Wahai, PMS, Jangan Datang Lagi Ya! – Ini Dia Cara Jitu Bebas Rasa Sakit Kala PMS dalam 4 Minggu!

Wahai, PMS, Jangan Datang Lagi Ya! – Ini Dia Cara Jitu Bebas Rasa Sakit Kala PMS dalam 4 Minggu!

2.3K
PMS - The only time of the month I can be myself.

Premenstrual Syndrome – atau yang lebih dikenal secara singkat dengan PMS – merupakan keluhan fisik dan juga psikologis yang biasanya datang paling lama satu minggu sebelum datangnya menstruasi.

Banyak perempuan tiba-tiba berubah kepribadian kalau lagi PMS. Yang tadinya ceria dan energik, tiba-tiba jadi perempuan lemah lunglai. Yang tadinya cuek, jadi baperan. Yang tadinya tough, jadi mellow nggak jelas. Belum lagi sakit fisik yang diderita, kram perut, kepala pusing, encok. Hadeh.

Meski semua gejala tersebut di atas bakalan hilang sendiri saat menstruasi tiba, tapi tetep ya, Ma, PMS ini mengganggu kita banget. Mau ngapai-ngapain nggak enak, nggak nyaman, nggak asyik.

Nah, agar terbebas dari rasa sakit kala PMS pada siklus berikutnya, Mama bisa mulai mencegah rasa sakit ini muncul sejak minggu pertama setelah siklus menstruasi bulan ini. Caranya gimana?

Nih, Rocking Mama kasih tahu ya.


Minggu 1


Pada minggu pertama ini, biasanya perempuan akan mengalami kelelahan karena mengeluarkan banyak darah selama periode menstruasi.

Untuk itu, banyak-banyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, misalnya daging merah, ikan, sayuran hijau, dan telur. Tambahkan juga dengan makanan yang mengandung vitamin alami dalam jumlah yang cukup. Jeruk, misalnya.

Kalau Mama mengalami gatal-gatal di sekitar alat genital Mama, ini disebabkan oleh darah selama menstruasi menjadi tempat hidup yang baik bagi jamur kandida. Nah, makanan yang manis dapat memicu berkembangnya jamur ini untuk hidup lebih subur, Ma.

Jadi, selain Mama harus memilih pakaian dalam yang nyaman dan sehat (terbuat dari katun, dan hindari pakaian dalam yang sempit), Mama juga harus menjauhi makanan manis dulu selama seminggu ini. Yang baik dikonsumsi pada masa ini adalah yogurt, Ma. Jadi ayo, tambah stok yogurt buat seminggu pertama ini ya!


Baca juga: Ini Dia Mitos dan Fakta Tentang Yogurt. Kenali For Healthier Life, Yuk!


Minggu 2


Nah, di minggu ke-2 ini terjadi masa subur, akibat dari peningkatan produksi hormon estrogen. Pada saat ini nih, Ma, kita lagi merasa cantik-cantiknya dan merasa jadi makhluk Tuhan paling seksi sejagat raya. Ini dikarenakan kita merasa tubuh kita lagi ringan dan melangsing (padahal mah ya jarum timbangan teteup bergerak jauh ke kanan) lantaran seluruh darah menstruasi sudah keluar semua secara tuntas.

Tak hanya pada tubuh, peningkatan hormon estrogen ini juga membuat kulit kita terasa lebih halus dan nggak berminyak. Dipakaikan riasan macam apa pun, jadinya oke. Semua itu akhirnya membuat mood kita membaik dan stabil.

Konon, menurut beberapa penelitian, kita juga jadi lebih cerdas, Ma, saat masa produksi hormon estrogen ini sedang memuncak dan nggak ada tanda-tanda si hormon progresteron.

Nah, pada masa-masa ini, lebih baik Mama hindari dulu kafein, karena bisa membuat mood kita jadi nggak stabil, Ma. Kita jadi lebih gampang gelisah dan tersinggung. Terlalu banyak kafein juga bikin kita mudah pusing.

Untuk menjaga kebugaran tubuh, lakukan olahraga secara rutin, Ma, misalnya jogging atau jalan santai saja seputar kompleks rumah Mama. Jangan lupa imbangi juga dengan pola makan yang sehat ya. Banyak minum air putih dan jus buah juga akan membantu Mama agar lebih segar dan sehat.


Baca juga: Mana Sih yang Lebih Baik dan Lebih Efektif untuk Menjaga Kesehatan Tubuh? Diet atau Olahraga?


Minggu 3


Memasuki minggu ke-3 ini, produksi hormon estrogen akan melemah, dan hormon progresteron mulai meningkat. Selain itu, terjadi juga peningkatan produksi eksitosin, yaitu hormon yang memengaruhi perasaan kita, Ma. Mulai deh mellow-mellow manja di sini. Kita juga mulai merasa gendut, dan nafsu makan juga bertambah.

Hormon progresteron dalam jumlah besar di tubuh akan membuat kita jadi lebih kalem. Tapi alih-alih kalem beneran, kita malah jadi baperan dan suka galau. Dan galau ini bikin kita jadi lebih sering ngemil lagi, Ma.

Perbanyak minum air putih dan mengonsumsi jus buah, Ma. Kebiasaan ngemil Mama di minggu ini bisa sedikit diakali dengan memakan makanan manis yang berserat tinggi. Pisang, misalnya. Selain lebih sehat, pisang juga bisa meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh yang akibatnya bisa memberikan efek bahagia pada diri kita.

Konsumsi juga makanan yang mengandung magnesium, misalnya roti gandum, sayuran hijau, susu, dan kacang-kacangan yang mampu memberikan relaksasi pada otot-otot perut untuk mengurangi rasa sakit akibat kram.


Minggu 4


Nah, ini dia nih, masa-masa di mana hormon estrogen berada di level paling rendah. Dinding rahim kita mulai rontok, dan kita pun mengalami menstruasi. Kontraksi otot rahim terus terjadi setiap kali ada pengelupasan dinding, dan inilah yang kemudian kita rasakan sebagai kram perut.

Untuk mengatasinya, perbanyak makan kacang-kacangan, bayam, avokad, dan daun pepaya yang banyak mengandung mineral. Hindari daging merah, gula dan berbagai produk susu karena makanan-makanan tersebut bisa memacu produksi hormon prostaglandin berlebih, sehingga bisa menyebabkan pembengkakak dan kontraksi pada dinding rahim.

Konsumsi juga minyak ikan, karena bisa membantu mengurangi rasa sakit pada payudara, kram, dan juga mengatasi mulas-mulas. Sering-sering berjalan kaki akan sangat baik, Ma, untuk menstabilkan hormon dan meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh kita.


Baca juga: Yuk, Intip dan Tiru Menu Sarapan Sehat Favorit 5 Food Blogger Indonesia Ini!

Nah, gimana, Ma? Cukup mudah kan ternyata, cara untuk mengatasi rasa sakit selama PMS? Silakan dicoba ya. Kabarkan pada Rocking Mama jika Mama telah berhasil melakukan semua hal yang disarankan di atas sehingga Mama benar-benar nggak mengalami kram perut lagi selama PMShingga saat menstruasi.

Tetap sehat ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Wahai, PMS, Jangan Datang Lagi Ya! – Ini Dia Cara Jitu Bebas Rasa Sakit Kala PMS dalam 4 Minggu!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar