Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak Tergantung pada 5 Hal Ini - Kenali Yuk, Agar Mama Bisa Bantu Si Kecil Mengelola Emosi dengan Baik!

Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak Tergantung pada 5 Hal Ini - Kenali Yuk, Agar Mama Bisa Bantu Si Kecil Mengelola Emosi dengan Baik!

190
Kecerdasan emosional anak sekarang memegang peranan penting dalam tahap perkembangannya, seperti halnya tahap pertumbuhan lainnya. Kenali dulu apa saja yang memengaruhi perkembangan kecerdasan emosional anak, untuk kemudian bisa membantu mereka mengelola emosi yang mereka rasakan.

Seperti juga otak dan fisiknya yang sedang mengalami perkembangan yang pesat di awal usianya, seorang anak juga mengalami perkembangan kecerdasan emosional.

Menurut Elizabeth Hurlock dalam bukunya, Perkembangan Anak, emosi ada 2 jenis, yaitu emosi yang menyenangkan dan emosi yang tidak menyenangkan. Emosi yang menyenangkan adalah rasa senang, bahagia, sayang dan sebagainya. Sedangkan emosi yang tidak menyenangkan adalah sedih, takut, cemburu, marah dan sebagainya.

Yang patut diwaspadai oleh orang tua adalah emosi yang tidak menyenangkan yang tidak terkendali yang muncul pada diri anak-anak. Orang tua perlu membimbing anak-anak untuk mengenalinya, mengendalikannya, dan mengatasi emosi negatif ini.


Pertama kali, orang tua harus mengenali dulu faktor-faktor apa saja yang memengaruhi perkembangan kecerdasan emosional anak ini.

1. Faktor genetik


Kelenjar endokrin yang memang mempunyai sifat genetik atau keturunan merupakan salah satu hal penentu temperamen dan perkembangan kecerdasan emosional seseorang. Jika ada di antara garis keturunannya yang mempunyai sifat kurang bisa mengendalikan emosi, ada kemungkinan besar si anak juga akan mempunyai sifat yang sama.

So, kalau Mama mengeluh si kecil kurang stabil emosinya ... hmmm ... barangkali sekarang saatnya introspeksi diri.


2. Faktor lingkungan


Lingkungan bagaikan guru untuk anak. Dari mana anak belajar pertama kali kalau bukan dari lingkungannya, keluarganya? Anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang riuh dan selalu ribut, akan membuatnya juga lekas meledak. Begitupun anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang tenang dan bahagia, biasanya juga cenderung dapat mengontrol emosinya.

Pola pengasuhan juga termasuk faktor lingkungan yang dapat memengaruhi pola perkembangan kecerdasan emosional anak. Pola pengasuhan yang otoriter akan mendorong perkembangan emosi negatif, seperti sering cemas berlebihan, menjadi anak penakut dan tak punya pendirian.

Sedangkan pola pengasuhan anak yang demokratis biasanya akan mendorong anak ke perkembangan emosional yang penuh semangat, harapan dan kasih sayang.

Jadi, pola pengasuhan seperti apa yang kini sedang Mama terapkan?


BACA JUGA


Agar Anak Pandai Mengelola Emosi, Yuk, Kenalkan Berbagai Bentuk Emosi Padanya!

Agar Anak Pandai Mengelola Emosi, Yuk, Kenalkan Berbagai Bentuk Emosi Padanya!

Anak pandai mengelola emosi saat besar nanti pasti akan mempunyai skor EQ (Emotional Intelligence) yang tinggi, dan itu merupakan modalnya ...

Read more..


3. Kondisi kesehatan


Anak dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, biasanya juga tak mempunyai perkembangan kecerdasan emosional yang baik. Kondisi kesehatan anak ini juga berkaitan dengan baik tidaknya asupan nutrisinya, kondisi kebersihan lingkungan tempat ia dibesarkan dan lain sebagainya.


4. Jenis kelamin


Anak laki-laki pada umumnya lebih sering mengekspresikan emosinya yang meledak-ledak, sedangkan anak perempuan biasanya lebih bisa memendam dan menyembunyikan emosi dengan baik.

Tapi ini juga hanya kondisi umum ya, Ma. Dalam kasus tertentu, seorang anak perempuan juga bisa begitu ekspresif menyatakan emosinya, karena adanya pengaruh lainnya seperti faktor genetika, lingkungan dan juga kesehatan, seperti yang sudah dijelaskan di atas.


5. Status ekonomi


Menurut beberapa penelitian, anak-anak dari keluarga berstatus sosial ekonomi menengah – bawah biasanya mempunyai kecenderungan punya perkembangan kecerdasan emosional ke arah negatif, biasanya berupa kecemasan dan ketakutan. Sedangkan mereka yang berasal dari keluarga berstatus sosial-ekonomi menengah – tinggi, lebih bisa mengontrol dan menumbuhkan perasaan positif.


BACA JUGA


Anak Mudah Emosi? Jangan Khawatir, Ma, 5 Langkah Ini Pasti Bisa Bantu Mengatasinya!

Anak Mudah Emosi? Jangan Khawatir, Ma, 5 Langkah Ini Pasti Bisa Bantu Mengatasinya!

If you have never been hated by your child, you have never been a parent. ~ Bette Davis

Read more..


Berbagai faktor di atas memang sangat memengaruhi perkembangan kecerdasan emosional atau temperamen pada anak. Meski hasil berbeda-beda, namun tetaplah menjadi tugas orang tua untuk mendampingi mereka selama masa perkembangan ini, termasuk masa-masa perkembangan kecerdasan emosional.

Dan untuk bisa membantu anak-anak belajar mengendalikan emosi masing-masing, maka orang tua harus menyelami perasaan mereka lebih dalam dengan mengenali lebih dulu karakter masing-masing anak.

Yang pertama harus Mama lakukan adalah memperkenalkan berbagai macam emosi tersebut pada anak, baru kemudian selangkah demi selangkah membantu mereka mengontrol emosi yang mereka rasakan.

Memang butuh kesabaran tingkat tinggi ya, Ma, seperti halnya mendidik anak untuk hal lainnya. Tapi dengan cinta Mama yang tak berkesudahan, pasti Mama bisa melakukannya.

Stay positive, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak Tergantung pada 5 Hal Ini - Kenali Yuk, Agar Mama Bisa Bantu Si Kecil Mengelola Emosi dengan Baik!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dewi Kamaratih | @DewiKamaratih

A mom. A wife. A fighter.

Silahkan login untuk memberi komentar