Ini Dia 4 Ucapan Anak yang Mungkin Akan Membuat Mama Kaget Namun Justru Merupakan Tanda Bahwa Mama Harus Lebih Perhatian Padanya

Ini Dia 4 Ucapan Anak yang Mungkin Akan Membuat Mama Kaget Namun Justru Merupakan Tanda Bahwa Mama Harus Lebih Perhatian Padanya

Ini Dia 4 Ucapan Anak yang Mungkin Akan Membuat Mama Kaget Namun Justru Merupakan Tanda Bahwa Mama Harus Lebih Perhatian Padanya

106
Anak mungkin memang masih "hanya" anak-anak, tapi mereka punya pendapat dan pemikiran juga. Saat mereka mulai mengatakan 4 hal berikut, sebaiknya Mama waspada karena mungkin Mama sendirilah penyebabnya!

Menghabiskan waktu bersama si kecil pasti sangatlah menyenangkan ya, Ma? Apalagi ketika ia mulai belajar berjalan, belajar berbicara dan mulai ingin tahu sesuatu yang ada di sekitarnya. Semua hal yang baik kita ajarkan padanya, berharap ia pun tumbuh menjadi orang yang baik pula.

Namun, anak-anak memang penuh kejutan. Termasuk soal ucapan.

Kadang mereka melontarkan kata-kata yang bikin kita kaget sendiri. Rasanya, kita tak pernah mengajarkan mereka untuk mengatakan hal-hal yang baru saja terucap itu, lalu dari mana mereka mendapatkannya?

Misteri!


Berikut beberapa ucapan anak yang bikin kita, orang tuanya, jadi kaget sendiri

"Aku benci Mama!"


Coba bayangkan, Ma. Tiba-tiba saja kata-kata tersebut terucap dengan mudahnya dan fasih. Alhasil, pasti banyak tanda tanya dalam pikiran kita.

Ada apa dengannya? Tidakkah mereka sadar, bahwa mamanya ini sudah bersusah payah membesarkannya, dan sekarang bisa-bisanya ia bilang begitu? Kurang apa sih kita?

Kesal? Pastinya ya, Ma. Emosi? Jelas!

Namun, apa daya, semakin kita memarahi anak, ia pun akan semakin membenci kita. Amarah hanya akan semakin memancing reaksi negatif, baik dari sisi Mama maupun anak.

Lalu bagaimana?

Usahakan tetap tenang, Ma. Jaga emosi dan ajaklah ia mengobrol dengan hati-hati. Tanyakan, mengapa ia mengatakan demikian? Kemudian jika Mama memang melakukan kesalahan, segeralah minta maaf padanya. Katakan juga, Mama sangat sedih jika ia memang membenci Mama. Lalu jelaskan, mengenai tindakan Mama yang dianggapnya salah dan membuatnya membenci Mama.


BACA JUGA


Mendidik Anak Tanpa Kata

Mendidik Anak Tanpa Kata "Tidak"? Bisa, Ma? Bisa! Begini Caranya!

Mendidik anak tanpa kata "tidak" bukan berarti si kecil diberikan kebebasan mutlak. Justru Mama perlu kreatif mencari ungkapan alternatif

Read more..


"Mama jahat!"

Kata-kata ini mungkin akan muncul ketika Mama melakukan sesuatu yang tak disukainya.

Misalnya, si kecil nggak suka sayur. Maka, Mama pun memaksanya memakan sayur dengan nada keras, plus diserta omelan pula. Bahkan mengancamnya, jika si kecil tak mau menghabiskan makanannya, maka ia tak boleh main lagi.

Si kecil pun merasa "terancam", dan mungkin hanya kalimat itu yang bisa mewakili perasaannya.

Jika si kecil tidak menyukai sesuatu, padahal menurut Mama sesuatu itu baik untuknya, maka jalan pertama yang harus Mama lakukan adalah jangan memaksanya. Kita harus cari akal supaya si kecil mau melakukannya, untuk dirinya sendiri.

Misalnya, pada kasus si kecil yang tidak suka sayur. Coba cari makanan kesukaannya. Nugget, misalnya. Maka, buatlah nugget sayur, atau bikinlah camilan lainnya yang di dalamnya mengandung sayur, tanpa mengurangi nilai gizi dan rasa enaknya.

Membereskan mainan? Coba Mama yang mulai lebih dulu, dan posisikan ia sebagai penolong Mama membereskan rumah. Lama kelamaan, Mama pasti bisa membuatnya mengerti, bahwa ia sendirilah yang bertanggung jawab pada mainannya.


"Aku pasti akan jadi mama yang lebih baik kelak!"

Ngomel, cerewet dan bawel. Barangkali itu kesan yang melekat pada diri setiap mama ya? Tapi pastinya, kita sudah semaksimal mungkin mendidik dan membesarkan anak-anak dengan kasih sayang yang lebih pula. Betul kan, Ma?

Namun, saat si kecil mulai dewasa, seiring waktu ia pun akan belajar untuk mempunyai pendapat dan pilihan sendiri. Bisa jadi suatu saat, ia juga mulai mengalami perbedaan pendapat dengan kita. Alih-alih mendengarkannya, kita sebagai orang tua malah masih menganggapnya anak kecil yang harus menuruti perintah kita

Lalu, ketika si kecil berkata, "Aku akan menjadi mama yang lebih baik!", pastinya kita pun akan terlanda emosi, yang mungkin juga akan diikuti dengan menghukumnya. Benar tidak, Ma?

Well, Mama, apa yang dikatakan oleh si kecil mungkin ada benarnya. Faktanya, setiap anak pasti ingin menjadi lebih baik dari orang tuanya, meski belum tentu tindakannya baik untuk anaknya. Sadar atau tidak, Mama kemungkinan juga memiliki pemikiran seperti ini. Ingin menjadi orang tua yang lebih baik ketimbang orang tua Mama dulu.

Saat si keci beranjak dewasa, ia akan sudah mengalami perkembangan pola pikir. Jadi, jangan terlalu membatasi anak, Ma. Apalagi jika ia sedang menginjak masa-masa mencari jati diri.

Biarkan ia mengenal dunia luar dan bermain bebas dengan teman-temannya, namun pastinya tetap dalam monitor Mama ya. Biasakan ia untuk berpamitan setiap mau pergi, tanamkan kejujuran, dan disiplin.

Yang paling penting, percayalah padanya, Ma! Insyaallah, anak kita akan menjadi anak yang baik dan sesuai dengan harapan kita.


"Aku berharap, Mama bukan mamaku!"

Di saat anak menginginkan bermain keluar dengan teman sebayanya, tiba-tiba Mama tidak memperbolehkannya keluar karena alasan tertentu.

Lalu, ketika Mama memarahinya--apalagi dengan kekerasan--maka wajar jika ia berharap punya mama yang baik hati dan tidak suka marah. Dalam hal ini, ia beranggapan bahwa Mama tidak mau memahaminya, tidak mau mengerti dirinya. Bahwa Mama nggak perhatian padanya, dan lebih buruk lagi, ia menganggap Mama nggak sayang padanya.

Yah, memang susah sih ya kalau si kecil sudah ngambek begitu. Tapi lagi-lagi kita harus tenang. Jangan mengikuti emosi dan lebih baik kita introspeksi diri lebih dahulu.

Coba selesaikan setiap permasalahan dengan dialog dan diskusi, karena meskipun si kecil itu masih anak-anak tapi bukan berarti ia tak bisa berpendapat. Dengarkanlah ia, Ma.


BACA JUGA


Begini Cara Mendidik Anak Agar Mau Mendengarkan Kata-Kata Mama dan Jadi Anak Penurut

Begini Cara Mendidik Anak Agar Mau Mendengarkan Kata-Kata Mama dan Jadi Anak Penurut

Anak-anak sering melawan, dan tidak mendengarkan omongan Mama. Hmmm. Mungkin saja ada kesalahan dalam cara mendidik anak dari Mama

Read more..


Nah, jadi jangan kaget lagi ya, Ma, kalau mendengar kata-kata tersebut terucap oleh anak di hadapan Mama. Karena mungkin memang ada yang salah pada cara mendidik anak ala Mama. Mari kita introspeksi diri dulu, sebelum kita menumpahkan kemarahan pada si kecil.

Stay smart, Mama!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 4 Ucapan Anak yang Mungkin Akan Membuat Mama Kaget Namun Justru Merupakan Tanda Bahwa Mama Harus Lebih Perhatian Padanya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Annisaul Hidayah | @annisaulhidayah

Silahkan login untuk memberi komentar