Mendidik Anak untuk Mempunyai Disiplin Positif Ternyata Begini Cara Menerapkannya, Ma!

Mendidik Anak untuk Mempunyai Disiplin Positif Ternyata Begini Cara Menerapkannya, Ma!

1.1K
Dari kelas Girls in Tech Festival 2017, mendidik anak untuk disiplin secara positif itu penting ditumbuhkan dengan pendekatan yang baik.

Mendidik anak agar punya sikap disiplin memang sangat penting dilakukan sejak usia dini ya, Ma.

Namun, kita juga tahu, bahwa hal ini bukan hal yang mudah juga untuk dapat menerapkan apa yang Mama mau terhadap si anak, apalagi kalau Mama melakukannya dengan cara yang tidak tepat. Karena daya pikir anak yang masih terbatas.

Belajar dari kelas ‘Disiplin Positif’ pada event Girls in Tech Festival 2017 beberapa hari yang lalu, mendidik anak agar bersikap disiplin secara positif ini membutuhkan beberapa penerapan konsekuensi. Mama pasti pengin tahu dong, apa aja sih konsekuensinya?


Ini dia penerapan konsekuensi untuk mendidik anak agar bersikap disiplin secara positif

1. Konsekuensi alami

Mendidik anak agar berdisiplin secara positif - Image via suha

Tidak disiplinnya sikap anak bisa digambarkan dengan contoh ketika si anak ceroboh menggunakan barang atau mainan yang bukan miliknya. Tidak menyimpan dan merawat barang-barangnya dengan baik, sehingga ketika terjadi kehilangan si anak akan merasa sedih.

Hal ini bisa Mama jadikan alat untuk mendidik anak, dan memberikan pelajaran untuknya, bahwa konsekuensi mengambil dan menaruh kembali mainannya di tempat semula itu bermanfaat untuk kebaikannya sendiri. Karena, kalau nggak, ya itulah yang terjadi. Ia akan kehilangan barang gara-gara kecerobohannya sendiri.

Hal inilah yang disebut sebagai konsekuensi yang alami. Masih banyak lagi contoh konsekuensi alami dari sikap disiplin lainnya. Seperti misalnya, kalau si kecil terlambat bangun, maka ia akan terlambat pula masuk sekolah. Kalau si kecil nggak merapikan mainannya, maka ia bisa terjatuh karena tersandung mainannya yang berserakan, dan seterusnya.

Tekankan hal-hal ini pada si kecil, agar ia mengerti mengenai konsep sebab akibat konsekuensi alami.


BACA JUGA


Mendidik Anak Bukan Berarti Kita Harus Menjadi Toxic Parents. Begini Cara Untuk Menghindarinya!

Mendidik Anak Bukan Berarti Kita Harus Menjadi Toxic Parents. Begini Cara Untuk Menghindarinya!

Mendidik anak, bakal banyak cerita yang bisa kita bagi. Dan ketika mendidik anak, sebaiknya kita menghindari menjadi pribadi yang menjadi ' ...

Read more..


2. Konsekuensi menebus kesalahan

Mendidik anak agar berdisiplin secara positif - Image via vix

Setelah si anak mengalami kehilangan suatu barang akibat kecerobohannya tadi, ajarkanlah kepada si anak untuk menebus kesalahannya.

Mama bisa memintanya untuk mencari barang yang hilang tersebut sampai ketemu, atau bila perlu dengan menggantinya sendiri. Berikan hukuman yang juga sifatnya positif dan solutif--agar permasalahannya juga teratasi--misalnya dengan cara mengurangi uang saku si anak untuk ditabung guna membeli dan mengganti barang yang hilang tersebut.

Dengan demikian ia akan bisa memahami, bahwa ada rentetan konsekuensi lain yang akan diterimanya pula karena ketidakdisiplinannya. Lebih jauh, ia akan merasa menyesal dan mintalah ia untuk tidak mengulanginya, Ma.


3. Konsekuensi yang masuk di akal

Mendidik anak agar berdisiplin secara positif - Image via local

Jangan pernah memberatkan si anak dengan hukuman yang membuatnya merasa tertekan. Sebaiknya kita ajarkan si kecil untuk berani menghadapi masalahnya sendiri.

Contoh kecilnya nih, Ma. Mintalah si kecil meminta maaf kepada si pemilik barang yang telah dihilangkannya, dan berjanji untuk lebih berhati-hati di lain waktu agar kejadian tersebut tidak akan terulang kembali.


BACA JUGA


Melatih Disiplin pada Anak Tanpa Kekerasan dan Hanya dengan Kata-Kata? Bisa Banget!

Melatih Disiplin pada Anak Tanpa Kekerasan dan Hanya dengan Kata-Kata? Bisa Banget!

Melatih disiplin pada anak menjadi PR terbesar bagi setiap orangtua, karena kita pasti menginginkan si kecil tumbuh menjadi pribadi yang ...

Read more..


4. Memberikan pengalaman belajar

Mendidik anak agar berdisiplin secara positif - Image via huffingtonpost

Dengan adanya kejadian tersebut, Mama mendidik anak lebih jauh dengan memberinya pelajaran tambahan berupa memberikan label nama pada semua mainan si anak agar jika terjadi kehilangan akan mempermudah untuk mencarinya. Dan biasakan si anak untuk merapikan kembali mainannya sehabis bermain.


5. Menjaga harga diri anak

Mendidik anak agar berdisiplin secara positif - Image via irishtime

Jika anak melakukan kesalahan, jangan pernah sekali-kali Mama memberikan ancaman, apalagi membentak anak Mama karena kesalahannya tersebut.

Dan sebaiknya juga jaga perasaan si anak dengan tidak menceritakan kesalahan si anak pada siapa pun serta jangan pernah mempermalukan anak di depan umum ya, Ma.


BACA JUGA


Inilah 5 Alasan dari Para Pakar bahwa Metode Time Out Tidak Lagi Efektif dalam Penanaman Disiplin pada Anak!

Inilah 5 Alasan dari Para Pakar bahwa Metode Time Out Tidak Lagi Efektif dalam Penanaman Disiplin pada Anak!

Mama masih ingat reality show Nanny 911?Itu, lho, Ma, sebuah tayangan tentang bagaimana sebuah keluarga mengasuh anak-anak mereka yang ...

Read more..


Hal yang paling terpenting selain dari kelima cara mendidik anak agar disiplin seperti di atas adalah bahwa Mama harus ingat, kalau apa yang dilakukan anak biasanya berawal dari duplikasi kebiasaan orang tuanya sehari-hari.

So, jika Mama ingin anak Mama bersikap disiplin, maka Mama pun harus memberikan contoh yang baik. Mulailah disiplin itu dari diri Mama sendiri agar anak Mama nantinya akan mencontoh dan terbiasa mengikuti.

Dan jangan lupa untuk memberikan apresiasi kepada anak Mama bila sudah berhasil menjadi anak yang disiplin. Bisa dengan memberikan pujian atau hadiah. Tapi ingat ya, Ma. Pujilah proses usahanya bukan hasilnya.

Semoga berhasil ya, Ma.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mendidik Anak untuk Mempunyai Disiplin Positif Ternyata Begini Cara Menerapkannya, Ma!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mel Ara | @melara

Silahkan login untuk memberi komentar