Pengin Masa Tua Nan Santai? Siapkan Dana Pensiun Sendiri dengan Beberapa Cara Strategis Berikut, Yuk!

Siapkan Dana Pensiun Sendiri dengan Beberapa Cara Strategis Berikut, Yuk!

Pengin Masa Tua Nan Santai? Siapkan Dana Pensiun Sendiri dengan Beberapa Cara Strategis Berikut, Yuk!

751
Siapa sih yang nggak mau punya masa tua nan bahagia, bisa tetap senang-senang dengan dana pensiun, tanpa memikirkan biaya hidup yang kurang? Mama juga bisa lo, Ma.

Pernah nggak sih membayangkan, seperti apa kondisi finansial kita saat memasuki masa pensiun kelak? Kondisi finansial seperti apa yang Mama inginkan pada saat itu? Lalu, apakah Mama sudah menyiapkan dana pensiun untuk itu?

Well, itu memang bukanlah hal yang mustahil dilakukan, Ma. Dan, pastinya Mama juga tahu, bahwa hal tersebut juga nggak terjadi begitu saja menjelang pensiun. Mama perlu melakukan persiapan finansial, bahkan jauh sebelumnya.

Makanya, Ma, menabung dalam bentuk apa pun penting kita lakukan sejak awal, karena hasilnya akan jauh lebih banyak dibanding bila menabung ketika sudah tua. Meski mungkin nabungnya sekaligus banyak.

Sesuatu yang dimulai dari kecil, asal konsisten, akan memberikan hasil yang lebih bagus. Sahih kan, Ma?

So, bila Mama ingin mempersiapkan dana pensiun yang aman, ada beberapa rambu yang harus Mama ketahui dan taati sedari sekarang, yaitu hati-hati dalam berinvestasi, tahu tujuan, dan harus disiplin serta konsisten.

Nah, coba kita lihat yuk, serba serbi investasi yang bisa kita lakukan yang sesuai stage of life kita di usia 20-an, 30-an dan 40-an, seperti yang dijelaskan oleh Fauziah Arsiyanti SE, MM, ChFC dari Fahima Advisory.


Investasi di usia 20-an untuk mempersiapkan dana pensiun


Semakin muda usia seseorang, umumnya kita akan disarankan untuk mengambil investasi yang bersifat agresif, meski tetap ada yang mengambil jenis konservatif. Mengapa? Karena yang bersangkutan dianggap masih punya kesempatan panjang.

Sehingga, harapannya, kalau seumpama investasinya jatuh secara signifikan, kita bisa bangkit lagi dengan mudah dan memulai lagi.

Karena itu, banyak anak muda yang memiliki portofolio investasi saham, campuran, dan sedikit obligasi.

Di usia ini, kita juga cenderung akan lebih konsumtif karena kita baru saja punya penghasilan sendiri. Kita cenderung nggak mau investasi kalau memang kita nggak suka sama investasinya, atau bahkan karena nggak suka dengan cara-cara investasi itu diperkenalkan pada kita, atau dipasarkan.

Yeah, se-impulsif itu memang ya.

Di usia 20-an ini, kita sebenarnya juga nggak perlu sih menabung secara ketat, karena biasanya kalau terlalu ketat juga bakalan gampang berantakan.

Jika Mama masih ada di rentang usia ini, Mama dapat mempersiapkan dana pensiun dan berinvestasi dengan cara berikut:

1. Menabung kecil-kecilan

Misalnya seperti di reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap. Kalau Mama punya dana yang agak banyak, katakanlah Rp 5 juta, Mama bisa memilih Obligasi Ritel Indonesia (ORI).


2. Manfaatkan kemudahan

Supaya nggak ribet dan mengurangi beban mesti mengingat-ingat untuk menyisihkan investasi, manfaatkan program bank di mana uang tabungan langsung dipotong rekening dalam jangka waktu tertentu juga bisa dipilih.


3. Tentukan tujuan dan kenali diri sendiri

Yang penting lagi, berinvestasi di usia muda begini, Mama juga perlu melihat tujuan yang ingin dicapai. Juga adalah penting untuk bisa menilai karakter diri sendiri, Ma.

Maksudnya begini. Apakah Mama termasuk mereka yang suka panikan? Kalau iya, jangan sampai ya, baru saja mulai investasi, karena tidak sabar atau panik lalu main jual.


4. Coba investasi lain

Selain reksadana, Mama juga bisa memilih investasi properti. Perhitungkan dengan baik ya, Ma. Uang muka untuk properti biasanya 30%. Kalau Mama memang ada dana untuk membayarnya, bukan meminjam, maka boleh saja dilakukan. Malah bagus banget kan sudah memikirkan properti sejak dini.

Nah, kalau belum ada dana untuk uang muka, Mama bisa mulai menabung jauh-jauh hari dalam bentuk logam mulia, Ma. Belilah logam mulia setiap bulan sedikit demi sedikit, misalnya 2 – 3 gram. Makin lama, harganya bisa terus naik dan ketika sudah terkumpul banyak, bisa dijual untuk dijadikan uang muka rumah.

Logam mulia ini relatif aman karena harganya sulit turun.


BACA JUGA


Bingung Pengin Investasi? Mulailah dari 2 Jenis Investasi yang Paling Aman untuk Ibu Rumah Tangga Ini Dulu!

Bingung Pengin Investasi? Mulailah dari 2 Jenis Investasi yang Paling Aman untuk Ibu Rumah Tangga Ini Dulu!

Investasi penting dilakukan oleh siapa saja, termasuk ibu rumah tangga. Bingung? Mulailah dengan investasi yang aman dan mudah ini dulu saja ...

Read more..


Investasi di usia 30-an untuk mempersiapkan dana pensiun


Pada usia ini, biasanya kita memang sudah berkeluarga ya, Ma. Sudah punya anak pula. Sehingga, umumnya sih kebutuhan anaklah yang jadi prioritas dulu.

Umumnya lagi, baru sedikit orang pada usia ini yang sudah memikirkan soal usaha sendiri dan finansial demi dana pensiun. Ya, soalnya kita biasanya juga masih sulit menabung karena kebutuhan anak yang sangat besar. Kalau ini diperketat, juga kasihan anak-anak kita kan, Ma. Jadi nggak realistis juga.

Karena itu, untuk mempersiapkan dana pensiun, Mama bisa melakukan beberapa hal berikut:


1. Cari tambahan pemasukan

Yes, di usia ini kita perlu banget mencari tambahan pemasukan, selain yang rutin itu, Ma. Alih-alih mengurangi pengeluaran, memang akan lebih baik menambah pemasukan dengan cara mencari peluang usaha.

Mama bisa melakukannya, misalnya, dengan menerima pesanan kue, bikin bisnis online, freelancing, dan sebagainya.


2. Investasi dalam bentuk tabungan

Bila pada rentang usia ini, kebutuhan keluarga Mama sudah tercukupi dan ada sisa uang tak terpakai yang akan digunakan untuk usaha dalam beberapa tahun ke depan, maka sebaiknya investasikanlah dalam bentuk tabungan saja. Misalnya disimpan dalam bentuk ORI atau Sukuk yang bunganya di atas bunga deposito.

Kalau dimasukkan ke dalam ORI, maka Mama akan mendapatkan hasilnya setiap bulan. Saat ORI berakhir, uang awalnya akan dikembalikan dalam jumlah yang sama.


3. Investasi properti

Namun, kalau Mama pengin yang lebih aman, properti tetap jadi pilihan yang terbaik, Ma. Misalnya, dibelikan rumah atau apartemen. Pilihlah apartemen dengan lokasi, developer dan faktor-faktor lain yang baik ya.

Hasil yang didapat dari investasi apartemen per tahun berkisar antara 20-30 %, jauh lebih besar ketimbang ORI ataupun Sukuk. Hanya saja lebih tidak likuid, dalam artian nggak mudah dijual.


BACA JUGA


#TanyaKeuangan Bersama Dani Rachmat - Antara Keuangan Keluarga, Investasi, dan Bisnis Diomongin Seru!

#TanyaKeuangan Bersama Dani Rachmat - Antara Keuangan Keluarga, Investasi, dan Bisnis Diomongin Seru!

Kalau sekarang Mama sudah ada patokan pengeluaran harian dan kemudian timbul pengeluaran yang nggak sinkron, apakah itu karena memang ...

Read more..


Investasi di usia 40-an untuk mempersiapkan dana pensiun


Semakin tua usia seseorang, investasi yang diambil sebaiknya yang konservatif atau tidak berisiko tinggi. Sebab, well, masa hidup kita semakin pendek.

*menekuri KTP*

Seandainya kita menanam saham di usia yang sudah banyak ini lalu nilai sahamnya turun, wahhh …. Lalu kapan kita bisa menikmatinya, Ma?

Tapi, meski demikian, ada juga kok yang di usia ini yang berani mengambil investasi kategori agresif. Yah, biasanya adalah mereka yang sudah paham betul seluk beluk investasi. Jadi tahu banget gimana cara mainnya.

Nah, kalau Mama sekarang berusia 40-an, ini belum terlambat untuk menyiapkan dana pensiun sekarang, Ma. Lakukanlah beberapa hal berikut:


1. Jangan mudah tergiur

Ya, yang penting, Ma, jangan mudah tergiur investasi yang menjanjikan return atau bunga besar dalam waktu yang singkat.

Jangan mudah terayu, sebab investasi yang too good to be true itu pasti bohongan. Investasi yang aman bisa dipastikan bunganya kecil.


2. Pilih investasi konservatif

Orang di rentang usia ini umumnya sudah mapan secara finansial. Kalau ingin hidup enak kelak saat pensiun, investasi properti bisa jadi pilihan.

Selain itu, bisa juga uang ditanamkan pada investasi jenis konservatif lainnya, seperti logam mulia, atau tabungan lain yang kecil risikonya.


3. Buka usaha

Kalau Mama ingin buka usaha, Mama bisa mulai melirik peluang sekarang. Networking Mama dan Papa pasti juga sudah banyak di usia segini. Manfaatkan jaringan relasi ini, juga pengalaman yang sudah Mama dapatkan kalau memang sudah pernah mencoba. Tapi, kalau belum, barangkali membeli usaha waralaba bisa dipertimbangkan.

Yang penting, teliti dulu usaha tersebut, seperti reputasi pemilik, peluang usaha, manajemen, dan lainnya harus bagus. Pada masa sekarang di mana gejolak pasar tak menentu, sehingga kurang pas jika hanya menginvestasikan uang ke pasar uang saja.

So, baiknya sih, juga diimbangi dengan investasi lain misalnya bisnis.


BACA JUGA


Masih Saja Ragu Melakukan Investasi Saham? Beberapa Alasan Berikut Pasti Bisa Meyakinkan Mama!

Masih Saja Ragu Melakukan Investasi Saham? Beberapa Alasan Berikut Pasti Bisa Meyakinkan Mama!

Masih takut investasi saham, Ma? Mungkin Mama harus baca beberapa alasan investasi saham di bawah ini untuk memotivasi mulai belanja saham, ...

Read more..


Nah, semoga artikel ini bisa sedikit membantu dalam usaha Mama menyiapkan dana pensiun sendiri ya. Yang penting memang komitmen diri Mama sendiri, agar bisa disiplin berinvestasi.

Semangat, Ma! Pikirkan tentang masa tua yang santai, yang everyday is a holiday.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pengin Masa Tua Nan Santai? Siapkan Dana Pensiun Sendiri dengan Beberapa Cara Strategis Berikut, Yuk!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar