Pertahankan Bisnis Online Shop Mama dengan 4 Trik Mudah dan Sederhana Ini!

Pertahankan Bisnis Online Shop Mama dengan 4 Trik Mudah dan Sederhana Ini!

1.2K
If your business is not on the internet, then your business will be out of business. ~ Bill Gates

Bisnis online?

Ah, buat perempuan seperti kita-kita gini, pasti sudah sering mendengar istilah bisnis online ya, Ma. Istilah ‘online shop’ atau ‘toko online’ sekarang sudah sangat akrab banget (sampai lebay gini) di telinga kita. Yah, namanya juga perempuan. Mau online, mau offline, kalau dengar kata ‘toko’ pasti pikirannya langsung ke kata ‘belanja’ ... and there’s where we belong, right? Belanja. Hihihi.

Pertamanya sih menjadi pembeli, terus pasti deh lama-lama pengin bikin toko online juga.


Baca juga: Ingin Memulai Bisnis Startup – Let’s Start it Out dengan 3 Jenis Usaha Ini!


Bisnis online memang menyenangkan karena kiya nggak perlu menyewa toko atau kios fisik, Ma. Asal Mama punya seperangkat komputer atau laptop dan koneksi internet, bisnis bisa berjalan. Tapi, benarkah semua akan lancar-lancar berjalan, Ma? Barang kita laku terus? Lapak kita rame terus?

Well, saat Mama memutuskan untuk berbisnis online, pastinya Mama sudah tahu ya, bahwa pada dasarnya bisnis online sama saja dengan bisnis yang dijalani di dunia offline; butuh kerja keras dan motivasi tinggi untuk menjalankannya. Bisnis online juga penuh dengan berbagai risiko dan rentan kerugian.

Dari berbagai risiko yang bisa saja terjadi, biasanya yang paling bikin kita bingung pertama kalinya adalah, bagaimana bila barang yang sudah dibeli ternyata tidak laku? Sudah terlanjur nyetok banyak, tapi pergerakannya barang kurang mulus.

Gimana dong?

Well, berikut ini ada beberapa trik yang bisa Mama lakukan saat barang-barang jualan Mama agak seret penjualannya, Ma.


1. Promosi


Lakukan promosi untuk meningkatkan penjualan.

Promosi ini ada berbagai bentuk, Ma. Mama bisa memberikan bonus bila pembelian sampai ke nominal tertentu, atau memberikan free ongkos kirim. Selain itu, Mama juga dapat memberikan diskon. Memang margin keuntungan akan tipis, namun cara ini disarankan terutama untuk barang yang bisa kedaluarsa atau trend-nya cepat berubah di masyarakat.

Tapi, Ma, mungkin Mama perlu tahu nih. Ketimbang Mama memberikan diskon yang terlalu banyak hingga Mama rugi-yang-penting-barang-habis, akan lebih baik jika Mama melakukan promosi buy 1 get 2. Misalnya, Mama punya barang yang memang best seller maka berikan promosi berupa bonus barang yang kurang cepat pergerakannya. Dengan begini, Mama akan melakukan dua promosi sekaligus. Yang pertama, promosi barang best seller dan bisa semakin menggenjot penjualannya, sekaligus Mama bisa mengurangi timbunan barang yang kurang pergerakan.

Jadi, Mama bisa mengurangi kerugian yang lebih besar kan?


2. Peluas network


Coba untuk aktif di dalam kegiatan sekitar rumah dan lingkungan. Tawarkan barang-barang Mama kepada mereka. Siapa tahu akan menjadi pelanggan setia Mama. Setiap kali Mama ada pertemuan ataupun arisan, Mama bisa sekalian mempromosikan bisnis online Mama juga. Namun, ingat ya, Ma. Meski Mama punya tujuan untuk mengembangkan bisnis, janganlah menjadi penjual yang menyebalkan. Baru ketemu teman lama, sok akrab, tahunya nawarin dagangan.

Hmmm, kira-kira si teman lama bakalan tertarik untuk beli dan menjadi pelanggan kita nggak ya, kalau kayak gitu? Kayaknya sih enggak ya, Ma. Jadi memperluas networking sih oke saja, tapi jangan sampai merusak pertemanan yang sudah ada ya. Perhatikan situasi dan kondisi sekitar dan juga orang-orang yang menjadi ‘target’ Mama. Jangan malah karena usaha Mama, mereka malah jadi nggak suka berada di dekat Mama.

Perluas juga media penjualan. Zaman sekarang semuanya sudah digital ya, Ma. Kalau selama ini hanya berjualan di Facebook, kini manfaatkan juga fasilitas Blackberry group, Twitter dan Instagram. Di samping itu, sekarang juga banyak sekali marketplace-marketplace yang bisa membantu Mama meningkatkan penjualan. Bergabunglah dengan marketplace-marketplace tersebut, dan buka lapak Mama di sana.


Baca juga: 7 Perempuan Sukses Ini Berbagi Rutinitas Pagi Mereka untuk Mama


    3. Nilai tambah


    Meskipun bisnis online, Mama harus tetap mempunyai ‘nilai tambah’ yang membuat pembeli terus belanja di tempat Mama.

    Apa saja bentuk nilai tambah yang bisa Mama berikan pada pelanggan?

    Mama bisa memberikan nilai tambah terhadap bisnis online Mama dalam bentuk servis yang ramah kepada calon pembeli, atau misalnya, barang jualan yang selalu up to date sesuai dengan keinginan pasar. Mama juga bisa membuka saluran komplain khusus dan memberikan prioritas terhadap komplain-komplain yang masuk agar bisa segera ditangani dengan cepat. Selain pelanggan akan merasa diperhatikan, hal ini juga secara tidak langsung dapat membantu Mama untuk meningkatkan kualitas bisnis online Mama sendiri lho. Berikan respon yang cepat untuk setiap pelanggan yang mengontak Mama.

    Cari dan gali nilai tambah atau ciri khas plus yang ingin Mama lekatkan pada bisnis Mama.


    4. Optimis


    Nah, yang terakhir nih, Mama.

    Meskipun barang Mama belum laku, jangan langsung pesimis dan tidak mau melanjutkannya ya. Setiap usaha pasti ada naik turunnya. Tetaplah berusaha menjalankan usaha dengan penuh semangat dan berikan pelayanan terbaik kepada pembeli.

    Kolonel Sanders ditolak lebih dari 999 kali saat berusaha memasarkan resep Kentucky Fried Chicken (KFC) di mana dia seharusnya sudah pensiun. Seorang pebisnis online, Amit Mehta, gagal dalam lebih dari 12 campaign yang dibuatnya sebelum kemudian dia berhasil membuktikan diri dengan sukses menghasilkan hampir US $ 100,000 per bulan.


    Baca juga: Modal Hanya Pas-Pasan? Tetap Bisa Membangun Bisnis Start-Up dengan 7 Tip Praktis Ini!


    Sikap seorang pemenang inilah yang harus Mama punyai, begitu Mama memutuskan untuk memulai bisnis online dan kemudian berusaha mempertahankannya.

    Sukses terus dengan bisnis Mama, ya!


    Write for Us!

    Kamu baru saja membaca artikel "Pertahankan Bisnis Online Shop Mama dengan 4 Trik Mudah dan Sederhana Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

    Tulis ceritamu di sini !


    Carolina Ratri | @carolinaratri

    An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

    Silahkan login untuk memberi komentar