Tips Mudah Memilih Buah Impor yang Terbaik

Tips Mudah Memilih Buah Impor yang Terbaik

1.4K
When eating a fruit, think of the person who planted the tree. ~ Viatnemese Proverb

Hai, Mama!

Mengonsumsi buah setiap hari memang sudah dianjurkan oleh para ahli kesehatan ya! Menyehatkan, katanya.

Tapi zaman sekarang, Ma. Apa-apa yang sehat kok ya makin lama kondisinya nggak menyehatkan. Buah juga begitu. Sering lihat kan, acara televisi yang mengungkap ada buah yang disuntik pewarna, disuntik pemanis tambahan.

Aduduh. Buah yang seharusnya baik untuk tubuh kita, malah jadi bikin kita sakit. Dan apa jadinya, kalau ternyata kita sudah salah memilih buah?


Baca juga: Musim Durian Tiba! Yuk, Ma, Kenali Jenis Durian Unik Dan Tips Biar Nggak Ketipu Beli Durian


Apalagi kebanyakan, yang dimanipulasi ini adalah buah impor, yang cenderungnya lebih nggak tahan lama, karena sudah melalui proses pengiriman yang panjang dan lebih mahal tentunya ya.


Well, memilih buah terutama buah impor memang sebaiknya berhati-hati. Ada yang menyebut produknya impor, ternyata ditanam di Indonesia. Tidak masalah kalau rasanya nggak berubah, tapi pastinya nggak seasli buah yang ditanam di negara asalnya.

Kalaupun benar didatangkan dari negara asalnya di luar Indonesia, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

1. Bila didatangkan bertepatan dengan awal musim panen di negara asalnya dan ketika dijual buahnya sudah matang, sebaiknya waspada sebab buah itu pasti sudah digudangkan selama beberapa waktu.

2. Buah yang terlihat mengilat, juga mesti diwaspadai karena biasanya dibaluri lilin.

3. Buah yang penuh bercak putih menandakan tingginya kadar pestisida, jadi kalau tetap mau membelinya harus dicuci dulu hingga bersih dengan sabun khusus.


Baca juga: Ini Dia 9 Mitos vs Fakta Makanan Pembangkit Gairah (Afrodisiak) yang Perlu Mama Tahu


Nah, buah impor biasanya juga dilengkapi dengan barcode-barcode, Ma. Yang perlu Mama perhatikan adalah, masing-masing barcode ternyata "menyembunyikan" data pengolahan buah tersebut. Ha. Mau tahu, Ma, barcode dan arti masing-masing?

  • Kode 301:ditempelkan pada buah pir yang diolah tidak secara organik.
  • Kode 4454: ditempelkan pada jeruk yang diolah tidak secara organik.
  • Kode 84032: ditempelkan pada melon dan semangka yang diolah tidak secara organik, dan melalui proses modifikasi genetis.
  • Kode 84011: ditempelkan pada pisang yang diolah dengan tidak secara organik, juga sudah melalui proses modifikasi genetis.
  • Kode 94011: ditempelkan pada pisang yang diolah secara organik
  • Kode 93308: ditempelkan pada semangka dan melon yang diolah secara organik


So, jadi dari barcode-barcode di atas, berikut kode-kode yang harus Mama perhatikan:

  • Kode yang terdiri atas 4 angka, artinya buah tersebut adalah buah yang diolah tidak secara organik.
  • Kode yang terdiri atas 5 angka dan dimulai angka 8, artinya buah tersebut diolah tidak secara organik, dan sudah melalui proses modifikasi genetis.
  • Kode yang terdiri atas 5 angka dan dimulai angka 9, artinya buah-buah tersebut juga buah yang diolah secara organik.


Apa artinya diolah tidak secara organik? Artinya, bahwa buah-buahan tersebut pertumbuhannya dirawat dengan pupuk standar, petroleum dan juga menggunakan pestisida.

Dan, apa artinya proses modifikasi genetis? Artinya, buah tersebut tidak ditanam secara alami seperti buah-buah yang lain, melainkan melalui rekayasa genetika.


Baca juga: Diet Ini Terbukti Menurunkan Risiko Terkena Pikun Dini Lho!


Nah, sekarang Mama sudah tahu kan, harus memilih yang bagaimana? Tentunya buah organik akan lebih sehat untuk Mama. Terutama jika ingin membeli buah impor, harus ekstra hati-hati ya!

Stay healthy!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Tips Mudah Memilih Buah Impor yang Terbaik". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rocking Mama | @RockingMama

Mother's life hacks - Mama Community - For Smart & Powerful Moms Only!

Silahkan login untuk memberi komentar