Pengguna Media Sosial yang Cerdas dan Bijak Akan Selalu Melakukan 7 Hal Berikut - Apakah Mama Salah Satunya?

Pengguna Media Sosial yang Cerdas dan Bijak Akan Selalu Melakukan 7 Hal Berikut - Apakah Mama Salah Satunya?

396
Suka main di media sosial, Ma? Berapa akun yang Mama punya?

Hari gini, siapa yang tidak punya akun media sosial? Media sosial ini semacam perpanjangan tangan saat harus berkenalan dengan orang. Yang membuat Mama dikenal mengglobal tanpa harus benar-benar mengelilingi bumi ini.

Menurut kamus Merriam Webster, media sosial adalah:

"Forms of electronic communication (such as websites for social networking and microblogging) through which users create online communities to share information, ideas, personal messages, and other content (such as videos)."

Yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia seperti ini:

"Bentuk komunikasi elektronik (seperti situs web untuk jejaring sosial dan microblogging) yang memungkinkan pengguna membuat komunitas dalam jarungan untuk berbagi informasi, gagasan, pesan pribadi, dan konten lainnya (seperti video)."

Nah, siapa yang tidak ingin ikutan berbagi informasi, gagasan, pesan pribadi, dan konten-konten lainnya, saat semua orang 'exist'? Ya, pasti Mama ngga mau ketinggalan, dong!


BACA JUGA


Awas! Jejak Digital di Media Sosial Mama Bisa Memengaruhi Masa Depan Anak-Anak Loh! Behave!

Awas! Jejak Digital di Media Sosial Mama Bisa Memengaruhi Masa Depan Anak-Anak Loh! Behave!

Masih berani bilang "Akun-akun media sosial gue, terserah gue dong!", hati-hati loh, jangan-jangan ada calon mertua stalking di media sosial ...

Read more..


Untuk itu, Rocking Mama mau berbagi tips agar Mama sebagai pengguna sejati tetap cerdas dan bijak dan selalu merasa aman dan nyaman saat sedang main media sosial.

1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat

Seperti yang dilansir dalam situs Ubergizmo, password yang kuat akan menghindari pengguna media sosial dari ancaman hacking atau kejadian tak diinginkan lain.

Salah satu tipnya adalah dengan membuat kata sandi yang panjang. Misalnya, kata sandi i4cu, konon kalaupun di-hack akan membutuhkan waktu bermenit-menit untuk meretasnya.

Jika menambahkan satu saja karakter, misalnya i4cu2, maka akan perlu waktu berjam-jam.

Bayangkan jika Mama memiliki paswword: i4seeuiforcyou2! Fiuh! Asal jangan lupa sama kata sandinya sendiri ya, Ma. Hihihi!


2. Double Security

Google memiliki sistem pengaman yang baik terhadap penggunanya. Bila akunnya dibuka dari gawai lain, maka ia akan meminta verifikasi yang tersambung melalui ponsel.

Untuk berjaga-jaga, aktifkan sistem keamanan ganda ini, yang bagaikan memasang kunci stang pada kendaraan bermotor ya, Ma!


3. Tidak TMI (Too Much Information)

Jangan, sekali lagi jangan, mengumbar apa pun itu yang bersifat personal. Abaikan jika ada yang meminta PIN atau password lain, nomor rekening, nomor telepon, bahkan nomor rumah Mama.

Jika memang Mama sudah melakukan cek-ricek tentang pihak penanya, misalnya rekan bisnis atau institusi yang sah, boleh saja menyebutkannya dalam form resmi. Berhati-hatilah tentang nomor, ya Ma!

Oh iya, kalau tertipunya masalah belanja online, Mama bisa laporkan ke [email protected]. Biasanya memang lebih baik kalau belanja online itu COD sih, Ma.


BACA JUGA


Yuk, Bijak di Media Sosial! Jangan Jadi Haters!

Yuk, Bijak di Media Sosial! Jangan Jadi Haters!

Entah karena perkembangan zaman, entah karena perkembangan teknologi, khususnya media sosial, orang semakin bebas saja mengatakan apa pun. ...

Read more..


4. Tidak TMI jilid 2

Tidak hanya masalah nomor, sebaiknya Mama juga berhati-hati untuk masalah personal lainnya.

Jangan tergoda untuk curhat mengenai aib keluarga di media sosial, turut menorehkan kekesalan kepada seorang teman (walaupun tanpa nama) yang bisa jadi pemicu perang dunia maya, dan menggalang massa untuk mencari pembenaran.

Selain itu, sekarang ini masih saja banyak data pribadi yang digembar-gemborkan di media sosial. Misalnya nama sekolah anak, kantor tempat Papa bekerja, atau rumah orang tua Mama.

Pikirkan kalau-kalau ada seseorang yang jahil dan menyatroni tempat-tempat pribadi Mama itu untuk tujuan tidak baik. Apalagi ke sekolah, karena menurut The Indonesia Institute, kasus penculikan marak terjadi seiring dengan kesulitan ekonomi yang melanda. Hiy!


5. Jadilah Profesional

Khususnya untuk para ibu bekerja yang sedang mencari pekerjaan dengan mengisi biodata secara online, perhatikan benar-benar apa yang akan Mama tuliskan. Usahakan untuk menyimpan sedikit informasi yang dirasa lebih baik untuk diceritakan secara langsung, ketimbang membeberkan semuanya di dunia maya.

Dan, please, menahan diri untuk tidak mendiskreditkan satu atau lain pihak, terutama kantor-kantor lama. Ingat, yang Mama tulis adalah cerminan dari yang Mama katakan.

Tidak ingin kan, mendapat label sebagai kutu loncat yang suka nyinyirin perusahaan?


6. Pilah-pilih

Terutama masalah pertemanan. Baru-baru ini, dunia kepenulisan dihebohkan dengan fakta bahwa seorang teman dunia maya yang berprofesi sama ternyata adalah tersangka kasus pelecehan. Hanya karena memiliki jaringan pertemanan yang sama, banyak rekan yang 'setuju' menjadi temannya juga, walaupun tidak tahu-menahu siapa dia sebenarnya.

Hal yang satu ini memang agak tricky alias sulit dilacak, Ma. Namun, berbaik hatilah pada diri sendiri dengan turut stalking sedikit tentang calon teman baru. Anggap saja sedang kepoin selebriti. Hehehe.


7. Sayangi jari

Pilah-pilihnya bukan cuma soal teman, Ma, tapi juga berita. Boleh jadi Mama orang yang penuh empati, yang mudah tersentuh setiap kali melihat berita menyedihkan.

Tapi tolong dicek lagi, Ma, siapa tahu beritanya hoax. Kisahnya boleh sedih dan up to date, tapi gambarnya sudah kedaluwarsa -diambil dari foto bertahun ke belakang yang bisa jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan isi berita.

Bila dengan simpatinya Mama turut ngeshare berita tersebut, namanya turut menyebarkan berita palsu. Hukumannya bukan saja dari sisi sosial (malu atuh, Ma, share berita bohong!), tapi juga segi hukum dunia dan akhirat.

Ingat lagu Chrisye, Ma? Yang penggalannya begini, "Akan tiba masa, tak ada suara, dari mulut kita. Berkata tangan kita, tentang apa yang dilakukannya."


BACA JUGA


Jangan Lakukan 5 Hal Berbahaya Ini di Media Sosial Demi Keselamatan Karier Mama!

Jangan Lakukan 5 Hal Berbahaya Ini di Media Sosial Demi Keselamatan Karier Mama!

Sebagai wanita karier di zaman now, tentunya Mama juga tak asing dengan berbagai jenis media sosial ya, Ma. Dari media sosial, kita bisa ...

Read more..


Yuk ah, kita dobrak kebiasaan buruk dan mulai menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bijak dan menyenangkan. Jika Mama membuat nyaman diri sendiri dan orang lain dalam setiap postingan, maka Mama adalah pengguna media sosial sejati!

Selamat bermedia sosial, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pengguna Media Sosial yang Cerdas dan Bijak Akan Selalu Melakukan 7 Hal Berikut - Apakah Mama Salah Satunya?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


PutuAyu Winayasari | @ayuwinayasari

A whole-hearted writer. A caring teacher. A Rocking Mama. A loving wife-daughter. Visit me at [email protected] Reach me at [email protected] Or just come by to LIA-Bandung to have some bakso with me :)

Silahkan login untuk memberi komentar