Difteri Tengah Mewabah. Persiapkan Anak Mama untuk Diimunisasi Serentak Tanggal 11 Desember 2017 ini ya, Ma!

Difteri Tengah Mewabah. Persiapkan Anak Mama untuk Diimunisasi Serentak Tanggal 11 Desember 2017 ini ya, Ma!

2.2K
Tampaknya ini penyakit sepele, tapi difteri ternyata bisa mematikan lo, Ma. Yuk, kenali lebih jauh tentang difteri.

Ternyata hal sepele bisa menjadi viral sejak Kementerian Kesehatan menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) karena penyakit difteri merupakan penyakit yang mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diptheriae, dan telah memakan banyak korban jiwa setidaknya di 20 provinsi di Indonesia.

Apakah di antara Mama masih ada yang belum tahu apa itu difteri?

Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, terkadang dapat memengaruhi kulit juga, Ma. Penyakit ini ternyata sangat menular, dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Namun, Mama nggak perlu khawatir, penyakit ini bisa dicegah kok dengan imunisasi. Itulah sebabnya pada tanggal 11 Desember 2017 nanti, akan ada imunisasi serentak di 3 provinsi, yaitu di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Mengingat di ketiga provinsi itulah terdapat jumlah prevalensi difteri yang tinggi, dan dilihat juga dari jumlah kepadatan penduduknya.

Jadi buat Mama yang berdomisili di 3 provinsi tadi sebaiknya siap-siap ya, Ma. Jangan sampai terlewat untuk mengimunisasikan anak Mama ke pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Usia anak yang perlu diimunisasi itu adalah 1 tahun hingga 19 tahun ya, Ma. Nah, sebelum itu, ada yang wajib Mama ketahui seputar difteri lebih jauh lagi. Seperti gejala dan cara pengobatannya bila sudah terlanjur terinfeksi.


BACA JUGA


Ini  Dia 6 Penyakit Anak yang Sangat Berbahaya dan Bisa Mengancam Nyawanya

Ini Dia 6 Penyakit Anak yang Sangat Berbahaya dan Bisa Mengancam Nyawanya

Anak-anak wajar kalau rentan penyakit. Tapi untuk 6 penyakit anak ini, jangan pernah disepelekan

Read more..


Yuk pahami tentang difteri lebih jauh lagi

1. Gejala difteri

Gejala difteri itu seperti flu biasa pada awalnya. Kadang disertai demam yang tidak terlalu tinggi dan radang tenggorokan, sehingga mengakibatkan suara menjadi serak. Dan bisa juga timbul pembesaran kelenjar di leher. Bila sudah agak parah, penderita akan merasakan sesak napas dan sulit menelan.

Waspadai gejala ini ya, Ma. Jika sudah tampak, segeralah dibawa ke dokter untuk diberikan penanganan pengobatannya.


2. Proses penularan difteri

tinalicious

Difteri ini bisa menular dengan sangat mudah, Ma. Cara penularan yang paling mudah yaitu terhirup percikan ludah penderita difteri melalui udara saat penderita bersin atau batuk.

Barang-barang yang sudah terkontaminasi bakteri seperti mainan, pakaian, handuk, bekas tisu, gelas bekas yang belum dicuci itu bisa menjadi perantara paling mudah untuk menularkan penyakit difteri tersebut.

Jadi, mulai sekarang harus lebih memperhatikan hal kecil tadi dan harus lebih higienis ya, Ma.


3. Pengobatan bila sudah terlanjur tertular

Segera dibawa ke dokter ya, Ma, bila Mama sudah mengetahui adanya gejala difteri pada anak Mama. Dokter akan memberikan antitoksin dan antibiotik untuk penanganan pertama.

Untuk kasus yang sudah parah setelah pemeriksaan dokter, sudah pasti harus rawat inap. Kalau masih diperbolehkan untuk dirawat di rumah, maka penderita difteri harus melakukan bed rest dan harus diisolasi secara ketat.


BACA JUGA


Yuk, Ma, Kenali Penyakit Williams-Beuren Syndrome dan juga Para Penyandangnya, Agar Mama Lebih Aware!

Yuk, Ma, Kenali Penyakit Williams-Beuren Syndrome dan juga Para Penyandangnya, Agar Mama Lebih Aware!

Para penyandang Williams-Beuren Syndrome pada umumnya memiliki kesulitan dalam membayangkan bentuk atau kurang dalam kemampuan spasial, ...

Read more..


4. Cara mencegah penularan difteri

Bagi yang sudah tertular penanganan tepat hanya berobat ke dokter. Namun, untuk mewaspadai agar jangan sampai tertular berarti Mama harus menghindari kontak langsung dengan orang yang tengah sakit flu. Juga harus lebih higienis untuk penggunaan barang-barang pribadi yang digunakan sehari-hari.

Hindari pemakaian alat makan bersama-sama yang Mama nggak tahu kadar kebersihannya. Dan cara pencegahan terbaiknya adalah dengan vaksin yang diberikan lewat imunisasi DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis). Imunisasi ini harusnya diberikan sejak anak Mama berusia 2 bulan, Ma.

Karena difteri ini sebenarnya bukan penyakit baru dan sudah ada obat penangkalnya. Hanya karena kasusnya hingga menyebabkan kematian tengah merebak sekarang itulah sebabnya difteri jadi penyakit yang viral untuk saat ini.


5. Fakta yang mencengangkan dari penyakit difteri

Apa sih yang menyebabkan penyakit sepele seperti flu ini menjadi dianggap sangat berbahaya?

Ternyata ada fakta, bahwa penyakit difteri juga bisa rentan terhadap orang dewasa yang belum pernah disuntik imunisasi, Ma. Tapi mengapa porsi bagi anak-anak lebih diprioritaskan untuk diperhatikan? Karena daya tahan tubuh anak tak sekuat orang dewasa tentunya.

Juga, ada kemungkinan orang dewasa di bawah usia 40 tahun juga bisa terkena difteri. Jadi, selalu waspada ya, Ma.


BACA JUGA


Ini Dia 10 Balita yang Tangguh Melawan Penyakit Hingga Viral di Social Media

Ini Dia 10 Balita yang Tangguh Melawan Penyakit Hingga Viral di Social Media

Berbagai usaha sudah dilakukan untuk berjuang melawan penyakit. Namun, mereka hanya bisa berusaha tanpa tahu hasilnya akan seperti apa. ...

Read more..


Kalau Mama sudah paham tentang difteri ini, segera infokan juga ke keluarga, tetangga dan teman-teman Mama, ya. Informasikan tentang imunisasi massal ini di sosial media yang Mama punya untuk membantu kesuksesan program pencegahan difteri yang tengah dicanangkan pemerintah kita.

Keep healthy ya, Ma.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Difteri Tengah Mewabah. Persiapkan Anak Mama untuk Diimunisasi Serentak Tanggal 11 Desember 2017 ini ya, Ma!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mel Ara | @melara

Silahkan login untuk memberi komentar