Waspadai Infeksi Saluran Kemih, Apalagi Jika Mama Hobi Menahan Pipis!

Waspadai Infeksi Saluran Kemih, Apalagi Jika Mama Hobi Menahan Pipis!

1K
Infeksi saluran kemih lebih rawan menghinggapi wanita daripada Pria. Struktur tubuh, dalam hal ini organ kewanitaan, menjadi salah satu penyebabnya. Membersihkan dan menjaga organ kewanitaan dengan tepat merupakan salah satu cara mencegah gejala awal tejadinya infeksi saluran kemih.

Mama tipe wanita yang suka menahan pipis? Duh, jangan dibiasakan ya, Ma. Dulu saya paling bisa menahan pipis. Terutama karena saya kurang nyaman pipis di tempat umum. Di mana saja, itu toilet umum, bahkan di toilet kantor pun, saya nggak nyaman. Jadi, maunya, kalau pipis ya di toilet di rumah.

Jangan ditiru ya, Ma, ini keliru.

Karena kebiasaan sepele ini bisa-bisa Mama terkena gejala infeksi saluran kemih. Anyang-anyangan adalah salah satu gejala awal infeksi saluran kemih (ISK), dan sangat mengganggu. Hiks!


BACA JUGA


Sedang Sakit, Ma? 5 Tips Ini Bisa Memperingan Hari Sakit Mama, dan Anak-anak Tetap Terurus!

Sedang Sakit, Ma? 5 Tips Ini Bisa Memperingan Hari Sakit Mama, dan Anak-anak Tetap Terurus!

Mama yang sedang sakit harus tetap bisa menghandle urusan rumah seperti biasanya. Itulah definisi sebenarnya dari 'Super Mom

Read more..


Gejala infeksi saluran kemih lain yang mungkin kita rasakan antara lain saat pipis rasanya tidak tuntas. Sudah bersih-bersih, tapi kok kayak masih ada yang keluar sedikit-sedikit gitu. Maunya bolak balik ke belakang terus. Kadang-kadang bahkan disertai nyeri juga saat pipis.

Aduh. Hiks.


Penyebab Infeksi Saluran Kemih


Infeksi saluran kemih sendiri merupakan hal yang harus diwaspadai, Ma, karena wanita lebih rentan terkena ISK ketimbang pria. Anyang-anyangan ini 50%-nya terjadi pada wanita, artinya 5 dari 10 wanita pernah mengalami anyang-anyangan.

Kenapa kok kita lebih rentan terkena infeksi saluran kemih ini? Hal ini dikarenakan jarak uretra dengan anus pada tubuh lebih dekat ketimbang pada tubuh pria. Selain itu bentuk alat pembuangannya yang terbuka menyebabkan bakteri jadi lebih mudah masuk ke dalam saluran kencing.

Ternyata selain kebiasaan menahan buang air kecil, anyang-anyangan ini juga disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau bakteri E.Coli. Nah, 9 dari 10 kasus infeksi saluran kemih disebabkan oleh si bakteri E. coli ini.

Bakteri ini biasanya hidup di dalam usus besar, dan di sekitar anus. Kemungkinan mereka masuk ke dalam saluran uretra karena kondisi yang kurang baik dalam melakukan pembersihan setelah BAB maupun BAK.

Infeksi saluran kemih terjadi ketika ada bakteri yang menyerang bagian-bagian tertentu dari sistem saluran kemih, yang secara lengkapnya terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Melalui sistem inilah, air seni atau urine diproduksi dan dibuang.

Bagaimana sistem ini bekerja?

Proses pembuangan berawal dari ginjal. Kotoran yang ada di dalam darah dipisahkan dan dikeluarkan dalam bentuk urine yang dialirkan dari ginjal melalui ureter menuju kandung kemih. Kandung kemih merupakan penampungan urine. Nah, setelah ditampung, urine kemudian dibuang dari tubuh melalui saluran pelepasan yang disebut uretra.


Gejala Infeksi Saluran Kemih


Infeksi saluran kemih sendiri, berdasarkan gejalanya, ternyata ada 2 macam, Ma.

  • Infeksi saluran kemih bagian bawah yang menyerang uretra dan kandung kemih. Gejalanya, seperti sudah disebutkan sebelumnya, antara lain rasa ingin selalu BAK, sakit saat BAK, baik terasa nyeri atau perih, warna urine keruh, dan bau urine yang menyengat.
  • Infeksi saluran kemih bagian atas, di mana infeksi terjadi pada ureter dan ginjal, yang ditunjukkan dengan gejala berupa nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

Efek lebih lanjut dari gejala infeksi salurah kemih yang tidak ditangani dan dicegah secara tepat dan cepat, akan cukup serius lho, Ma. Jika ISK dibiarkan berlarut-larut tanpa diobati, maka akan dapat menimbulkan komplikasi yang tergolong serius, misalnya gangguan pada ginjal dan infeksi darah.

Duh, jangan sampai ya, Ma.


BACA JUGA


Mama Gampang Sakit dan Sering Merasa Tak Sehat? Sebelum Pergi ke Dokter, Pikirkan Dulu 5 Hal Ini!

Mama Gampang Sakit dan Sering Merasa Tak Sehat? Sebelum Pergi ke Dokter, Pikirkan Dulu 5 Hal Ini!

Mama, pernah nggak sih kita merasa kalau perempuan itu lebih gampang sakit dibandingkan pria? Nggak disibukkan dengan pekerjaan saja bisa ...

Read more..


Hal-hal yang Perlu Kita Lakukan untuk Mencegah dan Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Saat mendiagnosis adanya infeksi saluran kemih, lantas beberapa tes dapat dilakukan untuk melihat adanya bakteri atau gangguan dalam organ saluran kemih tadi, seperti tes urine dan darah, pemeriksaan dengan menggunakan CT scan, sistoskopi, serta USG.

Tapi, Mama pasti setuju dengan saya, bahwa mencegah jauh lebih baik sebelum terlambat. Jadi, selain stop kebiasaan buruk menahan pipis, apa lagi nih yang perlu kita lakukan?


1. Menjaga kebersihan organ kewanitaan agar terhindar dari bakteri E. Coli

Kebiasaan menjaga area kewanitaan mulai dari membersihkannya dengan cara yang tepat setelah BAK dan BAB. Pastikan kita membersihkannya dari arah depan ke belakang. Jangan sampai terbalik ya, Ma. Kebiasaan yang benar dalam membersihkan diri setelah buang air ini harus Mama terapkan juga pada anak-anak perempuan Mama nih terutama ya, Ma. Bakteri E. coli tidak mengenal usia.


2. Gunakan pakaian dalam yang nyaman, tidak terlalu ketat, dari bahan yang nyaman

Bahan yang menyerap keringat dan nggak panas akan lebih baik, Ma. Selain itu mengganti pakaian dalam secara rutin juga mencegah kondisi lembap area kewanitaan kita.

Kondisi pakaian dalam yang menyebabkan lembap pada area kewanitaan memicu bakteri E.Coli nyaman bersarang di sana. Ih, serem amat ya.

Jangan sampai deh mereka bersarang dan mengganggu saluran kemih. Hush hush! Go go, bakteri!



3. Biasakan juga mandi di air mengalir

Hal ini juga sangat penting ya, Ma, sehingga bakteri jahat E. coli bisa terbawa air saat kita mandi.

Membiasakan membawa tisu, terutama tisu basah, juga membantu mencegah datangnya bakteri saat kita menggunakan toilet umum. Alih-alih menahan pipis, dan malah bikin anyang-anyangan, akan jauh lebih baik kalau kita well prepared untuk setiap situasi kan, ya?


4. Ubah pola makan

Satu hal yag juga penting adalah memperkuat sistem imun tubuh kita adalah dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur yang dapat mencegah dan menghambat terjadinya infeksi dalam tubuh kita, termasuk infeksi saluran kemih. Mama harus biasakan konsumsi buah dan pola makan sehat secara umum lainnya.


BACA JUGA


5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

Kenali 5 penyakit wanita yang berbahaya ini, Ma. Dan ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati

Read more..


Nah, Mama, jadi hentikan kebiasaan menahan pipis itu ya. Nggak baik, Ma, buat tubuh yang Mama sayangi ini, salah satunya bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jaga kesehatan pastinya akan lebih baik kan?

Stay healthy, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Waspadai Infeksi Saluran Kemih, Apalagi Jika Mama Hobi Menahan Pipis!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ophi Ziadah | @OphiZiadah

Mom of Trio Alinga, Zaha, and Paksi. Legislative drafter who loves blogging. Visit her personal blog at www.ophiziadah.com www.marlekum.net

Silahkan login untuk memberi komentar