Voltmeter dan Ohmmeter

Voltmeter dan Ohmmeter

Voltmeter

Voltemter  adalat alat yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik yang dipasang paralel dengan tegangan yang akan diukur. Voltmeter yang ideal mempunyai hambatan dalam sangat besar. Jika voltmeter digunakan untuk mengukur tegangan yang melebihi batas ukurnya, harus dipasang seri dengan hambatan depan (multipiler).

multipiler

V’ > V

V’ = nV

V’ = Vd + V

nV = Vd + V

Vd = (n-1) V

Ird = (n-1)Ir

rd = (n-1)r

dengan

V’ = tegangan yang akan diukur (V)

V = batas ukur voltmeter (V)

n = V’/ V =daya pembesar tegangan,

r = hambatan voltmeter (Ω), dan

rd = hambatan depan (Ω).

Ohmmeter

Ohmmeter  adalah alat untuk mengukur hambatan secara langsung. Alat yang digunakan untuk mengukur hambatan secara tidak langsung adalah jembatan wheatstone.

jembatan wheatstone

Keterangan:

G = galvanometer

ε = GGL

R = rheostat

R1 , R2 , R3 = hambatan

Fungsi rheostat untuk mengatur hambatan agar kuat arus yang melalui galvanometer adalah nol.

Fungsi rheostat

R1R4= R2R3

(persamaan jembatan wheatstone)

Jika hambatan R3 yang akan diukur, persamaan tersebut dapat ditulis sebagai berikut.

R3 = R1R4 / R2

Persamaan jembatan wheatstone  menyatakan bahwa hasil kali dua pasang hambatan yang saling berhadapan sama besar. Dalam prakteknya R2 dan R4 diganti dengan kawat R1 dan R3 yang homogen seperti rangkaian berikut.

jembatan wheatstone 2

You May Also Like

About the Author: Yervi Hesna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *