu lagi di sesi #TanyaDokter selanjutnya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "#TanyaDokter Bersama dr. Sri Wahyuni Afandi: Tanya Jawab Seputar Kesehatan Pribadi dan Keluarga". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar