Jika Ingin Karier Selamat, Jangan Pernah Ucapkan 7 Kalimat Ini pada Atasan Mama di Kantor!

Jika Ingin Karier Selamat, Jangan Pernah Ucapkan 7 Kalimat Ini pada Atasan Mama di Kantor!

Jika Ingin Karier Selamat, Jangan Pernah Ucapkan 7 Kalimat Ini pada Atasan Mama di Kantor!

354
Komunikasi memang penting, termasuk dalam karier. Tapi jangan sampai mengucapkan 7 kalimat ini ya, Ma!

Sikap terbuka memang baik saat kita harus melakukan komunikasi dengan orang lain, termasuk dalam karier!

Namun, tahu nggak sih, Ma? Bahwa terlalu terbuka dalam berkomunikasi itu juga justru bisa merugikan diri sendiri lo. Seperti 7 kalimat berikut ini nih, bisa membuat si bos jadi malas memberi nilai baik untuk performa Mama.


Awas, jangan ucapkan 7 kalimat ini dalam karier Mama di kantor atau si bos akan ilfil!

1. "Maaf, Bos, saya nggak bisa melakukannya!"


Ketika si bos meminta Mama melakukan sebuah tugas baru, sebaiknya jangan pernah langsung ditolak, Ma, apalagi dengan alasan nggak bisa atau nggak mampu. Karena hal ini akan menurunkan nilai kita di mata atasan.

Umumnya, atasan akan senang dengan karyawan yang selalu mau belajar dan menerima tantangan baru. Daripada kita langsung menyerah dan mengatakan tidak bisa sebelum mencoba, akan lebih baik kalau terima tugas tersebut dengan optimis dan antusias.

Jika memang merasa nggak punya pengalaman mengerjakannya, nggak ada salahnya Mama minta tip pada atasan atau mereka yang lebih berpengalaman. Justru hal ini akan membuat si bos menghargai usaha Mama.


BACA JUGA


Jangan Lakukan 5 Hal Berbahaya Ini di Media Sosial Demi Keselamatan Karier Mama!

Jangan Lakukan 5 Hal Berbahaya Ini di Media Sosial Demi Keselamatan Karier Mama!

Sebagai wanita karier di zaman now, tentunya Mama juga tak asing dengan berbagai jenis media sosial ya, Ma. Dari media sosial, kita bisa ...

Read more..


2. "Ini bukan salah saya!"


Wajar kalau di satu pekerjaan dalam karier Mama, si bos menemukan kesalahan dan mengoreksinya. Nggak perlulah kita berkelit—atau bahkan melempar kesalahan pada orang lain.

Hal ini bisa membuat si bos kecewa, dan membuat rekan kerja lain tersinggung, Ma, karena disalahkan.

Si bos akan lebih menghargai, jika Mama berani bertanggung jawab, menjelaskan apa saja yang sudah dikerjakann, dan menerima saran dari siapa saja yang sekiranya bisa membantu Mama memperbaiki kesalahan.


3. "Sudah saatnya saya naik gaji. Kalau enggak, saya mau resign saja."


Yah, pada dasarnya sih setiap karyawan itu punya hak untuk naik gaji kok, Ma. Tentu saja ini dipertimbangkan atas banyak faktor ya, misalnya pengalaman, beban kerja dan seterusnya.

Jadi, sebelum Mama benar-benar menghadap atasan untuk minta kenaikan gaji, siapkan dulu alasan yang kuat. Bahkan jika perlu, siapkan daftar prestasi kerja Mama, misalnya membantu meningkatkan keuntungan perusahaan, sukses mengerjakan berbagai project, dan lainnya.

Ini bisa menjadi modal diskusi dan bargain kita pada si bos. Jika ia belum bisa meluluskan permintaan Mama, jangan pernah mengancamnya. Ini hanya akan membuat Mama terlihat emosional dan merasa hebat.

Padahal nggak akan sulit bagi perusahaan untuk mencari karyawan baru sebagai pengganti Mama.

Lebih baik berikan waktu pada si bos untuk mempertimbangkan dan mengevaluasi kembali mengenai karier Mama di perusahaan tersebut. Kalaupun punya tenggat waktu, cukup Mama sendiri saja yang tahu. Kalau sampai tenggat, si bos nggak juga memberikan respon positif, maka itulah saatnya Mama membuat pilihan lain, tanpa perlu mengancam.


4. "Saya nggak digaji untuk melakukan tugas ini. Ini bukan job desc saya."


Jangan pernah mengatakan kalimat ini pada si bos ya, Ma. Kalaupun tugas yang diberikannya di luar job desc, si bos tak akan mau menerima alasan apa pun. Ia pasti ingin Mama tetap melakukannya.

Penolakan seperti ini akan menunjukkan Mama terlalu perhitungan dan nggak menghormati atasan. Jika memang kita nggak memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk proyek terbaru yang ditugaskan, lebih baik akui saja dan diskusikan kontribusi apa yang bisa Mama berikan untuk membantu.


BACA JUGA


Jika Ingin Karier Mama Cemerlang Maka Berhentilah Melakukan 7 Hal Perusak Ini!

Jika Ingin Karier Mama Cemerlang Maka Berhentilah Melakukan 7 Hal Perusak Ini!

Sukses dalam karier? Hmmm, siapa sih yang tidak mau menjadi sukses? Bener nggak, Ma?Apa pun pekerjaan dan bidang pekerjaannya, menjadi ...

Read more..


5. "Saya banyak urusan keluarga, jadi saya nggak bisa lembur."


Well, keluarga memang nggak kalah penting dari pekerjaan ya, Ma. Justru yang nomer satu. Tapi, usahakan agar keduanya nggak saling mengganggu. Bagaimanapun juga, perusahaan sudah membayar Mama untuk menyelesaikan pekerjaan.

Selain itu, di awal proses rekruitmen, seharusnya Mama juga sudah mendapat informasi mengenai jam kerja dan lembur. Sehingga, seharusnya saat memutuskan menerima pekerjaan ini, Mama pun sudah siap dengan berbagai konsekuensinya, termasuk saat ada jadwal lembur.

Menolak tugas akan membuat Mama dinilai tidak bertanggung jawab jika sebelumnya Mama sudah berkomitmen untuk mau melakukannya.


6. "Saya mengundurkan diri, karena nggak cocok bekerja dengan rekan kerja yang lain."


Bekerja sesuai passion dan bekerja di lingkungan yang menyenangkan adalah 2 faktor yang membuat kita menikmati pekerjaan.

Karena itu, nggak heran kalau atasan tipe bos yang menyebalkan, kita pun akan merasa tertekan saat menyelesaikan pekerjaan. Begitu juga dengan rekan kerja yang lain.

Tapi sebesar apa pun kekesalan kita pada orang-orang sekantor ini, wajib bagi kita untuk tetap menjaga sikap profesional.


7. "Alarm saya rusak."


Siapa pun pasti pernah mengalami pagi yang kacau, hingga harus telat datang ke kantor. Padahal ada meeting pagi-pagi banget. Duh!

Terus, biasanya saat datang telat, kita pun menyiapkan berbagai alasan untuk disampaikan. Mulai dari alarm rusak, sampai jadwal commuter line yang terganggu.

Hmmm. Well, sesekali atasan mungkin akan memaklumi alasan Mama. Tapi kalau terlalu sering ya jadinya dianggap mengada-ada deh.


BACA JUGA


Yuk, Kita Belajar Cara Berpikir ala Kaum Adam dalam Menjalani Karier Maupun Berbisnis!

Yuk, Kita Belajar Cara Berpikir ala Kaum Adam dalam Menjalani Karier Maupun Berbisnis!

“Women tend to value security to a greater degree than men do", begitu kata seorang ahli. Hm, inikah salah satu yang bikin karier atau ...

Read more..


Nah, kalau nggak mau karier Mama di kantor terancam, jangan sampai deh ya, mengucapkan ketujuh kalimat di atas. Sebelum Mama menyesal.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jika Ingin Karier Selamat, Jangan Pernah Ucapkan 7 Kalimat Ini pada Atasan Mama di Kantor!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar